Posts

Showing posts from October, 2019

Di Balik Tag GOP - Gedung Oplasan

Image
Gedung Kementerian BUMN, sebelum (kiri) dan sesudah. Foto pribadi penulis.
Sebelum memulai tulisan blog ini, penulis memulainya dengan kritikan kepada arsitek dan pengelola gedung. Sebelum anda merenovasi bangunannya, ketahui dulu sejarah bangunannya, tahun berapa dibangun dan sebaiknya bagaimana anda memperlakukan bangunan. Jangan hanya mengejar kerennya saja, atau mengejar agar "harus sesuai dengan citra korporat" blah blah blah, blathering blatherskite ala Fenton Crackshell-Cabrera yang justru menghilangkan keberagaman citra dan jejak sejarah arsitektur itu sendiri.

Bila anda membaca beberapa tulisan yang sudah dimuat di blog ini, anda pasti mendapati adanya tag GOP - Gedung Oplasan. Ya, tag tersebut dimunculkan sebagai bentuk keprihatinan atas ketidakpedulian, atau kemunafikan, orang-orang Indonesia dalam memandang sebuah arsitektur atau gedung.

Gedung lama yang memiliki gaya arsitektur tertentu diubah oleh pemilik baru atau pemilik yang sudah ada dan ingin menggantinya …

City Plaza Klender

Image
City Plaza Klender, bergaya neomodern dengan jumlah lantai mencapai 5 lapis, dan 2 basement (1). City Plaza Klender ditempati oleh beberapa tenant-tenant kelas atas seperti bioskop XXI dan Solaria (rumah makan) selain department store Ramayana dan supermarket Robinson. Sayangnya, soal sejarah, City Plaza Klender, awalnya bernama Central Klender Plaza, Citra Mall Klender dan Yogya Mall Klender, dipenuhi kisah suram soal 200 orang yang matang dibakar oleh orang tak dikenal saat kerusuhan 1998 - episode tersuram sejarah City Plaza Klender.

Waktu diputar ke tahun 1989. Mall yang dimiliki dan dirancang arsitekturnya oleh Central Intan Cakrawala memulai pembangunannya. Berita di Majalah Konstruksi edisi Agustus 1990 melaporkan gedung ini diperkirakan selesai dibangun Desember 1990 (1), perkiraan penulis adalah 1991 bila menghitung keterlambatan pembangunan atau grand openingnya. Mall ini diborong oleh PT Daya Cipta Abadi, perusahaan lokal (1). Mall ini dirancang menampung 200 kios di lanta…

Wisma Bumiputera

Image
Wisma Bumiputera, berlokasi di kavling 75 Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, adalah kantor pusat resmi Asuransi Jiwa (Bersama) Bumiputera 1912 sejak 1985; sebelumnya kantor pusat AJB 1912 berada di Jalan HOS Cokroaminoto sejak 1960an. Gedung rancangan Timothy Seow dari Singapura, bersama dengan Encona Engineering ini menjalani masa konstruksi, dilakukan oleh J.O. (joint operation) pemborong Sagita Dumez dan Macadam Indonesia, mulai November 1982 dan selesai dibangun tepat waktu pada Januari 1985 (1)(3). Pembangunan Wisma Bumiputera menghabiskan biaya Rp 16 milyar (1985) (1)(2), atau setara Rp 276 milyar nilai 2019.

Wisma Bumiputera diresmikan oleh Dirut PT Wisma Bumiputera Zulkarnaen Ali, pada malam 18 Mei 1985 (4). Tetapi baru setahun kemudian, sejak 11 Maret 1986, AJB Bumiputera pindah secara penuh ke gedung ini (5).

Selain menjadi kantor AJB Bumiputera, gedung ini dahulu pernah menjadi kantor sayap perbankan AJB Bumiputera, Bank Bumiputera (kini MNC Bank, masih buka cabang di gedun…

World Trade Centre Jakarta

Image
World Trade Centre Jakarta, begitulah nama resminya dengan penulisan Inggris Raya(21), kebanyakan media massa menulis World Trade Center. Kompleks perkantoran di pojokan Jalan Prof. Dr. Satrio dan Jenderal Sudirman, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman Kav. 29-31 ini dimiliki dan dikembangkan oleh PT Jakarta Land, perusahaan kerja sama Central Cipta Murdaya (sebelumnya dipegang PT Metropolitan Kentjana) dan perusahaan properti asal Hong Kong, Hongkong Land.

Tiga blok pertama, WTC 1, WTC 5 dan WTC 6 keseluruhan dirancang oleh Palmer & Turner bersama dengan partner lokal Perentjana Djaja. Dua tower terbarunya, WTC 2 dan WTC 3 sudah tidak lagi melibatkan Palmer & Turner dan Perentjana Djaja, sebaliknya kedua gedung berlapis kaca tersebut dirancang Aedas bersama dengan partner lokal yang berbeda-beda.

Lisensi Creative Commons dapat anda lihat di halaman Flickr masing-masing foto.
World Trade Centre 5 (1976) Inilah gedung pertama yang dibangun di kompleks World Trade Centre, dengan …

Gedung Perkantoran Medan Pemuda

Image
Gedung berlantai 8 ini sebenarnya tidak terlalu signifikan untuk mewarnai cakrawala Surabaya, tetapi gedung ini cukup menarik untuk dibahas, karena desainnya yang cukup menarik ini ternyata dirancang oleh tim arsitek Desakota Infra pimpinan Rivai Pulungan, dengan Daniel A. Imanto sebagai kepala tim perencana. Gedung tersebut dibangun mulai 17 Mei 1985 dan selesai dibangun sekitar November 1986 dan mulai digunakan pada 13 Juli 1987.


Desain arsitekturnya dibuat simetris dan sama dari keempat sudut, dan juga sangat memperhitungkan ekonomi dari pembangunan gedung, disebut dengan Value Engineering. Dalam ilmu ini, rancangan gedung dibuat semaksimal mungkin agar memiliki luas perkantoran yang maksimal dan luas lahan yang ekonomis. Apa yang ditarik dari ilmu ini adalah luas lantai gedung totalnya hanya k/l 9.000 meter persegi dengan luas lahan 6.000 meter persegi. Finishing bangunan menggunakan lapis kaca riben dan tembok dicat putih.


Gedung setinggi 40 meter ini dibangun dengan pondasi Fra…

Graha PPI

Image
Gedung berlantai 5 ini merupakan kantor PT Dharma Niaga atau yang kini menjadi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (sejak 2003) sejak awal 1993. Hanya 5 lantai, gedung bergaya pascamodern dengan aksen wawasan nusantara yang kuat (1) ini merupakan kantor komersil disamping menjadi kantor pusat PT PPI. Graha PPI dirancang oleh tim arsitek dari Atelier 6 (1) dan strukturnya dirancang oleh Decimal Engineering (1), dan pemborongan dilakukan oleh PT Adhi Karya (1). Pembangunan dilangsungkan mulai 24 Juli 1991 (2) dan selesai sekitar November 1992, bila menghitung laporan wartawan KOMPAS yang melaporkan bahwa Wisma Dharma Niaga, nama lama gedung ini, sudah selesai dibangun, per 6 Desember 1992 (2). Dharma Niaga merogoh Rp. 17,5 milyar (nilai 1992) untuk membangun Graha PPI termasuk denda (2).

Graha PPI menjadi aset properti pertama PT Dharma Niaga yang bergerak di bidang ekspor-impor dan distribusi (2). Rencana Dharma Niaga membangun hotel dan perkantoran di kota-kota lain di Indonesia (2) …

Bank Permata (Dewi Sartika, Denpasar)

Image
Gedung tersebut cukup sederhana. Berlantai 4, bergaya arsitektur Bali. Dan gedung ini, beralamat di Jalan Dewi Sartika Kav. 88, adalah kantor cabang Bank Bali yang diresmikan oleh Gubernur Bali pada 8 Agustus 1994. Gedung dengan luas lantai 2.000 meter persegi ini adalah kantor cabang utama Bank Bali untuk seluruh provinsi Bali dan juga sebagai kantor beberapa perusahaan yang mau menyewa di gedung ini. Ironisnya, Bank Bali tidak berkantor pusat di Bali.

Dengan perkembangan perbankan di Indonesia, Bank Bali melebur ke beberapa bank lain dan menjelma menjadi Permata Bank. Sumberfen (1994). "Gubernur Bali Resmikan Bank Bali Building". Republika, 10 Agustus 1994. Lokasi
View Larger Map

Tamara Centre

Image
Tamara Centre, sepertinya anda bisa membayangkan bahwa gedung ini adalah rancangan orang asing dengan desainnya yang pascamodern dan canggih. Tidak. Tamara Centre dirancang oleh insinyur-insinyur kebanggaan anak bangsa dari Accasia (1). Gedung berlantai 20 ini dibangun oleh Ssangyong Engineering & Construction, bekerja sama dengan Takarin Tamara J.O. (1), mulai November 1988 (1) dan diperkirakan rampung 1990. Estimasi tersebut diambil penulis karena pekerjaan struktur secara keseluruhan selesai Oktober 1989 (1).

Desain Tamara Centre yang seperti penulis sebutkan tadi, berlanggam pascamodernisme dan canggih, mengejawantahkan logo Grup Tamara (1). Dua bagian gedung tersatukan oleh sebuah "shaft", begitu pemikiran tim arsitek Accasia, yang merepresentasikan Grup Tamara sendiri. Kulit luarnya yang berlapis kaca, alias legiun bangunan kaca tahun 1990an, menegaskan kesan modern dan memberi cahaya alami (setidaknya seperti itulah yang diklaim Tamara Land) (1)(2). Tidak ada bag…

Plaza Kuningan

Image
Plaza Kuningan, sebuah kompleks perkantoran dengan dua gedung perkantoran berlantai 11 dan sebuah gedung parkir yang berlokasi di bilangan Rasuna Said Jakarta, dikembangkan oleh Tri Dharma Sakti Indah, anak perusahaan dari Grup Mulia (1).

Kompleks perkantoran berkelir kaca bak berlian ini dirancang oleh tim arsitek Nihon Architects bersama dengan Dacrea sebagai firma pendamping.  Pemborong pembangunan gedung kembar tersebut adalah Jaya Ohbayashi, mulai 1 November 1983 hingga 15 Oktober 1984 untuk tahap I (Menara Utara dan gedung administrasi + eksterior) dan 21 Maret 1984 hingga 31 April 1985 untuk tahap II (Menara Selatan dan gedung parkir + eksterior) (1).
Bom Kedutaan Australia Plaza Kuningan menjadi satu dari beberapa gedung korban serangan bom yang dilakukan oleh anak buah teroris kelas kakap Dr. Azahari dan Noordin M. Top pada tanggal 9 September 2004 (2). Serangan bom mobil boks tersebut menyebabkan keseluruhan gedung di Plaza Kuningan babak belur oleh imbas ledakan dan getara…

Wisma CIMB Niaga Bandung

Image
Wisma CIMB Niaga, dulu bernama Lippo Centre atau Wisma Lippo Bandung, dirancang oleh tim arsitek dari Denton Corker Marshall dari Australia melalui biro Hongkong dan partner lokal Duta Cermat Mandiri, dan dibangun oleh pemborong Total Bangun Persada mulai Februari 1991 dan rampung pada Maret 1992, bulan yang sama saat Wagub Jawa Barat Karna Suwanda meresmikan gedung kaca berlantai 11 ini. Wisma CIMB Niaga konon menjadi gedung perkantoran multitenant pertama di Bandung yang beroperasi.

Secara arsitektural, bangunan ini bersifat fungsional dan simpel (form follow function) dengan sedikit nuansa pascamodernisme pada podiumnya, klaim tim arsitek dari Duta Cermat Mandiri, ingin menyesuaikan model podium dengan nuansa art deco yang mendominasi lanskap arsitektur Jalan Asia Afrika. Selebihnya, gedung berlapis kaca dan granit ini tidak memiliki keistimewaan lain baik dari segi fitur arsitektur maupun strukturnya yang menerapkan pondasi monopile dan struktur atas frame terbuka, tembok geser d…

Gedung Wirausaha

Image
Gedung perkantoran di Jalan H.R. Rasuna Said ini awalnya dimiliki oleh PT Sinar Sahabat, sebagai Gedung Perkantoran Sinar Sahabat dan dibangun oleh Total Bangun Persada dari Oktober 1989 dan selesai di rentang September-Desember 1990 (mengingat di Majalah Konstruksi edisi Mei 1990, pemborong mengharapkan sebelum Oktober 1990 gedung ini sudah selesai, tetapi perlu dicatat, kemoloran suatu saat bisa terjadi).

Tak ada hal yang khusus dari bangunan berlantai 8 dengan luas lantai 11 ribu meter persegi ini. Dirancang oleh Airmas Asri di tahun-tahun awal mereka merintis perancangan gedung, Gedung Wirausaha terlihat segar tapi sangat steril dengan lapis alucobond dan curtain wall, dengan langgam modern akhir. Secara struktur, pondasi Frankipile dan struktur atas lapis beton bertulang yang ditumpu dua core tembok geser (shear wall).

Soal tenant, Gedung Wirausaha menjadi kantor cabang pembantu Bank Mandiri (meneruskan Bapindo) dan OCBC NISP, Indomitra Securities (di-suspend operasionalnya 2017…

Wisma Kodel

Image
Wisma Kodel, berlantai 11, adalah "teman karib" Gedung Migas d.h. Plaza Centris, dan Kedutaan Besar Arab Saudi d.h. Graha Codefin d.h. Gedung TIRA di bilangan HR Rasuna Said. Dibangun oleh Jaya Konstruksi mulai Juni 1990 dan selesai sekitar medio 1992 dan dibuka 10 Oktober 1992 oleh Dirut Kodel Fahmi Idris, yang sekarang lebih dikenal sebagai anggota Dewan Pembina Partai Golkar. Pembangunan Wisma Kodel sempat macet dari tenggat bulan Desember 1991 karena alasan teknis.

Wisma Kodel memiliki ruang kantor seluas 20.160 meter persegi dengan luas kasarnya 24.141 meter persegi, dan memiliki 11 lantai ditambah 3 lantai basemen dan 2 lantai penthouse yang diperuntukkan bagi pengelola bangunan. Gedung yang dirancang oleh tim arsitek Atelier 6 (desain) dan Decimal Engineering (struktur, listrik dan mekanik), masih merupakan tipikal bangunan bergaya modern, dengan lapis granit di 2 lantai terbawah, dipadukan dengan lapis aluminium dan jendela kaca. Soal tinggi bangunan, merujuk pada l…

Wisma Slipi

Image
Wisma Slipi, sebelumnya bernama Wisma Bisnis Indonesia, adalah gedung perkantoran sewa pertama di kawasan Jakarta bagian barat (walau Wisma Slipi bukanlah gedung perkantoran yang pertama di Jakarta Barat, karena sebelumnya sudah ada gedung Bank Dewa Rutji dan kantor PUSRI yang lebih dahulu dibangun), dibangun di samping Slipi Jaya Plaza yang disebut-sebut oleh Majalah Konstruksi (ed. November 1990) (2) sebagai "pionir di bidang pertokoan di wilayah Jakarta Barat".

Wisma Slipi dirancang oleh tim arsitek dari Arkonin, segrup dengan pengembang Pembangunan Jaya yang mengembangkan gedung dengan floorplate 22 ribu meter persegi ini (1), dan pembangunannya digarap oleh pemborong satu grup lainnya, Jaya Konstruksi, dan subkontraktornya digarap afiliasi Grup Jaya lainnya, Wisma Slipi dibangun mulai Juni 1990 (2) dan selesai dibangun sekitar November 1991 (1). Pembangunan Jaya merogoh kocek Rp 52 milyar, nilai 1992, untuk membangun gedung berlantai 14 ini (1).

Saat selesai dibangun, …