Wisma HSBC Semarang

Wisma HSBC
17 Agustus 2017. Foto pribadi, Creative Commons License
Gedung Aspac, kini bernama Wisma HSBC, berlokasi di dekat Lapangan Simpang Lima Semarang, diklaim merupakan gedung perkantoran komersil pertama di Kota Atlas. Gedung berlantai 10 ini dirancang oleh tim perancang dari Aperindo Perdana (penulis tidak pernah mendengar nama ini, barangkali ada yang tahu keadaan perusahaan ini gimana, seperti beberapa firma arsitek lokal yang namanya tidak terdengar sampai Setiap Gedung Punya Cerita menyebut perusahaan tersebut) dan dibangun oleh Wijaya Kusuma Contractors dari Maret 1991 dan selesai dibangun Desember 1992.

Saat awal gedung ini dibangun, sesuai namanya, Gedung Aspac menjadi kantor regional dari Bank ASPAC berserta beberapa perusahaan-perusahaan anak Grup Aspac lainnya. Dari 5.950 meter persegi luas lantai efektif yang ada dari gedung Wisma HSBC, kala itu 30 persennya (1.785 meter persegi) disewakan kepada umum. Pasca krisis 1998, gedung Wisma ASPAC berganti nama menjadi Wisma HSBC, dan menjadi kantor beberapa perusahaan (lihat link web resmi Wisma HSBC) termasuk HSBC, yang menempatkan kancabnya disini. Bahkan Dirjen Imigrasi Kota Semarang sempat berkantor di gedung dengan luas lantai kotor 7000 meter persegi ini, hingga pindah ke gedung milik sendiri setelah masa sewanya habis.

Wisma HSBC berlanggam pascamodernisme dengan penampilan yang elok dan gagah, namun sederhana. Di Majalah Konstruksi edisi April 1993 yang dikutip penulis, arsitek dari Aperindo Perdana pernah berharap Wisma HSBC sebagai landmark menjadi pemacu perkembangan di Jalan Gajah Mada dan Simpang Lima Semarang. Namun, penilaian penuluis, "landmark" itu sebenarnya kalah megah dibanding Hotel Ciputra yang bersebelahan dengan gedung tersebut, atau Masjid Baiturrahman dan Hotel Santika yang berlokasi di sebelahnya. Kelebihan dari desain gedung ini, seperti dijabarkan oleh website resmi Wisma HSBC Semarang adalah pemandangannya yang sangat menarik.

Wisma HSBC
Kurang elok dilihat dari Hotel Ibis.
17 Agustus 2017, Creative Commons License
Struktur dasar yang digunakan adalah pondasi tiang pancang pra-tekan, sementara struktur atas adalah rangka beton bertulang konvensional. Finishing eksterior bangunan menggunakan granit untuk dua lantai terbawah dan sisanya adalah panel komposit berwarna cokelat dan kaca reflektif berwarna turquoise, namun sisi utara gedung alias core-nya malah dicat abu-abu.

Data dan fakta

  • Nama sebelumnya: Gedung Aspac Semarang
  • Alamat: Jalan Gajah Mada No. 135 Semarang
  • Arsitek:
    • Aperindo Perdana (arsitektur dan struktur)
  • Pemborong:
    • Wijaya Kusuma Contractors
  • Lama pembangunan: Maret 1991 - Desember 1992
  • Jumlah lantai: 10
  • Biaya pembangunan: Rp 8 milyar (1993, setara Rp 80,5 milyar nilai 2020)
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Retnowati, Saptiwi Djati; Dwi Ratih. "Gedung Aspac Semarang, Kesan Kokoh, Lahir dari Massa Sederhana." Majalah Konstruksi No. 180, April 1993.
  2. Web resmi Wisma HSBC Semarang (arsip)
  3. Kemenkumham Kanwil Jateng. "ULP Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang Resmi Menempati Gedung Baru." Kemenkumham Kanwil Jateng, 20 Desember 2018 (arsip)

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 25 November 2019)

Intiland Tower Jakarta (terbaru 20 Mei 2020)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

City Plaza Klender

Gedung Sapta Pesona (terbaru 19 September 2019)