Menara Sona Topas (update 13 Februari 2020)

Menara Sonna Topas
Foto SGPC, Creative Commons License
Menara Sona Topas, atau resminya bernama Sona Topas Tower, atau nama lamanya BCD Tower atau Menara BCD, adalah gedung berlantai 22 yang dirancang dengan gaya modern oleh tim arsitek dari Nikken Sekkei bersama dengan Arkonin dan dibangun oleh Jaya Obayashi. Gedung dengan luas lantai kasar 25 ribu meter persegi ini pembangunannya dimulai pada tahun 1991 dan selesai dibangun bulan Mei 1993 atau Agustus 1993, tergantung dari mana sumber yang anda kutip.

Menara Sona Topas, yang berlapis aluminium perak dan kaca biru dengan ciri khas potongan bidang miring di bagian depan gedung ini, awalnya merupakan kantor pusat dari Bank Central Dagang sebelum bank tersebut babak belur oleh malaise moneter 1998 dan gedung ini dibeli oleh Grup Mayapada pada awal 2000an.

Saat ini, Menara Sona Topas menjadi kantor pusat dari Maybank Syariah Indonesia (d.h Maybank Indocorp) (3) dan Bank Capital yang berpindah dari Menara Mulia pada 2004 hingga pindah lagi ke Menara Jamsostek pada 2018 (masih buka cabang di Sona Topas) (4), serta dihuni oleh perusahaan dan instansi dari pelbagai sektor mulai Kedutaan Besar Fiji (5), hingga pusat eksekutif Centurion Executive Centre, dan RKB CoHive.

Data dan fakta

  • Nama lama: Menara BCD/BCD Tower
  • Alamat: Jalan Jenderal Sudirman Kav. 26 Jakarta
  • Arsitek:
    • Nikken Sekkei (arsitek desain)
    • Arkonin (architect of design)
  • Pemborong: Jaya Obayashi
  • Lama pembangunan: 1991 - 1993
  • Jumlah lantai: 22
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Web resmi Sona Topas Tower, diakses 18 November 2019. (arsip)
  2. Obayashi Corporation, diakses 18 November 2019. (arsip)
  3. Web resmi Maybank Syariah, diakses 19 November 2019 (arsip)
  4. Laporan Tahunan Bank Capital: 2009 (arsip), 2018 (arsip)
  5. Kedutaan Besar Fiji (arsip)
  6. M. Taufiqurohman (1993). "Bertarung di Saat Suram". Majalah Prospek, 12 Juni 1993.

Lokasi


View Larger Map

Perubahan

  • Pertama ditulis 24 Januari 2020
  • 13 Februari 2020: Penambahan sumber dari Majalah Prospek

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

Grha BNI

Mal Ciputra Jakarta

City Plaza Klender

Intiland Tower Surabaya