Posts

Showing posts from July, 2019

Oil Centre Building

Image
Addendum: Artikel tentang gedung ini tidak ditulis di hari Jumat, mengingat bulan Agustus khusus diperuntukkan bagi gedung-gedung pemerintah dan BUMN

Gedung Oil Centre Building, awalnya dibangun sebagai kantor kontraktor perminyakan asing (1)(2) agar perusahaan-perusahaan asing mau berkantor dan tinggal di Jakarta yang masih belum memiliki fasilitas standar internasional (3).

Tidak diketahui kapan pembangunan berlangsung, tetapi sebuah foto diplomat Soviet pada 1967 menampilkan gedung tersebut dalam tahap pembangunan dan sudah mencapai lantai 3. Sayangnya, penulis tidak menemukan foto tersebut lagi. Gedung tersebut diresmikan oleh Dirut PN Pertamina Ibnu Sutowo pada 10 Mei 1971 (1)(2).


Saat pertama dibangun, Oil Centre Building memiliki fasilitas super canggih di masanya seperti komputer dan teleks yang beroperasi non-stop (2) sehingga perwakilan perusahaan bisa berkomunikasi dengan kantor pusat dan pasar minyak global (1)(2), dan gedung ini memiliki gedung parkir berkapasitas 150 ken…

Hotel Mutiara I

Image
Addendum: Artikel tentang gedung ini tidak ditulis di hari Jumat, mengingat bulan Agustus khusus diperuntukkan bagi gedung-gedung pemerintah dan BUMN

Hotel Mutiara I, dengan gaya arsitektur yang cukup unik ini sebelumnya tidak diketahui asal-usul maupun sejarahnya. Sebelumnya, Pegipegi menyebut hotel ini dibangun pada 1982. Tetapi, pewartaan dari koran petang Sinar Harapan edisi 4 Desember 1974 ini menjelaskan sebaliknya.

Hotel Mutiara I dibangun mulai Januari 1973 dan selesai Juni 1974 (18 bulan) dengan biaya pembangunan Rp. 407 juta rupiah nilai 1974 (USD 980 ribu nilai 1974, setara USD 5 juta/Rp. 72,5 milyar nilai 31 Desember 2018), yang bersumber dari pinjaman jangka panjang Bapindo.

Belum diketahui siapa arsitek dan pemborong pembangunan hotel dengan 4 lantai dan 109 kamar ini. Hotel Mutiara I dibangun di atas lahan seluas 1.800 meter persegi.

Hotel Mutiara I diresmikan oleh Wakil Gubernur DI Yogyakarta Sri Pakualam VIII pada malam 29 November 1974. (Jumat ybl dalam harian petang…

Wisma Tugu (update 30 Juli 2019)

Image
Tidak banyak yang bisa dijelaskan dari blok kedua gedung ini selain gedung pertamanya dibangun selama 9 bulan oleh pemborong milik negara PT Pembangunan Perumahan pada 1987 (1) dan dibuka oleh Presiden Soeharto pada 26 Maret 1988 (2), dan digunakan sebagai kantor Asuransi Tugu Pratama dan anak-anak perusahaannya; saat pembangunan gedung dilaksanakan, Asuransi Tugu Pratama adalah asuransi tertutup yang khusus melayani nasabah dari Pertamina. Sekarang Tugu Pratama sudah menjadi asuransi umum terdiversifikasi.

Diversifikasi mendorong Asuransi Tugu Pratama untuk membangun gedung kantor keduanya bernama Wisma Tugu II, dibangun oleh PT Pembangunan Perumahan mulai April 1989 dan selesai 10 Maret 1990 (3).

Diketahui gedung ini terancam dibongkar bersama dengan Wisma Tugu II dan digantikan dengan bangunan yang merupakan bagian dari Pertamina Energy Tower rancangan Skidmore, Owings & Merrill (gedung karya SOM ketiga di Indonesia setelah Hotel Hyatt Surabaya yang dibangun pada 1979 dan Hote…

Data dan Fakta update: Signifikasi (update 29 Juli 2019)

Image
Blog "Setiap Gedung Punya Cerita" pertama dibuat untuk merangkum kejadian dan opini dari beberapa sumber menjadi satu kesatuan dan menyatukan sumber-sumber yang tercerai di baik dunia nyata maupun dunia maya. Hal ini dilakukan semata mendukung dokumentasi sejarah arsitektur di Indonesia yang masih dianggap tidak lengkap, baik dari gedung tingkat teri hingga pencakar langit.

Namun hal yang masih mengganjal bagi penulis adalah popularitas blog yang masih rendah dan masih harus bersaing dengan web berita, dan asosiasi sebuah bangunan pada hal-hal tertentu yang amat kuat, dimana asosiasi tersebut, karena sangat populernya di dunia maya Indonesia yang masih sangat internet-sentris, akhirnya menghindarkan masyarakat dari identitas, maksud asli atau sejarah asli bangunan tersebut. Bahkan gedung tinggi yang lebih menonjol saja, belum tentu memiliki signifikasi tersebut. Untuk keperluan analisa, penulis menambah kolom di Data dan Fakta bernama "Signifikasi".


"Signifika…

Graha Darya-Varia

Image
Gedung berlantai 4 dan 1 basement ini merupakan gedung perkantoran yang dipadukan dengan supermarket Hero dan merupakan satu dari gedung perkantoran yang pertama dibangun di kawasan Kebayoran Baru. Barito Plaza, milik PT Barito Plaza Utama, dibangun oleh PT Duta Anggada (sekantor dengan Barito Plaza Utama), pemborong swasta yang sekarang sudah banting setir mengelola dan mengembangkan properti, dirancang oleh tim arsitek dari Viasa Pertama dibawah Ir. Marudi S., dan pembangunannya berjalan mulai April 1978 dan selesai dibangun pada Januari 1980.

Sebelum Barito Plaza dibangun, di lahan ini berdiri Puri Eka Warna, sebuah pusat pertemuan. Tidak ada detail yang bisa didapat dari Puri Eka Warna untuk saat ini, kecuali detail beberapa peristiwa receh, mulai dari undian tabungan BNI Unit III (KOMPAS, 10 Mei 1966), Simposium Pendidikan Nasional KAPPI (KOMPAS, 17 Juni 1968) hingga kunjungan Presiden Soeharto yang membuka sebuah pameran sandang pada 20 Agustus 1968.

Desain gedungnya, bahkan str…

Le Grandeur Mangga Dua

Image
Hotel berlantai 16 dengan podium mall bernama Orion Mangga Dua ini merupakan babak lanjutan dari pembangunan kawasan perdagangan Mangga Dua (eks pemakaman) yang dimulai sejak 1987an. Hotel mewah tersebut awalnya bernama Dusit Mangga Dua (1) dan dibangun oleh pemborong swasta Jaya Konstruksi mulai Mei 1994 dan selesai dibangun pada sekitar 1996, soft opening pada Maret 1996 dan dikabarkan dibuka pada Juni 1996 (1) (penulis akan mencari berita terkait untuk grand opening hotel Dusit Mangga Dua). Le Grandeur dirancang oleh arsitek asal Amerika bernama Laurence Lee Associates dari Los Angeles (3), dibantu oleh perancang lokal Paraga Arta Mida (1). Pembangunan hotel ini menghabiskan biaya Rp 70 milyar (nilai 1996) (1).

Hotel Le Grandeur Mangga Dua memiliki 350 kamar yang terbagi menjadi 7 tipe kamar, fasilitas kolam renang dan ruang biliard, spa dan sauna, ruang bermain anak-anak hingga pusat kebugaran (2). Selain fasilitas tersebut, hotel Le Grandeur memiliki rumah makan L'avant dan …

Wisma SMR (update 6 Oktober 2019)

Image
Wisma SMR, tetangga Graha Kirana yang juga menjadi "gerbang tak resmi" dari kawasan Kelapa Gading dan Sunter di Jakarta Utara. Gedung yang awalnya bernama Mitra Sunter Office Tower ini adalah sebuah kantor ber-strata title pertama di kawasan Sunter (Rivalnya, Graha Kirana, adalah kantor sewa) dengan banderol minimum Rp 455 juta rupiah nilai 1993 (setara Rp 4,5 milyar nilai 2019) untuk 198 meter persegi floorplate kantor (3). Gedung bergaya pascamodern ini dirancang oleh Aspac Consultindo (1)(2) dan dibangun oleh BUMN pemborong Wijaya Karya (1) mulai September 1993 (2) dan selesai setidaknya pada Januari 1995 (1)(3).

Desainnya memang bisa dikatakan "form follow function" untuk meneguhkan fleksibilitas ruang kantor atas keperluan klien pemilik gedung, seperti halnya gedung lain yang memiliki fungsi strata title. Wisma SMR tidaklah begitu special dari segi desain bila dibanding tetangga-tetangganya yang lebih baru seperti Graha Kirana atau Mall of Indonesia, bahkan t…

Gedung Danareksa & Gedung Kementerian BUMN

Image
Satu kompleks, dua bangunan. Setiap Gedung Punya Cerita kini kembali membahas dua gedung dalam satu artikel, dan kini adalah gedung Bursa Efek lama dan perluasannya yang sekarang, masing-masing, merupakan kantor pusat Danareksa dan Kementerian BUMN.

Catatan penulis: Setelah 9 bulan memikirkan artikel untuk kedua gedung ini sebagai awal dari dicetuskannya blog Setiap Gedung Punya Cerita, akhirnya Gedung Kementerian BUMN dan Gedung Danareksa memiliki artikel sendiri. Selamat membaca.

Tulisan pendek: Graha Bumiputera Surabaya (Update 19 Juli 2019)

Image
Graha Bumiputera. Dibuka Gubernur Jawa Timur Soelarso pada 18 Desember 1989, menjadi kantor asuransi AJB Bumiputera 1912. Gedung ini memiliki 8 lantai dan luas 4.660 meter persegi, disewakan pada umum. Belum diketahui lama pembangunannya, tapi selentingan gedung ini pernah terhenti pembangunannya karena salah dalam penataan parkir dan lanskap, bahkan keadaan mangkrak gedung ini pernah dicap mempermalukan Surabaya, karena berlokasi di gerbang masuk kota pahlawan, bahkan sampai ditanya-tanya tamu negara yang berkunjung ke Surabaya. Hipotesis penulis adalah mulai 1986 dan selesai 1989.
Pemborong dan arsitek belum diketahui. AJB Bumiputera sendiri sudah merogoh kocek sebesar Rp. 6,8 milyar untuk membangun gedung berlantai 8 ini.
Artikel "Tulisan Pendek" ini akan berubah bilamana penulis menemukan sumber lain terkait Graha Bumiputera Surabaya di majalah maupun koran.
Sumber:

"BBP Centre Disewakan Untuk Perkantoran". Jawa Pos, 19 Desember 1989.wan (1989). "Soelarso R…

Dinas Pendidikan DKI (1979)

Image
Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta ini dibangun sebagai Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) RI DKI Jakarta, dimulai pembangunannya pada 14 Desember 1976 (1)(7) dan selesai dibangun sekitar tahun anggaran 1977/1978 (7), atau lebih masuk akalnya sekitar akhir 1978, dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Tjokropranolo pada 3 Februari 1979 (1). Gedung ini menggantikan empat gedung yang ditempati Kanwil Departemen P&K DKI (1):
Jalan Salemba Raya 15 (gedung KPU DKI Jakarta)Jalan Salemba Raya 18 (kompleks sekolah Salemba)Jalan Boedi Oetomo 5 (SMK Negeri 1 Jakarta)Jalan Medan Merdeka Selatan 8-9 (Balai Kota DKI) Gedung bergaya modern ini memiliki 7 lantai dengan floorplate 5 ribu meter persegi (1)(7) dan sebuah auditorium. Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta menghabiskan biaya sebesar Rp 950 juta, nilai 1979, atau setara Rp 33 milyar nilai 2019, yang dibagi 50:50 antara Pemprov DKI Jakarta dan Departemen P&K (…

Wisma Kosgoro (update 6 Oktober 2019)

Image
Awal dari pembangunan Wisma Kosgoro ini berliku mengingat keadaan politik Indonesia yang saat itu tidak kondusif. Pada 1964 (A1), gedung yang awalnya direncanakan berlantai 15 (A1) ini sudah dicanangkan oleh Wakil Perdana Menteri Dr. Chaerul Saleh (A2), tetapi mandeg dan baru memulai tiang pancangnya pada 1971 (A1). Pemancangan tidak berlanjut hingga dimulai kembali pada 7 Desember 1973 dengan pemancangan ulang oleh Gubernur DKI kala itu Ali Sadikin. Ali Sadikin, dalam pemancangan ulang gedung berlapis kaca ini, menyinggung banyak soal rumah-rumah yang beralih guna menjadi kantor, industri real estate dan investasi jalan raya di Jakarta. (A2)

Gedung ini dibangun atas kerjasama Kosgoro Business Group dengan Cornwallis Estates Limited dari Inggris (A1), sebuah PMA yang dibentuk pada 1974 (A6), setahun usai pembangunan Wisma Kosgoro dimulai kembali. Pembangunan gedung ini sudah jadi pada Juli 1976, bertepatan dengan dibukanya operasional gedung tersebut (A3). Biaya pembangunannya adalah…

Hotel Le Méridien Jakarta

Image
Hotel Le Méridien Jakarta merupakan hotel rancangan William B. Tabler, salah satu arsitek asal Amerika yang merancang sekitar 400 hotel, kurang lebih, bekerjasama dengan firma arsitek kebanggaan bangsa, Atelier 6 (1). Hotel dengan warna tembok putih dan beratap biru ini merupakan hotel milik kelompok bisnis Mercu Buana bentukan Probosutedjo, dibawah tampuk PT. Wisata Triloka Buana (1).

Hotel berlantai 12 dan 21 ini adalah hotel Le Méridien pertama yang beroperasi di Indonesia; hotel Le Méridien kedua dibangun di dekat Tanah Lot, kab. Tabanan, Bali.

Pada 1987, Mercu Buana ingin memanfaatkan lahan mereka, seluas hampir 13 ribu meter persegi, di bilangan Jenderal Sudirman, yang saat itu hanya ditempati sebuah gedung kantor Grup Mercu Buana dan sisanya adalah lahan kosong (1). Keputusan Mercu Buana untuk membangun hotel di atas lahan kosong dan kantor Mercu Buana dipilih karena saran dari Howard & Howard, konsultan hotel asal Inggris (N1), yang diminta Mercu Buana untuk membuat studi…

World Trade Centre Surabaya

Image
WTC Surabaya merupakan gedung pusat perbelanjaan telepon seluler, dulunya gedung perkantoran dan balai pamer (1), yang berada tempat di samping Plaza Delta Surabaya, memiliki enam lantai dan luas bangunan sebesar grand total sekitar 27 ribu meter persegi (1)(2), dihitung manual oleh penulis. Kompleks WTC Surabaya dimiliki oleh PT Puri Pariwara, bentukan Grup Dharmala dan Yayasan Dana Pensiun Bank Exim, dan dibangun dalam dua tahap: tahap pertama dibangun dari Mei 1989 sampai Juli 1991 oleh PT Pembangunan Perumahan (1), dan tahap keduanya, perluasan, dibangun di atas bekas balai pamer, dibangun mulai Maret 2016 sampai Februari 2017, dilakukan oleh anak perusahaan PT PP, PP Precast (2). World Trade Centre Surabaya dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Soelarso pada 11 April 1991 (3).

Ketika pertama dibangun, World Trade Centre Surabaya dirancang sebagai pusat perdagangan dan promosi pariwisata dan penanaman modal Indonesia bagian timur. Tak hanya itu, WTC Surabaya juga awalnya ingin difungsi…

Gedung Indonesia Power

Image
Gedung ini sebelumnya merupakan kantor pusat dari Perusahaan Negara Timah dari 1972 hingga pindah ke Bangka-Belitung pada kurun 1991 (4). Gedung ini diresmikan oleh Menteri Pertambangan Prof. Soemantri Brodjonegoro pada 27 September 1972 (1), menjelang sidang Dewan Timah Internasional keenam pada 3 Oktober 1972 (1), rapat Dewan Timah Internasional pertama di luar London (1). Belum diketahui pemborong gedung karya Perentjana Djaja ini.

Sebuah berita Kompas tertanggal 28 Oktober 1993 mengabarkan penjualan gedung bekas kantor pusat PN Timah kepada Perusahaan Listrik Negara (2). Belum diketahui kapan dijual, tetapi pemberitaan menyebut PN Timah menawar Rp. 90 milyar sementara PLN menawar Rp. 68 milyar (2). Belum diketahui kapan pastinya negosiasi PN Timah dan PLN mencapai titik temu bersama nilanya.

Semenjak itulah PLN melalui anak perusahaannya, PT Indonesia Power, berkantor di gedung ini (3) hingga pindah ke Menara Centennial secara bertahap mulai Oktober sampai Desember 2018, karena t…

Bangunan kecil: Bank Negara Indonesia 1946

Image
Bank Negara Indonesia 1946 adalah bank sentral pertama di Indonesia dan juga bank yang pertama dibentuk di masa pascakemerdekaan, di zaman sebelum nasionalisasi De Javasche Bank yang sekarang menjadi Bank Indonesia. Di era 1960an, peran BNI sebagai bank sempat dimanunggalkan oleh Orde Lama, sebelum bank-bank dibawah unit BNI dipecah lagi di tahun 1967-68. BNI memiliki kantor pusatnya di Grha BNI, 17 kantor wilayah, 201 kantor cabang, 1.109 capem (cabang pembantu) di Indonesia dan 6 cabang luar negeri.

Blog Setiap Gedung Punya Cerita memberikan informasi singkat mengenai gedung-gedung milik Bank Negara Indonesia yang dibangun di era 1960an hingga 2002, yang merupakan ruang lingkup blog. Beberapa gedung kanwil dan kancab BNI seperti di Yogyakarta, maaf, sudahsering dijelaskan.
Cabang Kramat Raya JakartaBaca artikelnya disini Cabang Gajah Mada Denpasar Alamat: Jalan Gajah Mada No. 20 DenpasarPemborong: Pembangunan PerumahanLama pembangunan: Januari 1981 - April 1982 (estimasi)Jumlah lanta…

Grha BNI

Image
Tulisan ini merupakan seri pertama dari tiga seri tulisan mengenai Kompleks Kota BNI.
Gedung dengan ketinggian 136 meter ini adalah gedung tertinggi di Indonesia, dan Jakarta dari tahun 1989 hingga sekitar 1991 (disalip kantor BRI II yang memiliki ketinggian konon 143 meter menurut CTBUH) ini merupakan kantor pusat permanen Bank Negara Indonesia. Grha BNI, berikut nama sekarang gedung yang dirancang Perentjana Djaja bersama dengan P&T Architects (1)(2), merupakan gedung pintar pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, karena penggunaan sistem otomasi dan perencanaan ruangannya yang tanggap pada masa depan (3) - itu simpulan yang Setiap Gedung Punya Cerita kutip dari GM Satya Djaya Raya Group William Yiu, yang dimuat di Majalah Konstruksi edisi Maret 1989 (3).
Grha BNI awalnya dimiliki oleh Yayasan Dana Pensiun dan Sokongan BNI 1946 (DAPENSO BNI 1946) (3), selain itu BNI juga memerlukan kantor pusatnya yang baru karena Jalan Lada No. 1 rancangan Frederich Silaban sudah tidak m…