Menara Batavia

Menara Batavia, sebuah gedung perkantoran berlanggam pascamodern yang dirancang oleh Architects Pacific (Arcpac) bersama dengan Perentjana Djaja dan dibangun oleh J.O. Shimizu Corporation dengan Dextam mulai tahun 1994 dan selesai dibangun pada bulan Mei 1996 dan kemungkinan dibuka pada bulan Agustus 1996 (berdasarkan iklan di harian KOMPAS edisi 1 April 1996, estimasi ini bisa tidak akurat karena lama pembangunan bisa lebih cepat atau lebih lambat) (1)(2)(4).

Menara Batavia
Foto DBG, Creative Commons License

Menara Batavia, atau nama aslinya Batavia City Office, menurut profil resmi gedung ini di web Architects Pacific, desainnya mencerminkan "keinginan Grup Brasali untuk membangun gedung tambahan di kawasan" (5). Arsitektural gedung setinggi 130 meter versi CTBUH ini dirancang dengan konsep struktur klasik dari sebuah gedung tinggi dari podium, shaft (struktur utama) hingga atap dan dengan aksen vertikal yang kuat melalui mullion alias garis vertikal pada lapis gedung, memperteguh status tinggi gedung (5).

Menara Batavia dipercantik oleh kubah dan semakin diperindah oleh lapis kaca reflektif berwarna hijau dan panel aluminium (1). Pada lobi dan podium granit berwarna abu dan merah semakin memberikan sentuhan mewah pada gedung perkantoran berlantai 32 dan 3 basement ini (1).

Secara struktural, Menara Batavia ditopang oleh pondasi bored pile berkedalaman 15-25 meter dan struktur utama beton bertulang dengan tembok geser pada core dan balok tepi (1).

Gedung ini memiliki luas lantai total 80 ribu meter persegi, 37 ribu meter persegi diantaranya bersifat bisa disewakan dan 25 ribu meter persegi merupakan luas gedung parkir (3)(5).

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan K.H. Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta
  • Arsitek:
    • Architect Pacific (arsitek desain)
    • Perentjana Djaja (architect of record)
    • Kinhill Engineering (struktur)
  • Pemborong:
    • J.O. Shimizu Corporation - Dextam
  • Lama pembangunan: ca. Desember 1994 - Mei 1996
  • Jumlah lantai: 32 + 3 basement
  • Tinggi gedung: 130 meter (CTBUH)
  • Biaya pembangunan: Rp 70 milyar (1996, setara Rp 530 milyar nilai 2020)

Referensi

  1. Saptiwi Djati Retnowati; Umi Suswatiani; Alexander Purba (1997). "Menara Batavia, Merupakan realisasi tahap I Superblok Batavia Raya". Majalah Konstruksi, Mei 1997.
  2. KOMPAS, 1 April 1996 (iklan Menara Batavia)
  3. Website resmi Brasali Group, diakses 19 Februari 2020 (arsip)
  4. Website resmi Brasali Group, diarsip 23 September 2009
  5. Website resmi Arc-Pac, diakses 19 Februari 2020 (arsip)

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 13 Juli 2020)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

Hotel Sari Pacific (terbaru 17 Oktober 2019)

Sejarah Pusat Perbelanjaan Jakarta - Bab II: Lintas Melawai

Menara Imperium