Penjelasan Tag

Berikut ini adalah panduan yang perlu anda ketahui dari pengkategorian ala Setiap Gedung Punya Cerita untuk memudahkan indeks artikel:

D - dekade
Dekade pembangunan gedung selesai, sesuai skup blog dari 1960an hingga 2000an.
Khusus untuk gedung yang rampung pada 2010an, penulis menggunakan "The Trashy Tens". Kenapa? Gedung yang dibangun pada masa tersebut memiliki desain yang norak dan monotonis, bahkan sulit dijelaskan. Tetapi tidak semua gedung era 2010an itu jelek.

GEDIL - gedung generasi Dilan. Gedung yang pembangunannya selesai pada tahun 1990 dan 1991, merujuk pada setting tahun film Dilan. (artikel utama)

GERB - gedung yang pernah terbakar. Gedung yang pernah kebakaran di salah satu komponen utamanya, entah satu lantai keseluruhan, merambat ke lantai lainnya, ataupun yang berakibat korban jiwa. Kebakaran kecil / minor tidak termasuk.

GOP - gedung oplasan. Gedung yang "disarung" secara drastis atau tidak wajar yang berakibat pada perubahan desain yang tidak semestinya diharapkan. (artikel utama)

GRIP - gedung sudah dibongkar (RIP). Gedung tersebut sudah dibongkar dengan alasan macam-macam.

J - jenis
Jenis peruntukkan sebuah gedung ataupun kompleks. Dibagi menjadi:
  • Perkantoran, bersifat komersial dan terbuka untuk umum (entah sekadar mampir ke cabang bank di gedung, fasilitas ritel yang tersedia, ataupun ke tenant yang berkantor (bila memiliki keperluan / izin untuk masuk)) dan karyawan yang bekerja di gedung tersebut.
  • Bank, peruntukkannya harus murni kantor operasional bank (serta anak usahanya jika ada). Tidak boleh menumpang gedung lain. Tidak termasuk kantor pusat.
  • Mal
  • Ritel, pusat kegiatan perniagaan untuk umum selain mal dan bisa terfokus pada segmentasi tertentu. Misal: toko, pasar, dealer, dll.
  • Pemancar
  • Apartemen
  • Hotel
  • Pemerintah, peruntukkannya bersifat untuk instansi pemerintahan.
  • Hubungan Diplomatik, bersifat hubungan diplomasi di Indonesia. Gedung yang ditag harus murni berfungsi sebagai kantor diplomatik, tidak boleh menumpang gedung lain.
  • Parkir
  • Penyiaran, berupa kantor/studio televisi dan radio.
  • Pendidikan, berupa sekolah, universitas, perpustakaan, atau sarana pendidikan lainnya.
K - kota
Kota dimana lokasi gedung itu berasal. Harap maklum jika saat ini yang banyak dibahas berupa gedung yang berlokasi di Ibukota negara, Jakarta, karena ketersediaan sumber tekstual. Tetapi penulis upayakan untuk menggali sejarah dari gedung modern di kota lainnya.

T - tinggi / tall
Jenis gedung yang dikategorikan berdasar ketinggian dengan menggunakan standar dari CTBUH dan Emporis. Ketinggian dihitung ke atas mengecualikan basemen atau lantai bawah tanah. Penulis membaginya menjadi empat jenis:
  • Low rise (berlantai satu hingga empat)
  • Mid-rise (berlantai lima hingga sebelas)
  • Gedung tinggi (berlantai dua belas hingga dua puluh empat), segera
  • Pencakar langit (berlantai di atas dua puluh lima)

Y - year
Tahun dimana pembangunan gedung rampung. Mulai dari 1960 hingga 2009 (sedikit di luar skup blog, maksimal 2002). Untuk tahun pembangunan 2010 ke atas, tag ini tidak perlu ditambahkan.

Z - lain-lainnya
Kategori lainnya, seperti tulisan khusus, spesial, atau catatan dari blog.

Tag dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Penulis harap pembaca dapat memahami konteks setiap kategori / tag yang diberikan.

Setiap Gedung Punya Cerita.

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 25 November 2019)

Intiland Tower Jakarta (terbaru 20 Mei 2020)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

City Plaza Klender

Gedung Sapta Pesona (terbaru 19 September 2019)