Menara Mulia

Menara Mulia adalah sebuah gedung perkantoran besar, berlantai 24 dan dua besmen, berketinggian 124 meter dengan jumlah lantai sekitar 80 ribu meter persegi, berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Gedung bergaya pascamodernisme rancangan Architects Pacific bersama dengan Team 4 Architects ini selesai dibangun pada Maret 1992. Pembangunannya dilakukan oleh kontraktor Jaya Konstruksi bersama dengan Mowlem International, sebuah perusahaan konstruksi asal Inggris. Bila berpatokan pada kontrak 19 bulan dengan pengembang Sanggar Mustika Indah, seharusnya konstruksi bisa dimulai pada Agustus 1990.

Menara Mulia
Foto DBG, Creative Commons License

Rancangan Menara Mulia bisa dikatakan simpel, mewah tetapi masih tegak dengan panji pascamodernismenya, memiliki mahkota alias spire berbentuk piramida dan berbentuk segi delapan agar tidak terlihat terlalu gemuk. Redaksi majalah Prospek, mengutip baginda properti Ciputra, menyebut Menara Mulia "seperti bergegas membawa Jakarta ke abad 21", dan interiornya "lain daripada yang lain". 120 milyar rupiah dikabarkan dihabiskan untuk membangun bangunan berlapis kaca dan aluminium merah dan jingga ini.

Konon, dalam laporan Majalah Prospek yang sama, Menara Mulia selesai dibangun dan beroperasi tanpa seremoni apapun.

Beberapa tenant ternama yang tercatat menempati Menara Mulia adalah Bank Rakyat Indonesia, Hutchison 3 Indonesia, Bank Resona Perdania, DOKU, hingga Nokia Solution Networks. Sebelum krismon, Bank Yama berpusat di gedung ini.

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 9-11 Jakarta
  • Arsitek: Architects Pacific
  • Pemborong: Jaya Konstruksi - Mowlem International J.O.
  • Lama pembangunan: selesai dibangun Maret 1992 (asumsi Agustus 1990 - Maret 1992)
  • Jumlah lantai: 24 + 2 basement
  • Tinggi: 124 meter (CTBUH)
  • Biaya pembangunan: Rp 120 milyar (1992, setara Rp 1,3 triliun nilai 2020)
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. M. Taufiqurohman & Fuji Kaniasari (1993). "Ayo Membangun tak Jemu-jemu". Majalah Prospek, 13 November 1993, hal. 34-35.
  2. Tim Redaksi Prospek (1992). "Raja Properti dari Pontianak". Majalah Prospek, 2 Mei 1992, hal. 74-77
  3. Danke Dradjat; Irma Nurhayati; Robinson Pangaribuan et al (1992). "Ruang-ruang Mewah yang Dijajakan". Majalah Prospek, 2 Mei 1992, hal. 79-81
  4. "Mowlem International Completes Mulia Tower in Jakarta". Construction News (London), 19 Maret 1992. Diarsip 5 September 2009
  5. "Mowlem wins Indonesian joint venture project". Financial Times (London), 11 Desember 1989, hal. 22
  6. Laman resmi Architects Pacific, diarsip 25 Februari 2019
  7. Laman resmi Mulialand, diarsip 3 Agustus 2008

Lokasi

Comments