MidPlaza

MidPlaza adalah sebuah superblok yang terdiri dari dua gedung perkantoran dan sebuah hotel dan apartemen di sisi barat Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 10-11, Jakarta Pusat. Secara keseluruhan, kawasan yang dibangun oleh MidPlaza Holdings ini mulai dibangun sejak pertengahan dekade 1980an hingga keseluruhan blok rampung pada awal 1998, tepat saat krisis moneter menyerang.

Diklaim sebagai superblok pertama di Indonesia (walaupun sebenarnya belum tentu pertama), MidPlaza sejak awal tahun 2000 menggebrak dunia properti Indonesia dengan layanan internet serat optik - embrio sekaligus pintu masuk MidPlaza ke ranah bisnis jasa internet melalui Biznet.

MidPlaza I

MidPlaza 1
Pasca-renovasi. Foto Ronniecoln, Creative Commons License

Gedung pertama yang dibangun di lahan MidPlaza sekarang adalah MidPlaza I. Berbentuk slab dengan gaya arsitektur modern dengan beberapa elemen melengkung, MidPlaza I dirancang oleh tim arsitek dari Shimizu Corporation dan dibangun oleh JO Shimizu Dextam. Tidak ada data pasti apakah MidPlaza I dibangun pada tahun 1986 atau 1988, tetapi data untuk tahun 1988 berasal dari Properti Indonesia dan data resmi MidPlaza sehingga tahun 1986-1988 didata sebagai lama pembangunan. Memiliki 19 lantai dan 1 basemen, MidPlaza I memiliki luas lantai 27 ribu meter persegi. Saat dibangun, gedung MidPlaza I bernama Mid City Building dan dimiliki oleh maskapai Japan Airlines dan Bank of Tokyo.

Midplaza
Pra-renovasi. Foto DBG, Creative Commons License

Sebelum 2014, MidPlaza I berlapiskan tegel berwarna abu-abu, tetapi dengan renovasi yang dilakukan pihak MidPlaza, menghasilkan panel warna hitam dan menyisakan sebagian warna abu-abu di sisi kanan bangunan. Konstruksi bagian luar bangunan menggunakan beton pracetak, salah satu yang pertama di Indonesia.

Selain informasi dari laman resmi MidPlaza, Dextam dan Majalah Konstruksi, tidak ada informasi tangan ketiga mengenai MidPlaza I.

MidPlaza saat dibangun. Foto oleh Majalah Konstruksi, Mei 1989

Biznet menempatkan pusat datanya seluas 700 meter persegi di MidPlaza I. Tenant ternama yang tercatat menempati MP I terdiri dari perusahaan pemborong Takenaka, MUFG Bank, Bayer, Honda Trading Indonesia, Kaltim Prima Coal, dan lain sebagainya.

Data dan fakta

  • Nama lama: Mid City Building
  • Arsitek:
    • Shimizu Corporation (arsitektur)
  • Pemborong:
    • Shimizu Dextam
  • Lama pembangunan: 1986 - 1988
  • Jumlah lantai: 19 + 1 basement
  • Signifikasi: Tidak ada

MidPlaza II

MIdplaza 2
Foto DBG, Creative Commons License

Pada tahun 1990, pihak MidPlaza mengklaim kepada wartawan majalah Konstruksi bahwa penghuni MidPlaza I sudah penuh dan beberapa diantaranya pindah kantor karena permintaan perluasan tersebut tidak mendapat dukungan pengelola. Hal ini yang mendorong pihak MidPlaza membangun MidPlaza II yang terletak di belakang kakaknya yang merupakan gedung berbentuk slab (panjangan), selain itu untuk mengincar calon penghuni dari perusahaan-perusahaan Eropa dan Amerika.

Pembangunan dimulai pada sekitar Maret 1993 hingga selesai dibangun pada Februari 1995. Arsitektur gedung dirancang oleh tim arsitek dari Cameron Chisholm Nicol dari Australia, bersama dengan Shimizu Lampiri dan struktur atas gedung digarap oleh JO Shimizu Dextam.

Secara arsitektur, MidPlaza II dirancang mengotak dan meninggi agar jendela ruang perkantoran di sisi belakang MidPlaza I masih menampilkan pemandangan. Untuk menonjolkan ciri khas modernnya, polesan luar MidPlaza II berupa aluminium berwarna perak dan kaca abu-abu, dengan podium granit. Kedua gedung MidPlaza terhubung di lantai basemen, lantai dasar dan lantai 8.

Biznet menempati MidPlaza II sebagai kantor pusat dan operasionalnya, begitupun anak usaha MidPlaza lain yang bergerak di bidang teknologi seperti Qeon Interactive, Mekari, dan Perkom. Tenant lain yang menempati MP II terdiri dari beberapa perusahaan Jepang seperti MUFG Lease & Finance, Toyota Tsusho, dan perusahaan outsourcing OS Selnajaya.

Data dan fakta

  • Arsitek:
    • Cameron Chisholm Nicol (arsitektur)
    • Shimizu Lampiri (architect of record)
    • Perkasa Carista Estetika & Mitraplanindo (struktur)
  • Pemborong:
    • Shimizu Dextam
  • Lama pembangunan: Maret 1993 - Februari 1995
  • Jumlah lantai: 25 + 2 basement
  • Signifikasi: Tidak ada

Hotel Ayana dan Plaza Residences

Ayana Midplaza
Foto DBG, Creative Commons License

Gedung terakhir yang dibangun di lahan MidPlaza adalah Hotel Ayana & Plaza Residences. Campuran hotel dan apartemen ini dirancang oleh Wimberly Allison Tong & Goo bersama dengan tim perancang dari pemilik hotel, dan dibangun oleh PP Taisei mulai triwulan pertama 1996 sampai selesai dibangun pada bulan April 1998, bulan saat hotel tersebut dibuka resmi sebagai Hotel Kempinski Plaza.

Secara arsitektural, Hotel Ayana & Plaza Residences sebenarnya cukup menonjol. Berbentuk Y, gedung multifungsi berlantai 36 ini dirancang fungsional, elegan dan memberikan pemandangan yang berbeda-beda disetiap huniannya. Untuk fungsinya sendiri, lantai basement digunakan untuk parkir kendaraan, lantai 1-2 sebagai tempat umum dan lobi, lantai 3-14 sebagai hotel dan 15-36 digunakan sebagai apartemen.

Hotel

Selama masa hayat operasionalnya, hotel 12 lantai ini bernama Hotel Kempinski Plaza (April 1998-31 Maret 2002) dan Hotel InterContinental MidPlaza (1 April 2002-1 April 2017); menjadikan Kempinski Plaza Hotel, hotel Kempinski pertama di kota Jakarta sebelum akhirnya mengelola Hotel Indonesia yang lebih terkenal. Merk Ayana adalah merk eksklusif lokal dari grup MidPlaza.

Ke-366 kamar hotel Ayana MidPlaza yang berbintang lima tersebut terbagi ke dalam 6 kategori; awalnya terdapat delapan kategori. Hotel tersebut juga memiliki empat restoran (Blue Terrace, Rasa Restaurant, honZEN dan KADO) dan dua bar (JimBARan - ya, Jimbaran dengan BAR - dan B1 Bar), balai sidang Grand Ballroom berkapasitas maksimal 850 orang dan tiga jenis ruangan rapat lain, kolam renang, sasana kebugaran dan bahkan taman.

Apartemen

Sementara Plaza Residences menempati 21 lantai teratas gedung diatas Ayana MidPlaza. Plaza Residences memiliki 260 unit apartemen yang terbagi ke dalam 4 kategori, yaitu kategori 1, 2, 3 kamar tidur dan suite. Per subkategori (bedasarkan luas), apartemen ini memiliki 8 jenis.

Fasilitas apartemen Plaza Residence berbagi dengan Hotel Ayana.

Data dan fakta

  • Nama lama:
    • Kempinski Plaza Hotel (1998-2002)
    • InterContinental MidPlaza (2002-2017)
  • Arsitek:
    • Wimberly Allison Tong & Goo (arsitektur)
    • Prima Adhitama International Development (architect of record)
    • Stanley D. Lindsey & Associates (struktur)
    • Wiratman & Associates (structure engineer of record)
  • Pemborong:
    • PP Taisei
  • Lama pembangunan: 1996 - 1998
  • Dibuka: April 1998
  • Jumlah lantai: 36 + 5 basement
  • Tinggi gedung: 155 meter (CTBUH)
  • Jumlah unit:
    • 366 (hotel)
    • 260 (apartemen)
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Arsip laman resmi Dextam, diarsip 23 Mei 2010
  2. Laman resmi Midplaza, diakses 25 September 2020 (arsip, arsip 2002)
  3. Laman resmi Midplaza Holdings, diakses 25 September 2020 (arsip)
  4. Dwi Ratih; Saptiwi Djati Retnowati (1995). "Midplaza 2, Impresi Moderen Sebuah Gedung Perkantoran". Majalah Konstruksi No. 203, Maret 1995, hal. 54-59
  5. kp (2000). "Midplaza pasok akses broadband serat optik." Bisnis Indonesia, 31 Mei 2000. (via laman resmi Midplaza)
  6. Laman resmi Hotel Kempinski Plaza, diarsip 29 April 2001
  7. "Six Continents Hotels launches Hotel Inter-Continental, Midplaza Jakarta". Rilis pers resmi Hotel InterContinental Midplaza, 1 April 2002. Diarsip 14 Oktober 2002.
  8. "InterContinental Midplaza Jakarta is Now AYANA Midplaza Jakarta". Rilis pers resmi Hotel Ayana Jakarta, 1 April 2007. Diakses 25 September 2020. (arsip)
  9. Saptiwi Djati Retnowati (1998). "Hotel & Apartemen Kempinski Jakarta". Majalah Konstruksi No. 266, Januari 1998, hal. 49-52
  10. Laman resmi Plaza Residences, diakses 25 September 2020 (arsip)
  11. Laman resmi Hotel Ayana Jakarta, diakses 25 September 2020 (arsip)
  12. Laman resmi Biznet Networks, diakses 25 September 2020 (arsip)
  13. Laman resmi grup MidPlaza: Biznet Data Centre (arsip), Qeon Interactive (arsip), Perkom Indah Murni (arsip), Mekari (arsip)
  14. Laman resmi: Takenaka AsiaBayer Indonesia, Honda Trading, Mitsubishi UFJ Lease & Finance Indonesia, Toyota Tsusho Indonesia, OS Selnajaya
  15. "Proyek Mid City Building: Dirancang dengan struktur kerangka gabungan baja karbon dan baja mutu tinggi". Majalah Konstruksi No. 110, Juni 1987, hal. 57-61

Lokasi

Comments