Wisma Keiai (terbaru 18 Februari 2020)

Kyoei Prince Centre
Gedungnya standar dan anggun.
Foto SGPC, Creative Commons License
Wisma Keiai, dulunya bernama Wisma Kyoei Prince, adalah gedung perkantoran berlantai 26 di dekat Wisma Prince Centre di kawasan bisnis Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta (1)(2). Gedung rancangan Toda Corporation dan Wiratman & Associates ini dibangun juga oleh Toda Corporation tetapi bersama Jaya Konstruksi mulai bulan Agustus 1991 hingga selesai dibangun pada November 1993 (1). Sekitar 55 juta dolar AS digelontorkan untuk membangun gedung dengan floorplate kasar 42 ribu meter persegi ini (1). CTBUH mencatat gedung ini memiliki ketinggian 120 meter.

Sebelum Wisma Keiai dibangun, berdiri sebuah bioskop satu layar bernama Prince Theatre, dibangun bersama dengan gedung Prince Centre di sebelahnya (baca kolom komentar untuk info tangan pertamanya).

Perancangan eksterior Wisma Keiai bisa dibilang biasa saja, bahkan tidak spesial. Hal ini terjadi karena Ir. Achmad Noer Z, arsitek senior Wiratman & Associates, mengatakan bahwa perancangan gedung ini lebih pada efisiensi dan fungsionalnya (1). Eksterior luar gedung menggunakan panel beton yang sudah dicetak (pre-cast). Secara interior, Wisma Keiai memiliki atrium 3 lantai yang digunakan untuk klinik, ritel dan dealer mobil (1)(2)(3).

Secara struktural, Wisma Keiai menggunakan pondasi tiang bor berkedalaman 35-45 meter, dengan struktur utama beton bertulang dengan sistem tube-in-tube (kolom luar dan core gedung dalam) dengan balok bervariasi mulai dari lantai 3-4 menggunakan beton pratekan, sementara 7-25 menggunakan beton pratekan post-tensioning (1).

Hingga Januari 2020, Wisma Keiai masih menjadi kantor dari beberapa perusahaan Jepang, seperti Orix, Japan Airlines, Epson, JVC Kenwood, dan dealer mobil Mitsubishi (2)(3). Untuk waktu sementara, dealer mobil Toyota pernah bertempat di gedung ini sembari menunggu Menara Astra selesai dibangun. Selain itu, Kedutaan Besar Kosta Rika juga menempati gedung ini sejak 5 September 2017 (4)(5).

Tenant lain yang juga tercatat menempati Wisma Keiai adalah perusahaan telekomunikasi dan infrastruktur menara, Bali Towerindo Sarana (4).

Data dan fakta

  • Nama lama: Wisma Kyoei Prince
  • Alamat: Jalan Jenderal Sudirman Kav. 3 Jakarta
  • Arsitek:
    • Toda Corporation (design & built)
    • Wiratman & Associates (architect of record)
  • Pemborong:
    • Toda Corporation - Jaya Konstruksi J.O.
  • Lama pembangunan: Agustus 1991 - November 1993
  • Jumlah lantai: 26 + 1 basement
  • Tinggi gedung: 120 meter (CTBUH)
  • Biaya pembangunan: USD 55 juta/Rp 114,8 milyar (setara Rp 1,1 triliun rupiah nilai 2019)

Referensi

  1. Retnowati, Saptiwi Djati; Dwi Ratih (1993). "Wisma Kyoei Prince: Memperdulikan Kenyamanan Pemakai Gedung". Majalah Konstruksi No. 185, September 1993.
  2. Website resmi Wisma Keiai, diakses 13 November 2019. (arsip)
  3. Situs resmi: JVC Kenwood Indonesia (arsip), Orix Indonesia Finance (arsip), Epson (arsip), Japan Airlines (arsip), Bali Tower (arsip)
  4. Teddy Tri Setio Berty (2017). "Resmi, Kantor Kedutaan Kosta Rika Akhirnya Beroperasi di Jakarta". Liputan 6 SCTV, 5 September 2017. Diakses 13 November 2019 (arsip).
  5. Alamat Kedubes Kosta Rika di Jakarta, Embassy Pages (arsip).

Lokasi


View Larger Map

Perubahan
  • Pertama ditulis 21 Januari 2020
  • 3 Februari 2020: Penambahan tenant Bali Tower
  • 18 Februari 2020: Penambahan sejarah gedung sebelum Wisma Keiai dibangun

Comments