Hotel Mandarin Oriental Jakarta (terbaru 3 Oktober 2020)

Hotel Mandarin Oriental. Berlantai 28, rancangan tim arsitek Arkonin dan Palmer & Turner dari Hong Kong ini berada tepat di Bundaran HI, menghadap ke Monumen Selamat Datang. Hotel mewah dengan 272 kamar ini dibangun oleh Jaya Konstruksi mulai Januari 1976 dan selesai dibangun pada tahun 1979.

Kisah awal hotel ini dirunut kembali ke tahun 1974. Pada April 1974, pihak Hotel Mandarin mengadakan jumpa pers di Hotel Borobudur InterContinental, rival masa depan mereka, mengatakan bahwa Hotel Mandarin akan dibangun di dekat Kedubes Jerman Barat. Memang benar mereka membangun hotel yang dimiliki patungan antara Hotel Mandarin dan pemodal-pemodal Indonesia sebesar 60-40 (Hongkong Land 40, Jardine Matheson 20, dan Jaya Bali Agung 40). Tetapi pembangunan tidak dimulai sampai Januari 1976.

Hotel Mandarin Oriental
Foto DBG, Creative Commons License

Pembangunan hotel mewah, yang dilaporkan oleh pewarta The Business Times berkelir keramik asli Italia kala itu, menghabiskan waktu 3 tahun, lebih cepat dari hotel-hotel lain di Indonesia (perbandingan terdekat adalah Hotel Indonesia 4 tahun dan Hotel Borobudur 11 tahun). Hotel Mandarin mulai membuka operasionalnya pada September 1978, dan grand opening hotel tersebut dilakukan oleh Nelly Malik, istri Menlu RI Adam Malik pada tanggal 23 September 1979.

Saat pertama dibuka, hotel rancangan Palmer & Turner bersama dengan Arkonin masih menganut rancangan gaya internasional seperti halnya gedung tinggi lainnya di Jakarta. Dirancang tanpa menggunakan pelindung, hotel Mandarin Oriental yang cukup "biasa-biasa saja" dari segi eksterior menjadi sangat indah karena sangat adaptatif pada keadaan lahan.

Hal istimewa dari hotel mewah ini adalah interiornya pra-renovasi adalah rancangan pengarah seni film Hollywood ternama, Don Ashton, bersama dengan tangan terampil seniman-seniman Indonesia seperti Harry Soeharyo dan Iwan Tirta. Sayangnya, interior pra-renovasi ini dicatat oleh Ciputra, orang nomor satu di Pembangunan Jaya kala itu, kepada majalah Konstruksi, sebagai "rancangan Barat yang sangat konservatif, tidak ada inovasi." Rancangan interiornya mengadaptasi elemen Nias dan Tapanuli walau diwarnai ketegangan antara kubu lokal dan Don Ashton yang dianggap oleh Pak Ci masih gagap dengan keadaan setempat.

Ketika pertama dibuka, Mandarin Oriental Jakarta memiliki 504 kamar, sebuah ballroom yang bisa menampung 1000 orang, kedai kopi dan rumah makan The Marquee, Pelangi Terrace dan Captain's Bar.

Hotel Mandarin Oriental pernah ditutup pada Desember 2007 untuk persiapan renovasi. Renovasi total tersebut meliputi penyusutan jumlah kamar menjadi 272 kamar dan pemuktahiran interior, dirancang oleh Lim, Teo & Wilkes, mulai awal 2008 dan selesai direnovasi sekitar September 2009. Pada tanggal 8 Oktober 2009, Hotel Mandarin Oriental dibuka kembali.

Data dan fakta

  • Nama lama: The Mandarin Hotel Jakarta
  • Alamat: Jalan M.H. Thamrin Jakarta
  • Arsitek:
    • Palmer & Turner (desain arsitektur)
    • Arkonin (architect of record)
    • Don Ashton (interior, pra-renovasi)
    • Lim, Teo & Wilkes (interior, renovasi)
  • Pemborong:
    • Jaya Konstruksi
  • Lama pembangunan: Januari 1976 - September 1978
  • Diresmikan: 29 September 1979
  • Jumlah lantai: 28
  • Tinggi gedung: 89,8 meter
  • Jumlah kamar: 272
  • Signifikasi: Pariwisata (hotel mewah dan gedung paling menonjol di Jakarta)

Referensi

  1. "Hotel Mandarin di Jantung Kota." Majalah Konstruksi, Januari-Februari 1977, hal. 39.
  2. ANTARA (1979). "Vice President on Need to Boost Tourism". The Indonesia Times, 10 September 1979, hal. 7.
  3. Mk (1974). "Hotel "Jakarta Mandarin"." KOMPAS, 3 April 1974, hal. 8.
  4. "Grand Opening for a grand hotel." Business Times (Singapura), 29 September 1979, hal. 15 (via NLB Singapura)
  5. Teo Teck Weng (1979). "Jakarta Mandarin's official opening today". Business Times (Singapura), 8 September 1979, hal. 15 (via NLB Singapura)
  6. Web resmi Mandarin Oriental Jakarta, diakses 24 Mei 2020. (arsip)
  7. Mark Elliott (2009). "Mandarin Oriental Jakarta reopens". Traveldaily, 11 Oktober 2009, diakses 24 Mei 2020. (arsip)
  8. asy/ddn (2007). "Hotel Mandarin Jakarta Ditutup, Karyawan Di-PHK". Detikcom, 25 Oktober 2007, diakses 24 Mei 2020. (arsip)
  9. "Disain Jakarta Mandarin Hotel dibuat selama 2 tahun". Majalah Konstruksi, Oktober-November 1978, hal. 18-27(B).

Lokasi

Perubahan

  • Pertama ditulis 18 September 2020
  • 3 Oktober 2020: Tambahan informasi dari majalah Konstruksi

Comments