Menara Topas (terbaru 2 Mei 2020)

Menara Topas
Foto koleksi pribadi, Creative Commons License

Dahulu bernama Thamrin Building, Wisma Bank Industri, Wisma Bank Surya dan Menara Eksekutif selama hayat hidupnya. Gedung yang terjepit diantara Sungai Cideng dan Jalan M.H. Thamrin ini merupakan gedung campuran kantor dan hotel dengan 16 lantai dan luas lantai total 13.478 meter persegi (2), dengan gaya arsitektur modern yang sangat elegan, dirancang oleh tim arsitek Kajima Design dengan Armekon Reka Tantra sebagai architect of record-nya (1). Pembangunan gedung yang dibangun di atas lahan sempit ini dilakukan oleh J.O. Waskita Kajima dan Kajima Corporation, mulai September 1988 dan selesai dibangun Maret 1990 (1).

Tercatat Bank Industri, Bank Surya dan Bank Eksekutif, selanjutnya Bank Pundi pernah menempati gedung ini. Mulai September 2015 hingga Agustus 2016, dua lantai terbawah dan lantai 6-11 dialihfungsikan menjadi Hotel Four Points by Sheraton, berkapasitas 164 kamar (3)(4) - menyisakan lantai 12-16 untuk kantor (3).

Sejak 24 April 2020, kepemilikan gedung Menara Topas, eks Wisma Bank Industri, berpindah dari PT Perdana Tangguh Abadi, afiliasi Grup Mayapada, kepada Bank Mayapada, bank milik Grup Mayapada, dengan tebusan 1,5 triliun rupiah (8)(9).

Arsitektur dan struktur

Desain arsitekturnya cukup sederhana, mengingat lokasinya berada di lahan sempit, efisiensi lantai, efisiensi pemakaian gedung, benar-benar dipikirkan (1). Walaupun itu gedung era Dilan, dengan lahan sesempit itu, merancang gedung dengan gaya pascamodernisme bukan pilihan yang masuk akal (1). Lapis luar bangunan yang didominasi garis-garis horisontal ini awalnya berlapis aluminium curtain wall berwarna abu dan lapis jendela kaca (1). Aluminium curtain wall kini diganti dengan lapis berwarna kuning kecokelatan pasca-dibeli Grup Mayapada.

Struktur bangunan menggunakan pipa baja dalam (kedalaman 40 meter) dan struktur atas menggunakan frame terbuka dengan tembok geser untuk core melintang, untuk memperkuat struktur gedung yang memanjang (1).

Deskripsi hotel

Seperti yang sudah disinggung di atas, Hotel Four Points by Sheraton menempati dua lantai terbawah dan lantai 6-11. Hotel bisnis berbintang 4 ini memiliki 164 kamar tidur tipe suite dan deluxe (6), tiga ruang pertemuan seluas 1.615 meter persegi (7), serta memiliki fasilitas pusat kebugaran 24 jam hingga restoran The Eatery dan bar Best Brews di lantai dasar (5).

Hotel ini dinobatkan sebagai hotel bisnis terbaik 2016 oleh Forbes Indonesia (5).

Data dan fakta

  • Nama lama: Thamrin Building, Wisma Bank Industri, Wisma Bank Surya, Menara Eksekutif
  • Alamat: Jalan M.H. Thamrin No. 9 Jakarta
  • Arsitek:
    • Kajima Design (perancang utama, arsitektur)
    • Armekon Reka Tantra (architect of record)
    • Wiratman & Associates (struktur)
  • Pemborong: Waskita Kajima
  • Lama pembangunan: September 1988 - Maret 1990
  • Jumlah lantai: 16
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Vera Trisnawati (1990). "Gedung Wisma Bank Industri: Kesederhanaan jadi daya tarik utama." Majalah Konstruksi No. 147, Juli 1990
  2. Website resmi Menara Topas, diakses 8 Agustus 2019 (arsip)
  3. Ropesta Sitorus (2016). "Resmi Beroperasi, Four Points by Sheraton Jakarta Optimis Mampu Bersaing". Bisnis Indonesia Online, 23 Agustus 2016. Diakses 8 Agustus 2019 (arsip)
  4. Wahyu Adityo Prodjo (2016). "Hotel Four Point Pertama di Jakarta dibuka". KOMPAS.com, 17 Agustus 2016. Diakses 8 Agustus 2019 (arsip)
  5. "Four Points by Sheraton Jakarta". Blog pribadi Adam Andrian, 14 Juli 2017. Diakses 9 Oktober 2019 (arsip)
  6. Website resmi Four Points by Sheraton Jakarta Thamrin, part of Marriott International. (arsip)
  7. Puri Yuanita (2016). "Hotel Mewah Baru Hadir di Tengah Lokasi Perkantoran Jakarta". Dream.co.id, 15 Agustus 2016. Diakes 9 Oktober 2019 (arsip)
  8. M. Richard (2020). "Transaksi Afiliasi, Bank Mayapada Beli Tiga Gedung Rp3,5 triliun". Bisniscom, 29 April 2020. Diakses 2 Mei 2020 (arsip)
  9. Rilis pers Bank Mayapada, 28 April 2020. Diakses 2 Mei 2020 (arsip)

Lokasi


View Larger Map

Perubahan

  • Pertama ditulis 1 November 2019
  • 2 Mei 2020: Pemindahtanganan kepemilikan gedung terbaru ditambah

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 25 November 2019)

Wisma Bumiputera Bandung (terbaru 25 Mei 2020)

Menara Imperium

Gedung Sapta Pesona (terbaru 19 September 2019)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)