Graha Irama

Graha Irama & Aktiva
Graha Irama dengan logo lama Indorama. Foto pribadi, Creative Commons License

Graha Irama, atau Graha Indorama setelah penempat utama gedung ini, yaitu perusahaan petrokimia Indorama, adalah gedung perkantoran bergaya pascamodern yang dibangun di kawasan H.R. Rasuna Said, Jakarta. Gedung yang dimiliki oleh Perhimpunan Penghuni Graha Irama ini rancangan gedungnya dibuat oleh Cameron Chisholm & Nicol dari Perth, WA, Australia bersama dengan Airmas Asri (1). Sebelumnya nama gedung ini bernama Times Square sejak pertama dibangun mulai Februari 1993 hingga ganti nama seperti sekarang sejak akhir Oktober 1995 (3).

Graha Irama dibangun oleh pemborong swasta Tata Mulia Nusantara mulai April 1993 dan diperkirakan selesai dibangun pada bulan September 1994. Secara struktur Graha Irama dibangun di atas pondasi bored pile sedalam 20 meter dengan struktur utama beton bertulang biasa dengan shear wall bebas kolom. Kulit luar dilapisi kaca berwarna kebiruan, dan lapis aluminium dan granit untuk 3 lantai terbawah (1).

Graha Irama dikenal merupakan pionir dari perkantoran berstatus strata. Pada awal 1993, ditengah banjir perkantoran di ibukota, Procon Indah selaku agen real estate perkantoran melakukan manuver berani dengan menjual murah gedung dengan luas lantai net 27 ribu meter persegi ini (gross 55.500 meter persegi) (1) dengan tebusan 2.100 dolar AS/m persegi (2), di bawah harga yang dipatok rival sejenis, bahkan ditawarkan sampai 6 skema pembayaran, disebut sebagai balloon payment (2).

Majalah Prospek pernah mengkritik skema tersebut karena dianggap mengabaikan bunga dan fluktuasi nilai tukar rupiah ke dolar (2), terutama dengan malaise besar 1997-98, membuat pembayaran cicilan ruang kantor di Graha Irama ini mungkin saja macet kalau dibayar dengan nilai dolar AS. Gedung yang dikembangkan bersama oleh Grup Indorama dengan Grup Kalbe (1)(2) ini masih menjadi kantor pusat perusahaan petrokimia Indorama, bersama dengan beberapa perusahaan lain.

Data dan fakta

  • Nama lama: Times Square
  • Alamat: Jalan H.R. Rasuna Said X1 Kav. 1-2
  • Arsitek:
    • Cameron Chisholm & Nicol (arsitek utama)
    • Airmas Asri (architect of record)
    • Ove Arup & Partners (struktur)
    • Perkasa Carista Estetika (struktur)
  • Pemborong:
    • Tata Mulia Nusantara
  • Lama pembangunan:
    • April 1993 - September 1994
  • Jumlah lantai: 17 + 3 basement
  • Biaya pembangunan: USD 60 juta/Rp 124 milyar (1993, setara Rp 1,2 triliun rupiah nilai 2020)

Referensi

  1. Retnowati, Saptiwi Djati (1993). "Info Proyek: Times Square". Majalah Konstruksi No. 180, April 1993.
  2. Nukman Luthfie (1993). "Times Square: Menembus Celah Sempit". Majalah Prospek, 27 Februari 1993.
  3. Suara Pembaruan, 23 Oktober 1995 (iklan)

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 13 Juli 2020)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

Hotel Sari Pacific (terbaru 17 Oktober 2019)

Sejarah Pusat Perbelanjaan Jakarta - Bab II: Lintas Melawai

Menara Imperium