Bangunan kecil: Bank Rakyat Indonesia

Bank BRI, bank yang identik dengan segmentasi UMKM ini sangat familiar bagi beberapa orang. Dengan 468 kantor cabang, 610 cabang pembantu dan lebih dari ribuan kantor unit BRI dan kantor kas, dan lebih dari 300 ribu e-channel, dan lebih dari 100 juta nasabah di seluruh Indonesia, serta memiliki satelit perbankan pertama di dunia, tidak salah bila Bank Rakyat Indonesia, nama lengkapnya, mengklaim dirinya sebagai institusi keuangan terbesar di Indonesia (public expose BRI 2018).

BRI, seperti halnya bank-bank lain di Indonesia, memiliki kantor cabang bank yang memiliki signifikasi arsitektur lokal maupun sejarah. Skup Setiap Gedung Punya Cerita dimulai dari era Demokrasi Terpimpin hingga awal masa reformasi (2002), maka penulis akan memberikan informasi mengenai cabang BRI yang terlalu sedikit untuk dibahas sebagai posting individual, di kompilasi postingan ini. Selamat membaca.

Cabang Rajawali Surabaya

Gedung BRI Jembatan Merah
Foto pribadi, Creative Commons License

  • Alamat: Jalan Rajawali No. 23-27 Surabaya
  • Arsitek: Team 4 Architects
  • Pemborong:
    • Total Bangun Persada
  • Lama pembangunan: Januari 1988 - Februari 1989
  • Tinggi gedung: 20 meter
  • Jumlah lantai: 4 + 1 basement
  • Biaya pembangunan: sekitar Rp. 3,8 milyar (1989)
  • Signifikasi: Tidak ada
Gedung BRI Cabang Rajawali Surabaya, berani beda dengan tetangganya yang teguh dengan langgam vernakular Indische, adalah gedung bergaya pascamodernisme. Hanya berlantai empat dengan satu basement, gedung berketinggian 20 meter ini dirancang oleh tim arsitek Team 4 pimpinan Ir. Zachri Zunaid dan dibangun oleh pemborong swasta Total Bangun Persada mulai Januari 1988 dan selesai Februari tahun selanjutnya.

Rancangan BRI cabang Rajawali ini cukup kontroversial, karena fanatik bangunan kuno menganggap gedung ini sudah melenceng dari konteks kawasan Jembatan Merah, terutama karena gedung ini dibangun di atas bekas gedung kuno yang dibongkar pada November 1987. Tetapi menurut Zachri, keadaan lahan tak bisa berkompromi pada lingkungannya, namun diusahakan lebih "menghargai kawasan" (tanda kutip, karena pemikiran Zachri dengan fanatik bangunan kuno akan berbeda) dengan memberi lapis kaca pada sisi barat dan timur untuk memberikan refleksi bangunan kuno.


View Larger Map

Referensi

  • Urip Yustono (1989). "Gedung BRI Cabang Surabaya: Kaca reflektif untuk merefleksikan bangunan disampingnya". Majalah Konstruksi No. 136, Agustus 1989.

Cabang Kawi Malang

gedung bri cabang malang
Foto: Majalah Konstruksi, Juni 1988
  • Alamat: Jalan Kawi No. 20-22 Malang
  • Arsitek: Team 4 Architects
  • Pemborong:
    • Pembangunan Perumahan
  • Lama pembangunan: selesai dibangun 1988
  • Jumlah lantai: 4 + 1 basement
  • Signifikasi: Tidak ada
Gedung berlantai 4 dan bergaya modernisme ini mengusung perpaduan arsitektural dan struktur. Berlokasi dipojokan Jalan Kawi, gedung rancangan Team 4 Architects ini dirancang tahan gempa (dengan penggunaan tembok geser yang solid dan balok lantainya yang keseluruhan induk), fungsional dan langit-langit lobinya sempat terekspos dengan baloknya berbentuk segi tiga. Yups, arsitek dari Team 4 menganggap segitiga dianggap bentuk yang paling kaku.

Karena belum ada data pasti soal lama pembangunan gedung ini, penulis memperkirakan gedung ini selesai dibangun pada 1988. Sayangnya, per 2018, kantor BRI kancab Kawi Malang sudah berubah penampilan seperti kebanyakan gedung BRI lainnya.


View Larger Map

Referensi

  • Vera Trisnawati (1988). "Gedung BRI Cabang Malang: Perpaduan konsep Struktur dan Arsitektur". Majalah Konstruksi No. 122, Juni 1988

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Gedung Sapta Pesona (update 19 September 2019)

Mall Ciputra Jakarta

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

City Plaza Klender

Grha BNI