Plaza Warly (terbaru 19 Juli 2020)

Gedung yang sebelumnya merupakan kantor pusat dan supermarket Dwima adalah rancangan firma lokal Nusa Arte Politan, dan pemborongnya adalah Hammer Sakti untuk pondasi dan Binareka Sarana Ageng untuk struktur utama. Plaza Dwima 1, begitu nama awalnya, dibangun mulai September 1989, selesai pada bulan Desember 1990 (14 bulan), dan diresmikan 30 Mei 1991 oleh Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto. Soal rancangan, diklaim mengikuti citra korporasi Grup Dwima dan finishingnya tipikal gedung berlanggam pascamodern era 1980an, lapis kaca dengan komposit.

Plaza Warly Jakarta sebelum renovasi, 1991, masih bernama Plaza Dwima
Saat dibuka, 1991. Foto Gedung Dwima I pra-renovasi di dunia maya sulit dicari.
Foto: M. Zakir Salmun/Warta Ekonomi

Gedung Dwima I hanya berlantai 7, tinggi sekitar 27 meter dan memiliki luas lantai awal 10.891 meter persegi, yang diperkirakan sudah bertambah seiring renovasi.

Penulis tidak mengetahui nasib dari Grup Dwima pasca krisis moneter 1998. Sebelum direnovasi menjadi sebuah hotel dengan 98 kamar dan kedai kopi kelas atas, gedung ini juga diisi kedai donat Dunkin' Donuts. Tenant awal yang pernah masuk ke Plaza Warly saat masih di tangan Grup Dwima selain Grup Dwima dan Pasar Swalayan Dwima adalah Bank BCA, Bank Nusa dan beberapa toko-toko.

Eks Dwima Plaza
Sekarang. Foto pribadi, Creative Commons License
Sekitar 2016-2017 Plaza Dwima direnovasi, mengalami penambahan hotel dan satu lantai untuk rumah makan dan berganti nama menjadi Plaza Warly. Sejak perubahan nama tersebut, tenant pun berganti, tidak lagi Dunkin' Donuts dan perusahaan lokal, melainkan Hotel Daily Inn yang memiliki , kedai kopi Starbucks dan Indomaret.

Data dan fakta

  • Nama lama: Plaza Dwima 1
  • Alamat: Jalan Jend. Ahmad Yani Kav. 67 Jakarta
  • Arsitek: Nusa Arte Politan
  • Pemborong:
    • Binareka Sarana Ageng (struktur atas)
    • Hammer Sakti (pondasi)
  • Lama pembangunan: November 1989 - awal 1991
  • Diresmikan: 30 Mei 1991
  • Jumlah lantai: 7 + 1 basement
  • Tinggi gedung: 28 meter (asumsi SGPC)
  • Biaya pembangunan: ~Rp. 12,5 milyar (1990, setara Rp. 160 milyar nilai 2020)
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Saptiwi Djati Retnowati (1990). "Gedung perkantoran dan swalayan "Dwima". Majalah Konstruksi No. 151, November 1990.
  2. "Hotel Daily Inn Jakarta: Kemewahan Yang Terjangkau". Hotelopedia, 20 Februari 2018. Diakses 4 September 2019. (Arsip)
  3. "Dwima, Tertutup Sudah". Warta Ekonomi, 10 Juni 1991, hal. 56
  4. Laman resmi Daily Inn, diakses 19 Juli 2020 (arsip)

Lokasi

Perubahan

  • Pertama ditulis 29 November 2019
  • 19 Juli 2020: Detail tambahan dari Warta Ekonomi

Comments

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

City Plaza Klender

Cowell Tower

Gedung Sekretariat ASEAN (terbaru 5 Juni 2020)

Hotel Inna Grand Bali Beach (terbaru 30 Maret 2020)

Intiland Tower Jakarta (terbaru 20 Mei 2020)