Gedung Metro Pasar Baru

Gedung Metro Pasar Baru di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, adalah gabungan gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan yang kini dikelola oleh Metro Realty.

Metro Atom Plaza Pasar Baru
Podium bawahnya terlihat lebih modern. Foto DBG, Creative Commons License

Metro Pasar Baru bukanlah gedung pertama yang dibangun oleh Metro Realty sepanjang sejarahnya, pada tahun 1973, perusahaan tersebut membangun tiga unit ruko di kawasan Jalan Pangeran Jayakarta; sementara Metro Pasar Baru, berlokasi di atas lahan milik Polda Metro Jaya, mulai dikembangkan sejak tahun 1976.

Awalnya merupakan bentuk kerjasama antara Polda dan Yakin Wiskon, pemilik awal gedung ini, Yakin Wiskon membeli lahan tersebut di awal dekade 1980an (1980/1981), atau 12 tahun sebelum kontraknya habis pada tahun 1993.

Gedung berlantai 10 itu dirancang oleh tim arsitek dari Juana Architectural & Engineering Consultant, dengan Ir. Haris Permadi dan Margareth Hariyanto sebagai arsitek individu. Bila dilihat dari atas, Metro Pasar Baru berdiri di lahan berbentuk segitiga, sehingga perancang mencari strategi tersendiri untuk memaksimalkan ruang lantai, yaitu dengan menempatkan lingkaran akses parkir di sisi Jalan Krekot Bunder, dan parkirnya di lantai 5 dan 6. Secara penampilan, Metro Pasar Baru bisa dikatakan bergaya modern dengan orientasi ke luar, sebuah antitesa Glodok Plaza yang orientasi aktivitasnya ke dalam. Secara struktur, Metro Pasar Baru dirancang untuk 30 tahun kedepan, tetapi untuk saat ini, sudah terdapat perubahan struktur pada bangunan sejak dibangun dan kebakaran di tahun 1985.

Gedung Metro Pasar Baru memiliki tinggi 44 meter, dengan luas lantai 17.992 meter persegi yang dibagi ke dalam 4 lantai untuk pertokoan, 2 lantai untuk parkiran dan 4 lantai sisanya (blok tower) untuk perkantoran dan dahulu dipakai sebagai ballroom, sekarang kantor pusat PT Metro Realty dan ruang perkantoran swasta. Untuk pertokoannya sendiri, kedai roti dan donat lokal J.Co, California Fried Chicken dan MM Mart Grosir adalah penghuni yang paling menonjol. Metro Pasar Baru juga terhubung ke Harco Pasar Baru dan Atom Plaza Pasar Baru, yang kerap disebut Metro Atom Plaza.

Pengelola Yakin Wiskon juga membangun gedung ini sendiri tanpa melibatkan kontraktor khusus, mulai dari pemancangan di bulan November 1976 hingga selesai dibangun sekiranya di tahun 1978, setelah struktur gedungnya jadi di bulan Desember 1977.

Pada tanggal 10 Juli 1985, saat operasional memasuki tahun kedelapan, Metro Pasar Baru dilanda kebakaran hebat, menghanguskan hampir seluruh 367 kios yang ada di 4 lantai terbawah Metro Pasar Baru dan ruang pekantoran dan parkiran enam lantai di atas gedung pusat perbelanjaan, menurut laporan Berita Buana. Tidak ada catatan penyebab kebakaran; salah satu versi menyebutkan pembakaran yang disengaja, dan salah satu versi lain menyebut korsluiting listrik yang memicu bunyi alarm di lantai I pusat perbelanjaan. 35 mobil damkar diterjunkan untuk meredakan amuk si jago merah, tetapi kesulitan air dan juga rolling door menyulitkan upaya pemadaman.

Total kerugian karena kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp. 12 milyar (1985, setara Rp. 217 milyar nilai 2021), dan seperti kasus Glodok Plaza yang sudah dibahas sebelumnya, beberapa pengusaha yang sewa ruang usaha dan kantor di Metro Pasar Baru tidak mengasuransikan barang-barang dagangannya dari ancaman kebakaran. Beruntung, pasca kebakaran, Metro Pasar Baru direnovasi dan sudah digunakan kembali.

Data dan fakta

  • Nama lama: Pasar Baru Building
  • Alamat: Jalan K.H. Samanhudi Jakarta
  • Arsitek:
    • Ir. Haris Permadi & Ir. Margareth B. Hariyanto (Juana Architectural & Engineering Consultant)
  • Pemborong:
    • Yakin Wiskon
  • Lama pembangunan: November 1976 - pertengahan 1978
  • Jumlah lantai: 10
  • Tinggi gedung: 44 meter
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. "Tiang pancang pusat pertokoan dan perkantoran Pasar Baru ditest oleh dua perusahaan". Majalah Konstruksi, Juni-Juli 1978, hal.44-54
  2. "Metro Supermarket Realty: Dari Ruko ke Apartemen Kalangan Menengah". Media Indonesia, 12 Januari 1995.
  3. KOMPAS, 9 Juli 1977 (iklan Yakin Wiskon)
  4. W-58/P-RR (1985). "Pusat Pertokoan dan Perkantoran "Metro" Terbakar". Berita Buana, 11 Juli 1985, hal. 1
  5. Annual Report PT Metro Realty, hal. 41-42 (arsip)

Lokasi

Comments