Hotel Century Park

Hotel Atlet Century
Lunak, plastis dan besar
Arsip foto pribadi, Creative Commons License
Hotel Century Park, awalnya berembel-embel Hotel Atlet Century Park, dibangun sebagai pengganti gedung berlantai 3 yang dulunya berfungsi sebagai guesthouse (penginapan) bagi para ofisial Asian Games 1962 yang tidak diberi jatah di kampung atlet, pasca Asian Games menjadi Hotel Asri, dibangun Q2 1960 - sekitar Mei 1962 dan dibongkar sebelum 1989. Pembangunan hotel berbintang empat ini, juga berfungsi sebagai pusat pelatihan atlet nasional, dibangun mulai awal November 1989 dan selesai dibangun pada Oktober 1991 dan mulai digunakan sebulan kemudian.

Deskripsi hotel

Hotel Century Park, dipasarkan baik secara cetak maupun online sebagai hotel bisnis, memiliki keistimewaan sebagai hotel yang berfungsi ganda sebagai wisma atlet yang sedang menjalani pelatnas. Saat pertama dibangun, lantai 2 sampai lantai 4, sebanyak 120 kamar, digunakan sebagai penginapan bagi atlet dan dirancang untuk menampung maksimal 4 atlet per kamar, sisanya adalah kamar hotel sebanyak 476 buah dengan 6 kategori mulai dari tingkat deluxe sampai presidential suite, awalnya hotel ini memiliki 474 kamar.

Fasilitas yang diberikan hotel ini, menurut web resmi Hotel Century Park, terdiri dari rumah makan Dapour, kedai Sweet Corner, dan 100 Eatery & Bar yang mengambil sebagian potongan depan gedung. Selain rumah makan, terdapat lounge premium, lapangan tennis dan kolam renang seperti halnya sebuah hotel resort.

Hotel Century Park memiliki 12 ruang rapat dan 1 ballroom untuk kebutuhan rapat, pernikahan atau acara-acara seremonial.

Arsitektur dan struktur

Hotel Century Park dirancang oleh firma arsitek (alias konsultan perencana) Airmas Asri, dan dirancang dengan gaya arsitektur pascamodern. Yusuf Setiadi, Direktur Airmas Asri, diwawancara Konstruksi, terbit pada Januari 1992, mengungkapkan filosofi rancangan Hotel Century Park: menyatu dengan lingkungan, luwes, tidak menyaingi (menghormati, dalam bahasa arsiteknya) Stadion Gelora Bung Karno dari segi penampilan dan sosok, dan tidak terkesan besar.

Namun penulis masih menganggap Hotel Century Park terlihat besar, karena proporsi penggunaan lahan untuk gedungnya cukup besar (hal ini memang dirancang karena kebutuhan bangunan sebagai wisma atlet), namun luwes karena, dari segi eksterior, Hotel Century Park tidaklah monoton dan tidak terlalu mengotak.  Saat pertama dibangun, Hotel Century Park dilapisi cat poliuretan dan lapis bubuk aluminium. Namun hotel dengan luas 40.500 meter persegi ini sudah berubah lapis gedung dua kali. Perubahan pertama adalah kombinasi putih-jingga, dan kedua, saat ini, adalah lapis hitam dan putih.

Struktur bangunan bawah/pondasi menggunakan pondasi frankipile dan struktur atas beton bertulang biasa dengan frame tembok geser, dengan lantai dicor di tempat.

Data dan fakta

  • Nama sebelumnya: Hotel Atlet Century Park
  • Alamat: Jalan Pintu I Senayan Jakarta
  • Arsitek:
    • Airmas Asri (arsitektur)
    • Wiratman & Associates (struktur)
  • Pemborong:
    • Murinda Iron Steel
  • Lama pembangunan: November 1989 - Oktober 1991
  • Jumlah kamar: 476 + 120 asrama atlet
  • Jumlah lantai: 17
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Urip Yustono; Dwi Ratih; Rakhidin; Sorita (1992). "Hotel Atlet Century Park: Lunak dan Plastis Untuk menghormati Stadion Utama". Majalah Konstruksi No. 165, Januari 1992.
  2. Web resmi Hotel Atlet Century
  3. Panitia Peneyelnggara Asian Games IV (1960). "Second Progress Report, Asian Games IV 1962." Penerbit tidak diketahui, halaman 5.
  4. Panitia Penyelenggara Asian Games IV (1962). "Third Progress Report, Asian Games IV 1962." Penerbit tidak diketahui, halaman 5.
  5. Kahfi Dirga Cahya (editor) (2013). "Dari Senayan Dengan Bangga..... (7)". National Geographic Indonesia, 13 Desember 2013. (arsip)

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Mall Ciputra Jakarta

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

City Plaza Klender

Grha BNI

Gedung Sapta Pesona (update 19 September 2019)