Gedung Bumi Asih Jaya

Gedung Bumi Asih Jaya
10 pilar tersebut runtuh juga. Foto pribadi, Creative Commons License

Gedung Bumi Asih Jaya adalah bekas kantor pusat asuransi jiwa Bumi Asih Jaya mulai 10 Juni 1989 (2) hingga dinyatakan pailit oleh Mahkamah Agung sejak 2016 (4), tiga tahun setelah izin operasional asuransinya dicabut Otoritas Jasa Keuangan (3).

Gedung berlantai 8 dengan 1 basement ini dirancang oleh tim arsitek dari Accasia (1), diawasi oleh tim arsitek Accasia dan dibangun oleh Jaya Ohbayashi sebagai pemborong pelaksana, Nusa Raya Cipta untuk pembangunannya, dan pondasi oleh Indopora (1), dari 10 Juni 1987 dan selesai pembangunannya pada tanggal 5 Desember 1988 (1)(2). 6 bulan kemudian, pada tanggal 10 Juni 1989, Gedung Bumi Asih Jaya diresmikan penggunaannya (2).

Gedung seluas 14.745 meter persegi tidak termasuk luas lantai basement (1) kini disita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat setelah tuntutah hukum oleh Asuransi Bumi Asih Jaya melawan Otoritas Jasa Keuangan memfinalisasi status pailit Bumi Asih Jaya sejak 8 Agustus 2018 (5).

Desain arsitektur dan struktur

Bila melihat desain gedungnya, memang terlihat tidak spesial. Gedung berlanggam internasional ini memiliki 13 pilar raksasa, 5 di sisi utara dan 5 selatan yang melambangkan Dasa Sila Asuransi Bumi Asih Jaya - Cermat, Hemat, Rajin, Jujur, Bertepat waktu, Bertepat janji, Tegas bijaksana, Berani, Prinsipal dan Bersih (1); dan 3 pilar di sisi barat dekat pintu gedung yang melambangkan masa lalu, masa kini dan masa depan (1). Dengan tumbangnya asuransi Bumi Asih Jaya selaku pemilik dan tenant utama gedung ini, arti pilar tersebut hanya menjadi bahan tertawaan belaka.

Penggunaan warna ungu lavender, atau lembayung, pada salah satu tembok dan core bangunan menonjolkan akar Nasrani dari filosofi hadirnya Asuransi Bumi Asih Jaya (1). Finishing gedung masih menggunakan keramik dan kaca hitam, hal yang biasa terlihat di gedung-gedung era Orde Baru.

Secara struktur, Gedung Bumi Asih banyak memakai balok pratekan untuk lantainya, sementara pondasinya menggunakan bored pile (1).

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan Matraman Raya No. 165-167 Jakarta
  • Arsitek: Accasia
  • Pemborong:
    • Jaya Ohbayashi (pelaksana)
    • Nusa Raya Cipta (pengerjaan gedung)
    • Indopora (Pondasi)
  • Lama pembangunan: Juni 1987 - Desember 1988
  • Dibuka: 10 Juni 1989
  • Jumlah lantai: 8 + 1 basement
  • Signifikasi: Peristiwa terkini (kasus pailit tenant utama gedung)

Referensi

  1. Esti Susanti (1988). "Gedung Bumi Asih: Dasa sifatnya diterapkan pada jumlah kolom". Majalah Konstruksi No. 128, Desember 1988
  2. A. Rasyid Muhammad (1995). "Bumi Asih Jaya, Dari dan Untuk Masyarakat". Media Indonesia, 5 Juni 1995.
  3. Press release Otoritas Jasa Keuangan, 22 Oktober 2013. Diakses 14 Agustus 2019. (PDF/Arsip/PDF Arsip)
  4. Dewi Rachmat Kusuma (2016). "Asuransi Bumi Asih Jaya Pailit, Pemegang Polis Bisa Ajukan Tagihan ke Sini". Detikcom, 15 Juli 2016. Diakses 14 Agustus 2019. (arsip)
  5. Dionsius Arya Bima Suci (2018). "Dinyatakan Pailit, Juru Sita PN Jakarta Pusat Segel Gedung Milik PT Bumi Asih Jaya". Tribunnews Jakarta, 8 Agustus 2018. Diakses 14 Agustus 2019. (arsip)

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Mall Ciputra Jakarta

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

City Plaza Klender

Grha BNI

Gedung Sapta Pesona (update 19 September 2019)