Posts

Showing posts from 2020

Summitmas

Image
Inilah Summitmas. Dua perkantoran kembar di ujung selatan Jalan Jenderal Sudirman ini menggenggam dua desain arsitektur yang sangat berbeda, ciri dari perbedaan tren arsitektur yang melanda global, termasuk Indonesia. Dikembangkan oleh keiretsu Sumitomo, kompleks Summitmas sepenuhnya dirancang oleh Nikken Sekkei.Summitmas 1
Gedung Summitmas 1 merupakan bangunan pertama yang dibangun oleh Sumitomo di Indonesia, dan juga bangunan pertama di kawasan Summitmas. Dahulu bernama "Summitmas Building", bangunan berlantai 20 dengan 2 basement ini, dibangun oleh konsorsium kontraktor Hutama Takenaka, Jaya Obayashi dan Sumicon Utama dan selesai dibangun pada tahun 1985, tahun dimana pasok perkantoran Jakarta sedang melimpahnya.
Desain gedungnya mengotak dan jendela hitam membentuk garis vertikal yang formal dan kokoh, berlapis warna putih, ciri khas bangunan di Indonesia di era 1980an. Summitmas Property mengklaim bahwa bangunan ini dirancang tahan gempa. Summitmas …

Gedung-Gedung di Lippo Village Karawaci

Image
Ahhh, Lippo Karawaci. Sebuah kompleks "kota baru" lainnya dari keluarga James Riady dan grup Lippo-nya yang sangat agung selain kompleks di Lippo Cikarang. Kota Mandiri Lippo Village, yang mulai dipasarkan pada April tahun 1993, kini memiliki luas mencapai 500 hektar dan 70 ribu orang telah menetap di kawasan kota mandiri rancangan Walter R. Stewart dan Desmond Muirhead, yang disebut terakhir adalah maestro perancang golf Amerika Serikat.
Pengembangan dan pemasaran proyek Lippo Village berlangsung cukup bertahap, dalam bentuk 8 fase yang kini bernama LV Pusat, dan kompleks yang terbaru hanya bernama LV Barat dan LV Utara. LV Pusat, atau dalam bahasa resminya LV Central, memiliki kawasan bisnis yang sarat pencakar langit, dahulu bernama Taman Sari.
Untuk kepentingan dokumentasi di blog SGPC, Menara Matahari dan Apartemen Amartapura ditulis di artikel terpisah, sisanya dibahas secara sekalian di dalam tulisan ini. Penulis mengecualikan sekolah umu…

Menara Matahari

Image
Menara Matahari, sebuah gedung berketinggian 162 meter, 42 lantai dan 1 basement, merupakan bagian yang sangat tidak terpisahkan dari kawasan "kota mandiri" Lippo Village Karawaci. Menara Matahari menjulang di pertigaan Bulevar Palem Raya dan Jenderal Sudirman, membayangi apartemen Kondominium Golf Karawaci, Menara Asia dan menara kembar UPH/Dynaplast yang tingginya tak sampai semenjulang gedung tersebut. Sejarah Pada awalnya, Menara Matahari dibangun hanya sebagai kantor pusat dari PT Matahari Putra Prima (MPPA), dengan tinggi sama dengan Dynaplast dan UPH. Matahari memutuskan pindah kantor pusat mereka ke Lippo Karawaci, untuk mengkonsolidasi operasional dan menghindari kemacetan daerah dalam kota seperti pada kawasan Pasar Baru di Jakarta Pusat, basis lama perusahaan ritel dalam negeri tersebut. Saat Lippo Karawaci mengadakan sebuah peresentasi, Matahari mengajukan sebuah gedung multi-guna, berupa apartemen dan perkantoran, dengan ketinggian mencap…

Apartemen Simpruk Teras

Apartemen Simprug Teras, berada di kawasan Simprug yang sayangnya penulis belum pernah lewati, dikembangkan oleh PT Amanda Sentosa Graha, sebuah anak perusahaan properti Grup Amcol, yang lebih populer di masanya melalui penjualan dan perakitan alat elektronik Sony, hanya dengan satu blok saja. Apartemen dengan 125 unit ini dirancang oleh tim arsitek dari Patroon Arsindo, dan pembangunannya dilakukan oleh PP Taisei mulai November 1994 dan selesai dibangun dan sudah diserahkan kuncinya per awal 1997. Pihak pengembang mengatakan bahwa apartemen seluas 37.800 meter persegi ini desain dasarnya dirancang oleh konsultan Singapura, sayangnya arsitek tersebut tidak teridentifikasi namanya. Grup Amcol mengucurkan dana 28 juta dolar AS (Rp 65,4 milyar) atau dalam nilai rupiah sekarang (2020) mencapai 500 milyar rupiah, untuk membangun Apartemen Simprug Teras saja. Simprug Teras merupakan apartemen bergelar strata (dijual). Sayangnya, penulis SGPC belum memiliki data len…

Menara Global

Image
Menara Global adalah sebuah bangunan tinggi berketinggian 104 meter yang berlokasi di kawasan bisnis Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Dirancang oleh tim arsitek Architects Pacific bersama dengan Paul Tan dari Arkipuri Mitra, Menara Global merupakan gedung pertama yang dibangun di bakal proyek Century Towers, yang selanjutnya berganti nama menjadi Lippolife Centre, dan diindonesiakan menjadi Kompleks Lippo Jiwa, setelah proyek milik Kanindo ini diambil alih sebagian oleh imperium bisnis Lippo. Pembangunan Menara Global dilakukan oleh Duta Graha Indah mulai Mei 1994 hingga selesai pembangunannya secara keseluruhan pada Mei 1996.


Secara rancangan arsitektur, Menara Global dirancang sebagai gedung pintu masuk pertama untuk gedung tertinggi di kawasan Century Towers, namun karena masalah koefisien luas bangunan, rencana berubah dengan desain kembaran yang direncanakan diubah; tetapi dengan krisis moneter yang berkecamuk, dan perubahan kepemilikan berikutnya, proyek Century Towers ti…

Apartemen Nuansa Hijau

Image
Apartemen Nuansa Hijau, atau sebelumnya bernama Apartemen Greenview, adalah sebuah kompleks apartemen mewah, berwarna merah, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Apartemen seluas 5 hektar ini dikembangkan oleh divisi real estate Grup Sinar Mas, di bawah nama Sinarsurya Land, dan desain apartemen dirancang oleh tim arsitek dari Kume Consultant dari Jepang, bekerjasama dengan Paraga Arta Mida, tim arsitek yang juga merancang banyak bangunan Sinar Mas. Apartemen yang dahulu bernama Green View ini, dibangun oleh pemborong kaliber besar Total Bangun Persada, mulai Oktober 1992 hingga Mei 1994.

Nuansa Hijau, sebagai apartemen mewah yang berlokasi di tengah-tengah perumahan mewah Pondok Indah dan membidik pasar ekspatriat karena kala itu orang Indonesia masih ogah tinggal di rumah susun, dirancang dengan memposisikan blok apartemennya ke arah Lapangan Golf Pondok Indah, dan memiliki 3 blok seragam dan berlantai 12. Apartemen tiga blok ini memiliki 177 unit (59 per tower asumsi)…

Mangga Dua Court

Image
Apartemen Mangga Dua Court, berwarna kuning pale di dalam kawasan niaga Mangga Dua, dikembangkan oleh Duta Pertiwi sebagai bagian dari pengembangan Mangga Dua. Apartemen kembar dengan masing-masing 16 lantai ini dirancang oleh tim arsitek dari Perentjana Djaja dan dibangun oleh PT Pembangunan Perumahan mulai Juni 1992 sampai selesai dibangun pada Agustus 1993, menurut PT PP. Majalah Konstruksi melaporkan bahwa proyek selesai dilakukan pada Oktober 1993, sekaligus mengadakan serah-terima kunci unit apartemen.

Alasan dari pembangunan Mangga Dua Court didasari ide bahwa pengusaha di kawasan Mangga Dua memerlukan tempat kerja, dan ini yang diubah menjadi peluang bagi kelompok bisnis Eka Tjipta Widjaja, yang juga mengembangkan proyek-proyek terdekat di kawasan Mangga Dua seperti Mangga Dua Centre dan ITC Mangga Dua. Proyek tersebut memang awalnya dikritik karena lokasinya yang dianggap tidak sesuai dengan rencana apartemen Mangga Dua Court. Hal menarik lain dari apartemen ini…

Apartemen Taman Raja

Atau dulunya bernama Apartemen Kingsgate Mansions, di zaman bahasa Inggris menguasai gapura masuk dan material iklan real estat Indonesia sebelum 10 Agustus 1995.
Apartemen Taman Raja adalah kawasan apartemen yang berlokasi di Jalan Warung Jati Barat I, tiga setengah kilometer dari Jalan H.R. Rasuna Said, yang dikembangkan oleh Grup Korindo. Merupakan properti pertama Grup Korindo sebelum mereka mencaplok Wisma Korindo yang dahulu adalah kembangan Sinar Mas, apartemen tiga blok dan 8 lantai ini dirancang oleh arsitek dari Singapura, SG Chin & Associates, dengan Jata Nurman sebagai biro perancang strukturnya, dan dibangun oleh Total Bangun Persada, mulai Juli 1993 hingga sekitar akhir 1994 (menurut Konstruksi dan Total Bangun Persada; pihak Korindo menyebut kompleks apartemen tersebut selesai dibangun pada Juni 1995).
Desain arsitekturnya berlanggam pascamodern, tapi dari pandangan penulis, desain Apartemen Taman Raja ibarat versi apartemen rakyat Soviet yan…

Menara Mandiri

Image
Menara Mandiri, dahulu bernama Plaza Bapindo atau Bapindo Center, adalah menara perkantoran kembar berlantai 29 dan 1 basement yang berada dekat dengan Gedung BEI dan tepat di kuadran selatan kawasan bisnis Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Menara Mandiri yang berbentuk kotak dengan muncuk berlapis kaca dan berbentuk segi delapan ini dirancang oleh Ki-Suh Park dari Gruen Associates asal Los Angeles, Amerika Serikat, dan strukturnya dirancang oleh Wong Hobach Lau Associates. Pembangunannya berlangsung mulai tahun 1993, hingga selesai dibangun pada 1995 untuk menara pertama dan 1996 untuk menara kedua. Pembangunan dilakukan oleh pemborong negara PT Pembangunan Perumahan. Awalnya gedung ini dikelola oleh Duta Anggada Realty mulai tahun 1994 sampai pada tahun 2014, atau selama 20 tahun, dalam bentuk bangun, operasi dan pindahtangan (built, operate and transfer), gedung ini dikembalikan ke tuan tanahnya yaitu Bank Mandiri selaku penerus Bank Pembangunan Indonesi…

Gedung Jamkrindo

Image
Gedung Jamkrindo adalah sebuah gedung berlantai 10 dan 2 basement, dengan luas lantai 16.796 meter persegi di Jalan Angkasa, kawasan Bandar Baru Kemayoran, yang sesuai namanya, adalah kantor pusat dari Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), BUMN yang bergerak di bidang jaminan kredit.
Gedung yang desainnya stereotipikal bangunan pascamodernisme ini dirancang oleh tim arsitek dari Team 4 Architects, dan dibangun oleh PT Pembangunan Perumahan mulai Januari 1993 dan selesai dibangun pada November 1994 sebagai Gedung Pengembangan Keuangan Koperasi (Gedung PKK), menghabiskan kurang lebih Rp 22,3 milyar dari suntikan modal negara. Gedung PKK berganti nama seiring perubahan nama BUMN menjadi Jamkrindo pada November 2000.
Gedung berlapis kaca, granit di 2 lantai terbawah dan polesan aluminium ini tidak memiliki keistimewaan secara atau sejarah yang cukup berarti. Data dan faktaNama lama: Gedung PKKAlamat: Jalan Angkasa B9 Kav. 6 JakartaArsitek: Team 4 ArchitectsPembo…

Graha Pena Surabaya

Image
Graha Pena adalah sebuah gedung perkantoran setinggi 138 meter, atau 88 meter di luar antena radio, milik konglomerasi media Jawa Pos di Jalan Ahmad Yani No. 88, Surabaya.

Awal pembangunan Sejarah awal dari Graha Pena Jawa Pos di Surabaya ini didasari alasan klasik. Kantor lama di Jalan Karah Agung No. 45, yang dirancang berkonsep office park, sudah kelebihan beban karena ditempati oleh puluhan anak perusahaan koran asuhan Dahlan Iskan ini (1). Dengan alasan inilah pihak Jawa Pos memutuskan membangun gedung tinggi baru di dekat Polda Jatim, selain untuk memodernisasi sistem kewartawanan Jawa Pos melalui operasional gedung 24 jam (1). Rencana ini sempat tertunda karena masih gantungnya rencana pelebaran Jalan Ahmad Yani, tetapi pada akhirnya proyek tersebut mau tidak mau harus dijalankan (2).
Pemancangan tiang pertama pembangunan Graha Pena Jawa Pos pun dilakukan pada 16 Desember 1997, dihadiri oleh pejabat Provinsi Jawa Timur termasuk Gubernur Ba…