Posts

Showing posts from June, 2020

Wisma Asia

Image
Berlokasi di perempatan Jalan Letjend. S. Parman dan Jalan Kemanggisan Utama, Wisma Asia adalah kawasan perkantoran di kawasan Slipi yang menjadi kantor dari Bank BCA di Jakarta bagian barat dan anak-anak perusahaan Grup BCA, termasuk Asuransi Central Asia dan Central Asia Raya. Seperti halnya gedung-gedung kantor BCA lainnya, Wisma Asia dirancang oleh tim arsitek dari John & Associates, dan dibangun oleh pemborong ternama Total Bangun Persada untuk gedung I; sementara gedung II diduga dirancang oleh tim arsitek Airmas Asri atau Megatika Internasional dan dibangun oleh Multikon. Wisma Asia I Foto DBG,  Pada dasarnya desain Wisma Asia I melanjutkan ciri khas arsitektur gedung-gedung kantor Bank BCA pada umumnya di seluruh Indonesia, yaitu lengkung yang mengarah keluar. Pihak John & Associates kepada pewarta Majalah Konstruksi menjabarkan bahwa lengkung keluar tersebut melambangkan menolak bala, berdasarkan kepercayaan hong shui. Khusus untuk Wisma Asia I, pola U juga di

Istana Pasar Baru

Image
Gedung parkir terbesar di Pasar Baru. Foto DBG,  Istana Pasar Baru adalah sebuah pusat perbelanjaan dan gedung parkir di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Memiliki 10 lantai keseluruhan (7 lantai parkir dan 3 lantai niaga), gedung yang awalnya diperuntukkan sebagai sarana parkir kawasan Pasar Baru ini dirancang oleh tim arsitek internal dari pengembang Panca Permata Harapan, dengan Wieke Yahya Dipl. Ing. dan Ir. Arie Soeharto IAI sebagai perancangnya, sementara strukturnya ditangan Wiratman & Associates  (1) . Sebagai gedung parkir, Istana Pasar Baru memiliki luas lantai sekitar 25 ribu meter persegi, masing-masing 10,5 ribu meter persegi ritel dan sisanya 14,5 ribu meter persegi parkir, menampung kurang lebih 500 kendaraan (1)(2) . Gedung parkir ini memiliki akses langsung ke kawasan Pasar Baru, yang sayangnya kini dipenuhi pedagang kaki lima. Pembangunan Istana Pasar Baru dimulai pada 16 Maret 1987 melalui upacara pemancangan tiang oleh Gubernur DKI Jakar

Gedung Kementerian Pendidikan & Kebudayaan

Image
Kompleks Kementerian Pendidikan & Kebudayaan yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, sudah ditempati oleh Kementerian Pendidikan dan pendahulu nomenklaturnya sejak 1973. Untuk kepentingan dokumentasi blog ini, hanya gedung A, C dan E yang penulis sertakan dalam blog ini. Keseluruhan gedung ada pada blog. Foto DBG,  Gedung A (1973) Gedung berlantai 5 tersebut merupakan gedung pertama yang dibangun di kawasan Kemendikbud. Dibangun mulai sekitar 1970 akhir (tahun anggaran 1970-1971), pembangunan gedung ini selesai dilakukan pada Maret 1973  (1) . Saat pertama dibangun, gedung A Kemendikbud yang memiliki luas lantai 7.500 meter persegi ini menampung operasional Kemendikbud (saat itu Departemen P&K/Depdikbud) yang saat itu berpencar  (1) . Tidak ada informasi mengenai arsitek dan pemborong gedung ini. Biaya pembangunan gedung ini mencapai 600 juta rupiah, nilai 1970 (setara Rp 85 milyar nilai 2020)  (1) . Sebelum pindah ke gedung Kemenpora per Oktober 1

Recounting The Cost: Menghitung Kembali Nilai Proyek di SGPC

Image
Selama 3 hari terakhir, penulis blog SGPC menghitung ulang nilai ekuivalen proyek dan biaya-biaya terkait bangunan dan struktur yang dibangun di Indonesia. Di waktu yang bersamaan, penulis menemukan sebuah laman web yang didedikasikan sebagai kalkulator inflasi berdasarkan IHK (Indeks Harga Konsumen), bernama Inflation Tool . Kalkulator tersebut menjadi sangat penting dalam mengetahui nilai rupiah dari segi riil atau nilai nyata, sehingga kita dan masyarakat mengetahui nilai rupiah secara adil dari era ke era. Bahaya laten inflasi tidak terkendali. Foto: Cyfraw/Wikimedia Commons.  Apa itu inflasi? Sebelum lanjut ke alasan teknis di balik hitung-hitungan uang di artikel-artikel SGPC, mari kita ketahui inflasi. Setiap biaya hidup, baik dari kebutuhan sehari-hari hingga kebutuhan modal, bergantung pada harga barang dan jasa, dan bobot (we

Kantor Pusat Bank Sumut (terbaru 20 September 2020)

Image
Sesuai namanya, gedung berlantai 11 ini merupakan kantor pusat dari Bank Sumut, atau Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, sejak 1989. Gedung rancangan Desakota Infra ini dibangun mulai bulan Desember 1986 hingga selesai dibangun pada April 1989, dan diresmikan oleh Mendagri Rudini pada 20 April 1989. Gedung Kantor Pusat Bank Sumut berdiri di atas bekas lahan Konsulat Inggris di Medan sebelum 1984. Foto oleh  alhafis  dari Panoramio.  Tidak ada informasi mengenai sejarah lengkap dan pemborong gedung berlapis hitam dan putih ini. Sayangnya, sejak 2010an awal, Kantor Pusat Bank Sumut sudah berubah tampilan menjadi biru-jingga, yang identik dengan Bank Sumut. Referensi Arsip web Bank Sumut , diarsip 6 April 2004 "Architects of Asia". Mulgrave, Australia: Images Australia. Halaman 56-57. Lokasi View Larger Map Perubahan Pertama ditulis 20 Juni 2020 20 September 2020: D

Arion Mall

Image
Foto DBG,  Arion Mall, dahulu bernama Arion Plaza, adalah sebuah pusat perbelanjaan senior di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, seberang velodrom Jakarta, sudah beroperasi sejak 18 Desember 1990 dan sudah mengalami perluasan sekali pada pertengahan 1990an. Arion Mall, bagian dari Arion Paramita Group, dibangun mulai bulan Mei 1988 dan selesai dibangun di akhir tahun 1990 oleh Multi Kontrindo Perkasa. Sementara pembangunan ekspansinya dimulai sejak Maret 1993, tetapi penulis tidak mengetahui kapan perluasannya dibuka setelah sempat dihentikan pembangunannya oleh Pemda DKI Jakarta pada Januari 1994 karena penambahan bioskop atas tuntutan masyarakat. Mall rancangan tim arsitektur Geode Pataka Alam ini dirancang dengan gaya arsitektural pascamodern, dengan lapis komposit warna biru langit dengan variasi geometri yang meneguhkan citra Arion pada gedungnya. Luas lantai mall ini mencapai 18.538 meter persegi, terdiri dari 12.542 meter persegi Arion Plaza 1 dan 5.996 meter persegi Ar

Gedung CTC

Image
Soal gedung 1950an yang mulai diidam-idamkan pecinta arsitektur lokal, penulis menemukan bahwa diantara gedung yang ada, Gedung CTC adalah gedung yang jarang sekali dibahas dalam segi sejarahnya, tapi lebih dibahas nuansa mistisnya.

Metro Atom Pasar Baru

Image
Sebelum renovasi, 2013. Sumber: Google Street View Metro Atom Pasar Baru adalah sebuah pasar yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta melalui Perusahaan Daerah Pasar Jaya sejak 1988. Pasar ini dirancang oleh tim arsitek dari PT Arservo dan dibangun oleh kontraktor lokal PT Yakin Maju Jaya mulai November 1986 dan selesai dibangun Februari 1988  (1) . Gedung dengan luas lantai 16.865 meter persegi  ini resmi digunakan sejak Juni 1988  (1) (2) ; sebelum dibangun, berdiri terlebih dahulu Pasar Atom  (2) . Pasar rancangan Arservo ini memiliki 8 lantai, berbentuk L dan memiliki 3 pintu masuk di Jalan Samanhudi, Jalan Pasar Baru dan Jalan Gereja Ayam. Gedung parkirnya di sisi Jalan Gereja Ayam menampung 562 kendaraan menurut laporan Majalah Konstruksi, konon diperuntukkan sebagai parkiran mobil di kawasan Pasar Baru  (1) . Posisi gedung yang menonjol di utara Jalan Pasar Baru meneguhkan reputasi pasar ini sebagai gerbang utara Pasar Baru. Untuk mengakomodasi bentuk gedung yang

India Spesial II: Delhi & Ghaziabad

Image
Bagian kedua dari ulasan SGPC mengenai bangunan di India Pada tanggal 5 Februari 2020 yang lalu penulis, diajak oleh keluarga besar, menyempatkan diri berwisata di India. Negeri Bollywood yang dikenal dengan budaya yang kental dan kuat dengan nuansa spiritual dan keagamaan, terutama Hindu, dan lanskapnya yang tidak kalah indahnya. Perjalanan selama 7 hari tersebut memang lebih banyak dicurahkan ke hal-hal spiritual, tetapi penulis melihat obyek arsitektur yang mungkin sayang kalau dilewatkan, mulai dari mandir (sejenis tempat ibadah agama Hindu di India), patung, gedung bersejarah hingga gedung berarsitektur modern, terutama di Delhi dan Noida. Bagian kedua ini dipusatkan pada bangunan di kawasan National Capital Region, terdiri dari kota Delhi, dan juga sudut lain dari Uttar Pradesh - kota Ghaziabad.

Gedung Ventura

Image
Foto DBG,  Gedung Ventura adalah sebuah gedung berlantai 9 yang berlokasi di Jalan RA Kartini, Jakarta, bisa dikatakan merupakan gedung terawal yang dibangun di kawasan Lingkar Selatan Jakarta. Dimiliki oleh Arya Ventura Realty milik Grup Dwi Satria Utama, gedung bergaya modern ini dirancang oleh tim arsitektur dari Kiat Karsindo Konsultan dan dibangun oleh Wijaya Karya, BUMN pemborongan, mulai Desember 1989 dan selesai dibangun Agustus 1990. Karena rancangannya secara besar menganut pakem form follow function, bisa dibilang sedikit yang bisa dibahas secara arsitektural dari gedung ini, bahkan arsiteknya menolak keras anggapan Gedung Ventura bergaya pascamodernisme. Struktur hanya berupa rangka beton bertulang, dan finishing menggunakan lapis kaca dan lapis cat. Biaya pembangunan gedung dengan luas lantai 11.714 meter persegi

Gedung Indosat Medan

Image
Gedung Indosat, berlantai 6, 1 penthouse dan 1 basement, awalnya dibangun oleh eks BUMN telekomunikasi internasional Indosat sebagai kantor sentral gerbang internasional No. 2 yang menghubungkan layanan telepon dari Indonesia ke seluruh dunia. Gedung rancangan Ciriajasa ini dibangun oleh pemborong lokal Sederhana Lestari, mulai Januari 1983 dan selesai dibangun pada tahun 1984; pada tanggal 25 Mei 1984, gedung Indosat Medan diserahterimakan. Gedung Indosat Medan sebelum direnovasi. Foto: Majalah Konstruksi Seperti yang penulis katakan di paragraf perdana, gedung ini awalnya berfungsi sebagai sentral gerbang telekomunikasi internasional, dan dikarenakan Medan memiliki arus lalu lintas telekomunikasi internasional yang cukup tinggi untuk ukuran kota-kota di luar Jakarta, Pemerintah Republik Indonesia memutuskan membangun sentral gerbang telekomunikasi internasionalnya di sana, selain berfungsi sebagai

Atrium Mulia

Image
Atrium Mulia adalah sebuah gedung berlantai 9 yang berlokasi di kawasan bisnis Kuningan alias H.R. Rasuna Said, Jakarta. Dirancang oleh tim arsitek dari Jepang, Nihon Architects (atau sekarang bernama Nihon Sekkei), yang juga merancang Apartemen Park Royale dan Plaza Kuningan tidak lama kemudian di dekade 1980an, Atrium Mulia dikembangkan dan dikelola oleh grup Bumi Mulia Perkasa Development, yang kini bagian dari konglomerasi properti Mulialand. Atrium Mulia selesai dibangun pada tahun 1983 sebagai The Atrium, dan di sebuah iklan KOMPAS terbitan 20 Mei 1983, Atrium Mulia dinyatakan sudah bisa ditawarkan ruangannya per Oktober 1983. Dengan luas lantai net 19.520 meter persegi, Atrium Mulia dikenal sebagai gedung perkantoran dengan atriumnya yang sangat besar (40 meter, bisa dikatakan tinggi gedung keseluruhan), yang lantainya dilapisi granit. Eksterior Atrium Mulia yang berlapiskan kaca, dengan rangka aluminium hitam, membuat gedung ini menjadi pionir gedung-gedung

Graha HSBC Surabaya

Image
31 Desember 2008, saat gedung masih kosong. Foto DBG,  Graha HSBC, nama resminya adalah sebuah gedung di kawasan Jalan Basuki Rachmat yang hanya memiliki 9 lantai dan 2 basement dengan luas lantai kasarnya 8.217 meter persegi, 6.880 meter persegi diduga netto. Dirancang dengan gaya pascamodernisme, menggabungkan ciri khas modernisme dengan stripped classical dan diberi lapisan cokelat, gedung yang awalnya bernama Gedung Bunas Surabaya ini dirancang desain arsitekturnya oleh Grahacipta Hadiprana, dan pembangunannya dilakukan oleh Nusa Raya Cipta, estimasi dimulai 1992 atau 1993 dan selesai dibangun 1995. Bank Umum Nasional, bank milik Grup Ongko, mulai berkantor dari gedung ini sejak 28 Agustus 1995 dan menempati 4 lantai teratas gedung termasuk lobinya, sementara sisanya menjadi kantor biasa. Sayangnya, BUN dibekukan pada Agustus 1998, membuat gedung ini efektif kosong melompong. Baru pada awal tahun 2010an, HSBC menempati gedung kosong tersebut beserta beberapa perusahaan lai

Toko Gunung Agung Kwitang

Image
Menuju senjakala. Foto DBG,  Salah satu gerai Toko Gunung Agung, sebuah toko buku legendaris di Jakarta, yang berlokasi di Jalan Kwitang No. 38, merupakan toko utama atau flagship dari toko buku bentukan Haji Masagung alias Tjio Wie Tay. Dirancang oleh divisi arsitektur Wiratman & Associates (firma yang lebih tersohor dengan proyek-proyek struktur fenomenalnya), gedung 4 lantai bergaya pascamodern ini dibangun oleh Shimizu Dextam Contractors mulai Maret 1987 hingga selesai dibangun sekitar Januari 1988. Tidak banyak yang dibahas dari gedung ini selain bentuk gedungnya yang dinamis dan membulat. Toko Gunung Agung Kwitang, awalnya bernama Wisma Gunung Agung, diresmikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Ekonomi & Perdagangan, Ir. Herbowo, pada tanggal 3 Juni 1988. Saat ini, selain digunakan oleh Toko Gunung Agung sendiri, gerai makanan siap saji A&W dan sebuah kios penukaran uang menggelar bisnisnya di gedung dengan GFA 7.500 meter persegi ini. Data dan fakta

Hotel St. Regis Jakarta

Image
Hotel St. Regis Jakarta, sebelumnya bernama Hotel Regent dan Hotel Four Seasons, memiliki 16 lantai dan 365 kamar dengan dua lantai podium, berlokasi di bagian paling utara kawasan bisnis Jalan H.R. Rasuna Said di Jakarta. Dirancang oleh Skidmore, Owings & Merrill bersama dengan Parama Loka Consultant (1) , Hotel St. Regis menjadi bangunan kedua di Indonesia yang dirancang oleh firma asal San Francisco, Amerika Serikat tersebut setelah Hotel Bumi Hyatt Surabaya pada tahun 1979. Foto DBG,  Sejarah konstruksi dan operasional Konstruksi hotel yang awalnya dimiliki oleh kelompok Kodel tersebut dilaksanakan oleh Total Bangun Persada  (13) , dengan konstruksi dimulai pada 25 Mei 1988  (1) , dan awalnya direncanakan dibuka pada tahun 1991  (1) . Pada tahun 1992, konstruksi Hotel Regent, yang sudah mencapai tahap penyelesaian akhir, macet, karena kebijakan uang ketat yang mempersulit perusahaan properti mendapat kredit. Hal ini diperberat dengan tingginya suku bunga pinjaman