Posts

Showing posts from May, 2019

Gedung Kementerian Koperasi & UKM

Image
Bukan Setiap Gedung Punya Cerita namanya bila blog ini mencari sumber yang biasanya tak akan didapat dari internet.
Gedung Kementerian Koperasi dan UKM ini memang tidak diketahui sejarah pembangunannya, bahkan tak ada beritanya di KOMPASdata. Justru, sumber tunggalnya adalah Majalah Konstruksi edisi Oktober 1986.
Singkat kata, Departemen Koperasi dibentuk pada 1983 setelah dipecah dari Departemen Perdagangan melalui Keppres No. 20/1983 yang disahkan pada 23 April 1983. Pemecahan tersebut membuat Depkop masih menumpang kantor di kompleks Departemen Perdagangan di Gambir (1). Pemerintah pun akhirnya mengalokasikan sebuah tanah kosong di kawasan Rasuna Said untuk Departemen Koperasi. Maka, konstruksi dilakukan di lahan tersebut pada 10 April 1985 dan selesai dibangun pada 2 Oktober 1986 (1). Penulis masih mencari kapan Gedung Kementerian Koperasi dan UKM diresmikan.

Gedung ini menjadi korban bom Kedubes Australia pada 9 September 2004, bersama gedung-gedung lain yang bertetangga dengan …

Wisma Sudirman (update 10 Oktober 2019)

Image
Ini adalah Wisma Sudirman yang netizen gampang mengenalinya.
Kantor Pusat Bank Rakyat Indonesia awalnya direncanakan bernama Wisma Sudirman. Gedung berlantai 18 dengan gaya arsitektur internasional ini dirancang oleh tim arsitek dari Jepang Meiji Watanabe & Associates bersama dengan pemilik Arta Buana Sakti J. Heru Gunawan (yang belakangan menjadi architect of record bagi mahakarya Paul Rudolph, Intiland Tower Jakarta), dibangun sebagai jawaban atas kebutuhan kantor pasca beredarnya Pergub DKI yang menertibkan kantor-kantor di rumah tinggal. Pembangunan Wisma Harapan, nama asli Wisma Sudirman, berlangsung dari April 1976 hingga sekiranya selesai pada 1979 (1).
Sekitar 1990an, Grup Harapan sempat menjual gedung ini ke Gajah Tunggal, dan mengubah nama gedung tersebut menjadi Wisma Rajawali (2). Dalam beberapa literatur tertentu, terutama buku direktori telepon yang penulis sempat baca, gedung Wisma Sudirman sempat bernama Wisma Diners Club, karena dulu Diners Club, perusahaan kartu k…

Hotel Benakutai

Image
Hotel Benakutai merupakan gedung tinggi diatas 12 lantai pertama yang dibangun di kota Balikpapan, walau bukan yang pertama yang jumlah lantainya diatas 10 lantai di luar Jakarta, karena sebelumnya sudah ada gedung seperti Hotel Mirama (1974) dan Hotel Grand Bali Beach (1966) yang tidak berlokasi di Jakarta. Tetapi hotel dengan 216 kamar ini diklaim, di Majalah Konstruksi tertanggal Juni-Juli 1979 (1), adalah gedung berkerangka besi pertama di luar Pulau Jawa. Pembangunan gedung ini, menurut laporan majalah Tempo, mulai dibangun pada 1972 dan kerap terhambat (3). Topping-off baru bisa dilakukan pada minggu ketiga September 1978 (1). Baru pada 17 Juni 1980, hotel ini resmi membuka operasionalnya (5).

Ide dari pembangunan ini adalah hotel The Regent dibangun untuk melayani sanak keluarga pengusaha dan karyawan perusahaan kayu dan minyak yang kebanyakan berpangkalan di Balikpapan. Ide tersebut disangsi Dirjen Pariwisata karena hotel tersebut berada di luar daerah pariwisata (3). 
Perusa…

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

Image
PS: penulis harus botak untuk memahami seluruh isi sumber tentang gedung ini, dan menerjemahkannya ke dalam bahasa sehari-hari.
Gedung berlantai 23 dengan gaya arsitektur tropis ini dirancang oleh Paul Rudolph, arsitek asal Amerika yang terkenal dengan desain Gedung Fak. Seni dan Arsitektur Universitas Yale, dengan bantuan J. Heru Gunawan (kadang ditulis Johannes Heru Gunawan, J.H. Gunawan atau Yohannes H. Gunawan, sehingga penulis blog menggunakan nama J. Heru Gunawan untuk konsistensi), arsitek yang juga membantu arsitek-arsitek Jepang mendesain Wisma Harapan, berlokasi disamping Intiland Tower; dan Gedung Harapan Motor/Gedung Bank Ganesha [info arsitektur bisa dibaca di subbab "Arsitektur"] (2).
Pembangunan dimulai pada 23 Februari 1983 (1) dengan pemancangan pondasi oleh PT Paku Bumi Semesta, pemborong pondasi lokal (1), dan gedung sudah bisa digunakan pada akhir 1987 (2). Beberapa klaim muncul dari kapan pembangunan gedung ini berlangsung, mulai dari 1982-1988 (Arquitec…

Bank Negara Indonesia Kramat Raya

Image
Gedung BNI cabang Kramat Raya berlantai 6 dan memiliki luas lantai 5300 meter persegi (1) ini juga sebenarnya bukan bagian dari blog Setiap Gedung Punya Cerita (seperti Bank Permata Hayam Wuruk) karena signifikasi gedungnya tidak begitu kuat dibanding gedung yang satu legiun seperti Plaza Indonesia atau Nugra Santana. Namun, karena penulis mendapat Majalah Konstruksi seperti apa yang dicetak di majalahnya, jadi penulis perlu menulis blog ini sebagai gedung berstatus Generasi Dilan, bersama sumber tambahan yang sudah dahulu ada: foto iklan di harian KOMPAS. Sejarah dari pembangunan gedung ini memang terkait dengan perkembangan Bank Negara Indonesia 1946, khususnya di Cabang Kramat Raya. BNI Kramat Raya, pada awalnya menyewa kantor di gedung CTC yang kondisinya harap maklum (1). Karena kebutuhan ruang kantor yang semakin mendesak, maka wajar BNI memilih membangun gedung baru milik sendiri. Di pojokan Jalan Raden Saleh Raya dan Kramat Raya inilah dipilih sebagai lahan kantor baru BNI Kr…

Apartemen Pantai Mutiara

Image
Empat apartemen mewah yang berlokasi di dalam kawasan hunian elit Pantai Mutiara Pluit ini dikembangkan oleh Dharmala Intiland (sekarang cukup bernama Intiland) sebagai bagian dari proyek reklamasi Pantai Mutiara. Namun sejarahnya cukup berliku karena krisis moneter 1998 yang nyaris membuat proyek ini terkena sakaratul maut.
Pada medio 1996, Dharmala Intiland meluncurkan produk apartemen Pantai Mutiara, menarik ratusan calon pembeli. Proyek tersebut awalnya dibangun 6 tower dengan 33 lantai. Konstruksi dimulai pada 1997, namun seperti yang disebutkan kemudian, proyek ini terhambat karena krismon 1998. Tower perdananya, disebut Tower A oleh Majalah Konstruksi yang menjadi sumber sentral artikel ini, entah sekarang disebut tower apa, baru saja pondasinya disiapkan. Tinjauan ulang prospek bisnis, dan juga banyaknya calon pembeli yang urung membeli apartemen akibat krismon, memaksa pihak Dharmala Intiland memangkas jumlah lantai apartemen menjadi 24 lantai, dan tower yang dibangun menjad…

Gedung Sekretariat ASEAN

Image
Association of Southeast Asian Nation dibentuk pada 8 Agustus 1967 melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh 5 negara - Singapura, Malaysia, Muangthai (Thailand), Filipina dan tentu saja Indonesia (9). Saat ASEAN dibentuk, belum ada sekretariat tetap dan masih berupa "Standing committee" (3) sampai pada 23 Februari 1976, dalam KTT ASEAN pertama di Bali, disepakati bahwa Sekretariat ASEAN berkedudukan di Jakarta (8).

Pemilihan lokasi Sekretariat ASEAN di Kebayoran sebenarnya sudah dicanangkan sejak 1974 (3). Pada 2 Mei 1974, Menlu Adam Malik, kepada harian KOMPAS, menyinggung bahwa kantor Sekretariat ASEAN akan dibangun di Kemayoran, dan tanahnya sudah disiapkan. Namun rencana tersebut disaingi Filipina yang mengklaim menyiapkan sebidang lahan di Roxas Boulevard, Manila, untuk Sekretariat ASEAN, dan memberikan pembiayaan yang menarik berupa pembiayaan penuh Filipina selama dua tahun pertama (3).

Rencana tersebut sempat dibahas di rapat Menlu negara anggota ASEAN pada Me…

Nusa Dua Beach Hotel & Spa

Foto diambil dari Instagram. Bila anda pencipta foto di bawah dan tidak ingin fotonya ada di blog ini silahkan hubungi penulis melalui menu "Kontak".


View this post on Instagram

A timeless charm of #nusaduabeachhotelandspa in a serene evening. . . . #evening #calm #beauty #pool #sky #resort #nusadua #bali A post shared by Nusa Dua Beach Hotel & Spa (@nusaduabeachhotelandspa) on Jan 14, 2017 at 3:11am PST
Nusa Dua Beach Hotel & Spa, resort berbintang lima dengan jargon "Authentically Bali"™ ini (desain arsitekturnya sangat meneguhkan jargon ini, lihat sub Arsitektur dan Teknis) adalah salah satu hotel paling favorit di kawasan BTDC Nusa Dua, namun harganya cukup mahal. Hotel Nusa Dua Beach ini awalnya adalah hotel milik Aerowisata, anak perusahaan Garuda Indonesia, saat dibangun pada 1980-1983 hingga akhirnya dijual ke investor Kesultanan Brunei Darussalam pada kurun 1989-1990 (3)(5) meski ada bantahan dari pihak Garuda Indonesia sebelumnya (4).
Konstruksi hot…

Gedung Badan Pengkajian & Penerapan Kebijakan Kementerian Luar Negeri

Image
Gedung BPPK Kemenlu memang desainnya cukup normal dengan beton dicat putih total, awalnya salah satu sisinya dicat cokelat seperti gedung-gedung lain di Taman Pejambon di era Orde Baru 1970an, dengan gaya arsitektur brutalist. Dari dalam, seluruh struktur utama adalah beton bertulang, baik konvensional maupun berprategangan, dengan metode konstruksinya adalah open-frame dengan tembok geser (shear wall - mungkin sumber majalanya nulisnya bisa membingungkan, seal-wall, apa maksudnya shear wall?).

Namun gedung berlantai 9 ini disebut punya perjuangan berat dalam membangun pondasinya, walau konstruksi gedung ini kick-off pada 22 Maret 1977. Adalah kondisi bagian dalam tanah yang susah diprediksi karena lokasinya ada di sebelah Kali Ciliwung, menyebabkan 14 tiang pancang amblas. Baca bagian berikutnya untuk penjelasan "yang agak teknis".
Pemborong pondasi, kala itu memiliki ide untuk memberi sayap di 13 meter dari ujung tiang pancang untuk mencegah smearing terulang kembali. Kar…

Gedung Kementerian Tenaga Kerja

Image
Gedung Kementerian Tenaga Kerja juga merupakan satu dari beberapa bangunan yang sejarah dan rancangannya jarang terdengar di Internet dan media massa, kecuali di kalangan sangat terbatas melalui salah satu edisi majalah Konstruksi yang terbit pada Maret 1984 (lihat referensi).

Gedung ini merupakan kantor Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia sejak 1984, dibangun terhimpit bersama kantor pusat Badan Urusan Logistik dengan Gedung Kementerian Perindustrian yang memiliki ketinggian diatas 8 lantai, keduanya dibangun sebelum batas ketinggian gedung-gedung untuk Pemerintah Republik Indonesia di pertengahan masa Orde Baru (1). Gedung ini merupakan gedung rancangan Ir. Arie Angreni dari firma arsitek ternama nasional Arkonin dan dibangun oleh pemborong negara PT Pembangunan Perumahan mulai Mei 1981 dan selesai dibangun pada November 1983 (30 bulan) (1). Gedung tersebut diresmikan pada Januari 1984 (1).

Sebelumnya, kantor Departemen Tenaga Kerja, nama lama Kemenaker, berlokasi di Jalan …

Kantor Pusat PT Dirgantara Indonesia

Image
Gedung bergaya modernis berlantai 10 ini merupakan kantor pusat dari BUMN kedirgantaraan nasional PT Dirgantara Indonesia, dan merupakan salah satu gedung yang dibangun dalam rangka perluasan pabrik pesawat Nurtanio, alias Nurtanio II. Sebelum gedung ini, bersama beberapa fasilitas lain dibangun, kawasan Nurtanio II dan Gedung Pusat Manajemennya konon hanyalah lapangan golf.

Gedung garapan pemborong Wijaya Kusuma Contractors ini, kala selesai dibangun, seperti yang diwartakan Majalah Konstruksi pada Oktober 1982, menjadi pusat sentral telepon dan kantor operasional PTDI/Nurtanio. Secara struktur, pondasi menggunakan bore pile, strukturnya rangka dan dinding geser beton bertulang frame, lantai dan atap beton bertulang, dan dinding pengisi batu bata yang tembok luarnya difinishing dengan cat.

Berita terakhir Majalah Konstruksi tertanggal Oktober 1982 menyebutkan tahun perampungan gedung ini adalah Februari 1984. Belum dipastikan apakah pembangunannya molor atau maju, seperti yang terja…

Tulisan pendek: Menara TVRI

Image
Foto yang penulis dapatkan dari Bali Post terbitan 8 September 1977 ini menampilkan menara pemancar Televisi Republik Indonesia yang dibangun oleh pemborong BUMN dan asing dari Jepang dibawah nama Waskita Kajima. Tinggi tower "hanya" 147,5 meter, dimana untuk standar Jakarta, tinggi tersebut sudah kalah dengan gedung-gedung jangkung di sekitarnya. Tak usah jauh-jauh, dari dekat, Menara TVRI sudah dibayang-bayangi gedung yang lebih tinggi, sebut saja Nusantara I DPR-RI (diklaim di CTBUH setinggi 97 meter), Fairmont Senayan dan gedung-gedung di SCBD, hingga Manggala Wanabhakti. Tower disampingnya adalah menara pemancar pertama TVRI saat pertama dibentuk, berbentuk rangka a la menara TV Indosiar, sudah dibongkar sekitar 1978-79 menurut caption berita.

Tak diketahui kapan gedung pendamping TVRI dibangun; apakah gedung tersebut merupakan studio kontrol pemancar atau satu paket dengan gedung studionya. Studionya sendiri diresmikan Presiden Soeharto pada 24 Agustus 1982.



Postingan…