Hancur, atau teroplas - sebuah daftar gedung

Death of Wisma Sudirman
Gedung tersebut telah tewas, tetapi janganlah sampai dilupakan. SGPC membuat halaman obituari ini. Foto DBG, Creative Commons License
Berikut merupakan daftar gedung yang direnovasi atau dihancurkan untuk mempermudah pelacakan sejarah gedung. Format: nama gedung (arsitek, pemborong, tahun konstruksi): perubahan (tahun perubahan). Tanda Skull and Crossbones artinya gedung sudah dibongkar. Khusus gedung berlantai diatas 5. Gedung yang dicat ulang (tidak bertag GOP), dicetak miring.

Sumber yang digunakan bervariasi dan rawan kesalahan: silahkan e-mail penulis untuk koreksi tanggal renovasi bangunan atau pembongkaran.

Keseluruhan berlokasi di Jakarta kecuali bila disebutkan. Perubahan berlangsung rutin tanpa pemberitahuan. Link berarti gedung tersebut ada artikelnya di SGPC.

1960an

1970an

gedung 5 lantai, kantor pusat caltex pacific era 1970an.
Sumber: Iklan PT PP, Majalah Konstruksi Edisi Khusus 1981
  • Oil Centre Building (NN, NN, 1971): Berubah total dua kali (1980an, 2005)
  • Hotel Kartika Chandra (NN, NN, 1974): Berubah total (1994)
  • Gedung Veteran Republik Indonesia (NN, NN, 1965-1973): Berubah total (2003)
  • Hotel Sahid Jaya (PRW Architects, NN, 1970-1974): berubah tone warna, dua kali
  • Hotel Aryaduta (Wirachai Wongpanit, Waskita Karya, 1970-1974): berubah tone warna, diperluas (1987)
  • Kantor Pusat Caltex Pacific Indonesia (NN, Pembangunan Perumahan, 1973-1975): Skull and Crossbones (sekitar 1990an)
  • Balai Kota Jakarta (Ohbayashi Gumi/Arkonin, Jaya Ohbayashi, 1973-1975), Berubah total (2011)
  • Arthaloka (NN, NN, 1976): berubah tone warna, dua kali
  • Gedung Radio Republik Indonesia (Biro Urip, Telaga Agung Utama, 1977): Berubah total (2000an)
  • Kedutaan Besar Uni Soviet (Arkonin, Pembangunan Jaya, 1974-1977): Skull and Crossbones (1992, kini Indonesia Satu)
  • Wisma Sudirman (Meiji Watanabe & Assoc., Arta Buana Sakti, 1977-1979): Skull and Crossbones (2018, sekarang The Abode Sudirman Square)
  • Wisma Kosgoro (Jasa Ferrie & Associates, Waskita Karya, 1973-1976): Skull and Crossbones (2020)
  • Kantor Pusat Hutama Karya (Encona Engineering, Hutama Karya, 1977): Skull and Crossbones (2017)

1980an

Gedung Kementerian BUMN
Gedung Kementerian BUMN, karya Perentjana
Djaja sebelum diganti pada akhir 2018.
29 Juni 2018, foto pribadi, lisensi Creative Commons License
  • Gedung Danareksa (Perentjana Djaja, Adhi Karya, 1977-1980: Skull and Crossbones (2019)
  • Kementerian ESDM (Encona Engineering, Total Bangun Persada, 1978-1981): Berubah total dua kali (1990an, 2017)
  • Gedung LIPI (Atelier 6, Wijaya Karya, 1980-1982): Berubah total (2015)
  • Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan (NN, Kajima Indonesia, 1984): Berubah total (2009)
  • Gedung BRI 1 (Perentjana Djaja, Jaya Konstruksi, 1983-1985): Berubah total (2004-2005)
  • Prince Centre (NN, NN, 1985): Berubah total (?)
  • Gedung Kementerian BUMN (Perentjana Djaja, Pembangunan Perumahan, 1983-1986): Berubah total (2018-2019)
  • Graha Citra Caraka (Ciriajasa, Total Bangun Persada, 1987-1988): Berubah total (2018)
  • Kantor Pusat Bank Bukopin (NN, NN, 1987-1988): Berubah total (?)
  • Kantor Pusat Bank Resona Perdania (NN, NN, 1989): Skull and Crossbones (2017, kini Mori Building)
  • Indosurya Finance Centre (Timothy Seow, Decorient Indonesia, 1985-1986): Berubah total (2006?)
  • Kementerian Koperasi dan UKM (Cakra Manggilingan/Tetra Hedra/Avas & Rekan, Multistructure, 1985-1986): Berubah total (2010an)
  • Gedung Nindya Karya (PRW Architects, Nindya Karya, 1985-1987): Berubah total (2017)
  • Graha Darya-Varia/Barito Plaza (Viasa Pertama, Duta Anggada, 1978-1980): Berubah total (2000an), Skull and Crossbones (2012, kini La Maison Barito)
  • Gedung Bank Dewa Rutji (Hazata Saintek Prakarsa, Prasarana Marga, 1988-1989): Skull and Crossbones (2012, kini SOHO Podomoro City)
  • Wisma Indomobil II (PRW Architects, Total Bangun Persada, 1979-1980): Berubah total (2000an)
  • Kantor Pusat Bank Sumut, Medan (NN, NN, 1986-1989): Berubah total (2010an)

1990an

Mayapada Towers
Si kakak-beradik Mayapada. Foto Ronniecoln, Creative Commons License
  • Indosurya Plaza/Exim Melati (Arkonin, Duta Graha/Nusa Konstruksi E., 1990-1992): Berubah total (2011)
  • Plaza Lippo Sudirman (NN, Kajima Indonesia, 1989-1991): Skull and Crossbones (2016, kini Millennium Centennial)
  • Plaza Sequis (Airmas Asri, SMCC Indonesia, 1992-1995): Skull and Crossbones (2016, kini Millennium Centennial)
  • Graha Surya Internusa (Emilio Nadal de Olives, Nusa Raya Cipta, 1997): Skull and Crossbones (2015, belum diketahui rencana berikutnya)
  • Plaza Gani Djemat (PRW Architects, Total Bangun Persada, 1990-1991): Skull and Crossbones (2018-2019, kini Gani Djemat Tower) 
  • Cowell Tower/Graha Atrium (Atelier 6, Total Bangun Persada, 1992): Berubah total (2017)
  • Menara Mayapada I (T&T Consultants, Decorient Indonesia, 1989-1992): Berubah secara arsitektural dan warna (ca. 2005)
  • Menara Mayapada II (Shimizu Indonesia (D&B), 1990-1992) Atap ditutup (2014)
  • Hotel Marauw, Biak, Papua Barat (Team 4, NN, 1995): Skull and Crossbones (2008)
  • Apartemen Mitra Sunter (Perentjana Djaja, Multi Corporindo, 1994-1995): dicat ulang (2015)
  • Gedung Waskita Heritage (Atelier 6, Waskita Karya, 1988-1991): dicat dengan warna berbeda, lapis kaca diganti, penambahan elemen tak perlu (2019)

Tahun pembangunan tanda tanya

  • Gedung Sjafrudin Prawiranegara (Lapangan Banteng) (NN, NN, 1980an): Wajah gedung bagian barat tidak berubah
  • Gedung Putra Kalimantan/Case Building (NN, NN, 1970an): Skull and Crossbones (2014, kini Menara/The Tower)
  • Migas Centre (NN, NN, 1970an): Skull and Crossbones (tanah kosong)
  • Wisma Oriental (NN, NN, 1970an): Skull and Crossbones (1993, kini Sinarmas Land Plaza)
  • Wisma Sawah Besar/Muzatek (NN, NN, ?): Skull and Crossbones (2018)
  • Wisma Benhil (NN, NN, diduga akhir 1970an/awal 80an): Skull and Crossbones (2008-09, kini Sudirman Suites)

Comments

  1. Eh iya, yg 1980-an itu bukannya BPJS Ketenagakerjaan ya? Walaupun yg Kesehatan/Askes juga pernah berubah wujud.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oalah. Makasih buat koreksinya. Askes saya belum tahu pernah berubah desain apa enggak.

      Delete
  2. Indosurya Finance Centre itu yang sekarang Indosurya Plaza bukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan, Indosurya Plaza itu gedung yang dekat dengan Menara UOB, eks Exim Melati. Gedung Indosurya yang dimaksud dibangun di samping kantor Bangkok Bank.

      Delete
    2. Oalah, saya kira yang di sebelahnya UOB Plaza. Makasih atas klarifikasinya.

      Delete
    3. yang mana ya lebih dulu, wisma exim melati atau wisma bank rama?

      Delete
    4. Dari segi tahun pembangunan gedung jelas Wisma Bank Rama duluan (1986). Exim Melati alias Indosurya Plaza baru selesai dibangun 1992.

      Delete
    5. sebenarnya desain lama Kantor kementerian BUMN itu tidak 100 % hilang/brubah total, saya masih jadi saksi bagaiman sebenarnya gedung kementerian BUMN itu hanya dilapisi dengan kaca-kaca untuk desain yang baru.....

      Delete
    6. "hanya dilapisi dengan kaca-kaca untuk desain yang baru"
      seharusnya pelapisan ulang gedung tidak sampai merubah desain awal bangunan seperti mengganti lapis eksterior keramik dengan komposit dengan spesifikasi warna yang sama. Soal Renovasi Gedung Kementerian BUMN, walau tidak 100 persen berubah total, persepsi orang bisa berbeda karena renovasi tersebut menyembunyikan penampilan lama di balik desain "baru" gedung tersebut dan yang ditonjolkan adalah penampilan baru gedung itu, bukan menghormati desain lamanya. Saya pribadi merasa tak etis mengapresiasi penampilan baru gedung tersebut.

      Delete
  3. Oh ya, Gedung International Finance Center Tower 1 (1985) (d/h Wisma BCA, Barclays House) sedang dalam proses pembongkaran untuk gedung kantor baru 49 lantai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanti ditambah kalau pembongkarannya sudah selesai. Trims.

      Delete
  4. Sejak renovasi, Graha Citra Caraka sudah diganti namanya menjadi Graha Merah Putih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang diganti namanya jadi Graha Merah Putih. ntar tunggu rilis SGPC mengenai gedung ini nanti.

      Delete
  5. Gedung yang mas pernah sebut "gedung misterius yg sekarang diinjek BII tower" di thread djakarta tempodulu skyscrapercity, namanya oriental tower. Kalau boleh tahu mas dapat informasi dari sumber apa kalau gedung itu bernama oriental tower

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iklan Bank Niaga lawas menampilkan alamat Wisma Oriental yang sekarang sama dengan kompleks Sinarmas Land Plaza. Begitu juga berita KOMPAS tahun 1992, yang mengatakan Duta Pertiwi (Sinar Mas) membeli Wisma Oriental dari pemilik lamanya.
      Teorinya ke sana. Tapi soal kapan Wisma Oriental dibeli DP masih misterius.

      More newspaper please.

      Delete
  6. Kalau migas center lokasinya ada dimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf baru balas. Lokasinya di antara Wisma Bank Rama dan gedung Kementerian ESDM. Gedung berwarna cokelat dengan tulisan MIGAS di lantai teratas, udah dibongkar sejak pertengahan 1990-an. Fotonya ga banyak sih sayangnya.

      Delete
  7. Wisma Benhil di belakangnya ex Wisma Sudirman belum ada di list ya? Dan statusnya sekarang bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya belum aku tambah. Wisma Benhil sudah dibongkar, tapi tahun pembangunannya masih belum jelas. Saya tambah nanti.

      Delete
  8. Kalau misalnya ada gedung terpaksa dibongkar atau eksterior berubah karena musibah seperti kebakaran atau gempa bumi apakah bisa masuk di list?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti masuk list dan ditulis alasannya. Perubahan eksterior sering terjadi karena pemilik gedung antara tidak punya cetak biru dan tidak paham hak moral arsitek.

      Delete

Post a Comment

Ingat bahwa blog ini tidak menolerir segala komentar provokatif berbau politik dan menyerang personal orang. Komentarlah sesuai faedah UU No. 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.