Posts

Showing posts from August, 2020

Apartemen Istana Sahid

Image
Apartemen Istana Sahid adalah apartemen kelas atas yang berlokasi di dalam kawasan Sahid di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Apartemen dengan 188 unit ini memiliki dua blok menara, yaitu Mawar dan Melati, dirancang oleh tim arsitek dari Parama Loka Consultant dan dibangun oleh Jaya Konstruksi mulai Februari 1993 dan selesai dibangun pada Maret 1995, dimana pada saat yang bersamaan, apartemen tersebut resmi diserahterimakan kepada pembeli. Apartemen Istana Sahid dikembangkan oleh Sahid Inti Dinamika dan dikelola langsung oleh Grand Sahid Jaya yang lokasinya berdampingan dengan Istana Sahid, dan dibangun sebagai bagian dari kawasan superblok Sahid. Pihak Sahid Inti Dinamika mengatakan kepada majalah Konstruksi bahwa biaya pembangunannya dan investasinya mencapai Rp. 140 milyar tidak termasuk harga tanah. Foto: Google Street View Deskripsi apartemen Apartemen Istana Sahid, seperti yang

Apartemen Casablanca

Image
Berlokasi di Jalan Casablanca yang masyhur dengan horornya, Apartemen Casablanca adalah sebuah apartemen gelar strata yang dikembangkan oleh Suryaraya Prawira, perusahaan yang kala advertorialnya muncul di majalah Properti Indonesia pada Agustus 1994, dimiliki oleh Grup Kalbe dan Astra Internasional. Apartemen ini memiliki dua blok masing-masing berlantai 16 dan 24, dirancang dengan gaya pascamodern oleh tim arsitek Architects Pacific bersama dengan Arkipuri pimpinan Paul Tan. Foto DBG,  Pembangunan Apartemen Casablanca dilakukan oleh Tata Mulia Nusantara Indah mulai akhir Desember 1993 dan selesai dibangun paling pesimistis akhir 1995 (untuk blok 16 lantai) dan pertengahan 1996 (untuk blok 24 lantai). Biaya yang dikucurkan untuk pembangunan apartemen kelas atas ini dilaporkan mencapai 80 milyar rupiah, seperempatnya dari dana sindikasi bank-bank swasta milik Astra (Universal) dan Ongko (BUN) sebesar 29 milyar rupiah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Apartemen Ca

India Spesial IV (tamat): Uttarakhand dan Haryana

Image
Bagian terakhir dari ulasan SGPC mengenai bangunan di India Pada tanggal 5 Februari 2020 yang lalu penulis, diajak oleh keluarga besar, menyempatkan diri berwisata di India. Negeri Bollywood yang dikenal dengan budaya yang kental dan kuat dengan nuansa spiritual dan keagamaan, terutama Hindu, dan lanskapnya yang tidak kalah indahnya. Perjalanan selama 7 hari tersebut memang lebih banyak dicurahkan ke hal-hal spiritual, tetapi penulis melihat obyek arsitektur yang mungkin sayang kalau dilewatkan, mulai dari mandir (sejenis tempat ibadah agama Hindu di India), patung, gedung bersejarah hingga gedung berarsitektur modern, terutama di Delhi dan Noida. Di bagian terakhir tulisan SGPC mengenai tur gedung di India, akan dibahas hanya selentingan mengenai bangunan yang penulis foto di negara bagian Haryana dan Uttarakhand. Foto ciptaan penulis ada di bawah lisens

ITC Cempaka Mas

Image
ITC Cempaka Mas merupakan sebuah superblok yang terhimpit di antara di Jalan Let. Jend. Suprapto, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Cempaka Mas Utara, di Jakarta Pusat, langsung berbatasan dengan Pulomas, Jakarta Timur. Superblok tersebut terdiri dari pusat perbelanjaan ITC Cempaka Mas itu sendiri beserta perkantoran, apartemen Graha Cempaka Mas dan rukan. Foto DBG,  Proyek Cempaka Mas sudah dimulai sejak awal 1994 di tanah yang dimiliki oleh Duta Pertiwi sejak 1993, di perempatan Coca-Cola, ditengah booming pembangunan properti perumahan dan perkantoran pada pertengahan 1990an. Proyek tersebut dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pertama berupa apartemen 6 menara dengan 888 unit yang hanya terdiri dari 3 tipe dan rukan sebanyak 161 buah, dan tahap kedua berupa pembangunan pusat perbelanjaan, kantor susun 4 lantai dan perkantoran 24 lantai. Diantara tahap pertama dan kedua, Duta Pertiwi membangun rukan khusus onderdil kend