Tunjungan Plaza (bagian 2)

Tunjungan Plaza Abad 21
Skyscrapers Galore. Artikel ini hanya membahas gedung di kanan. Foto DBG, Creative Commons License

Tunjungan Plaza, atau sekarang bekennya bernama Tunjungan City, adalah kompleks perbelanjaan, hunian, dan bisnis di Surabaya milik pengembang putra daerah, PT Pakuwon Jati Tbk. Mall yang sangat familiar bagi Dilanowcy Suroboyoan karena konsep lifestyle dan "instagrammable" ini memiliki lebih dari 250 ribu meter persegi luas lantai total dan 103 ribu meter persegi luas lantai yang bisa disewakan, melingkupi lahan seluas 76 ribu meter persegi dan 6 tahap pembangunan.

Bagian kedua ini membahas Tunjungan Plaza V dan Tunjungan Plaza VI lengkap dengan tower-towernya. Hotel Four Points yang seangkatan dengan TP V dan TP VI tidak ikut dijelaskan di bagian ini, melainkan bisa dilihat di bagian pertama bersama dengan bagian Tunjungan Plaza yang lama.

Walau tulisan ini sebenarnya bukan ruang lingkup blog (Setiap Gedung Punya Cerita tetap berpedoman pada limit tahun terbaru 2002), karena penulis ingin melihat lebih detail perkembangan yang begitu besar dari kawasan superblok besar Tunjungan Plaza, maka komponen terbaru tersebut dimasukkan. Untuk melihat daftar tenant lengkapnya, persilakan melihat bagian Referensi (A9).

Tunjungan Plaza V, TP Residence dan Pakuwon Center (2012-2015)

Plaza Tunjungan
Gedung tertinggi di Surabaya. Foto DBG, Creative Commons License

Tunjungan Plaza V merupakan perluasan Tunjungan Plaza yang lebih berorientasi pada produk-produk busana mewah, apartemen elit dan perkantoran. Kawasan dengan luas lantai ritel bersih 19 ribu meter persegi ini sendiri dibangun oleh PT Pembangunan Perumahan mulai tahun 2012 (A2) dan selesai dibangun 2015, dan diresmikan pada tanggal 9 Oktober 2015 (A3).

Salah satu bagian di TP 5. Foto Ronniecoln

Kompleks ini dirancang oleh Aedas dari Singapura (A1)(B1)(B2); perancang gedung WTC 2 dan 3 di Jakarta, bersama dengan tim arsitek Blue Antz (B1)(B2), yang namanya terdengar seperti nama distro kaos. Dengan total lantai 48 dan tinggi 201 meter (CTBUH), gedung inilah yang diklaim tertinggi di Surabaya - dan perlu diketahui, data ini penulis masih tidak akui karena data sejarah tinggi gedung di Indonesia tidak pernah terdata rapi.

Tunjungan Plaza Wajah Baru
Wajah podium. Foto DBG Creative Commons License

Di atas TP5 adalah apartemen TP Residence dan perkantoran Pakuwon Centre, atau resminya Pakuwon Center. Apartemen TP Residence memiliki 272 unit (A6) yang tersebar di 27 lantai teratas gedung dengan luas lantai total 29.962 meter persegi (A6), sementara Pakuwon Centre menempati 12 lantai gedung yang berada dianatra apartemen dan mall, dengan luas lantai total 20.260 meter persegi (A6). Mallnya sendiri berlantai 10, 5 ritel dan 5 parkiran (B1).

Tenant TP 5 didominasi oleh jenama fesyen berkelas atas dan bioskop XXI IMAX.

Tunjungan Plaza VI, Pakuwon Tower dan One Icon Residence (2017)

Tunjungan Plaza 6
Foto Ronniecoln, Creative Commons License

Tambahan terkini dari kompleks Tunjungan Plaza adalah blok keenam dari gedung ini. Kembali distro kaos Blue Antz bekerjasama dengan DP Architects dari Singapura dalam pengembangan koil pemanas kota pahlawan ini. Mall dengan luas lantai bersih 25.740 meter persegi ini dibuka pada tanggal 23 September 2017 (A7). Keseluruhan gedung diborong oleh Pembangunan Perumahan.

Sebagai bagian dari proyek TP6 adalah Menara Pakuwon atau resminya Pakuwon Tower dan Apartemen One Icon, keduanya adalah gedung berlapis kaca.

Apartemen One Icon memiliki tinggi gedung 198 meter (CTBUH), 51 lantai dan 450 unit apartemen yang tersebar pada luas floorplate total 48.757 meter persegi (A6)(A8), sedang Pakuwon Tower memiliki tinggi 171 meter (CTBUH) dan 39 lantai, dengan luas lantai 37.800 meter persegi (A6).

Atrium TP 6. Foto Ronniecoln

TP 6 lagi-lagi diisi tenant berkelas atas (khususnya gawai dan fesyen), food court Pasarame, hingga beberapa perbankan yang membuka cabang digital.

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan Basuki Rachmat No. 8-12 Surabaya
  • Arsitek:
    • Parama Loka Consultant (masterplan)
    • Peddle Thorp (masterplan)
    • Aedas (TP5, desain)
    • DP Architects (TP6, desain)
    • Bule Antz (TP5 dan TP6, architect of record)
  • Pemborong:
    • Pembangunan Perumahan (TP5 dan TP6)
  • Lama pembangunan:
    • 2012 - 2015 (TP5)
    • selesai dibangun 2017 (TP6)
    • selesai dibangun 2018 (One Icon dan Menara Pakuwon)
  • Jumlah lantai:
    • TP5: 48
    • One Icon: 51
    • Menara Pakuwon: 50
  • Jumlah unit:
    • TP5: 272
    • One Icon: 450

Referensi

Data resmi dari PT Pakuwon Jati Tbk (A)

  1. Website resmi Blue Antz: TP5, TP6 (arsip: TP5, TP6)
  2. Website resmi Haerte Widya Engineering (arsip)

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 13 Juli 2020)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

Hotel Sari Pacific (terbaru 17 Oktober 2019)

Sejarah Pusat Perbelanjaan Jakarta - Bab II: Lintas Melawai

Menara Imperium