Tempo Pavilion II (terbaru 8 Juni 2020)

Tempo Pavilion II
Tak ada yang berubah selain warna kaca dan lapisnya.
26 Desember 2017, foto pribadi, Creative Commons License
Gedung berlantai 11 ini dibangun oleh Hadiprana yang juga memborong, mengelola dan mengembangkan gedung yang berlokasi di Jalan HR Rasuna Said ini. Desain gedung dirancang oleh Ir. Nurrochman Siddharta dari Atelier 6 dan strukturnya digodok oleh tim dari PT Decimal.

Gedung yang kini bernama Tempo Pavilion I ini memiliki desain yang dijabarkan oleh arsitek, bersifat feminim. Maksudnya, feminimnya dimasukkan ke dalam denah interior gedungnya. Eksterior Tempo Pavilion I berbentuk tropis dengan teras dan overstack di 5 lantai awal, dan memiliki gedung tingginya yang memiliki lantai total 11, yang dilapisi keramik dan kaca hitam. Memang awalnya gedung tingginya yang berlantai 11 dibuat seserasi gedung 5 lantai, namun berubah untuk memaksimalkan ruang kantor, saat pembangunan gedung baru mencapai tahap tiang pancang.

Saat dibangun sebagai kantor dan showroom kecantikan Revlon di Indonesia, interior gedung ini, sebagai pengejawantahan konsep feminim, memanfaatkan lapis aluminium keemasan dan kayu plitur. Sayang, ada dugaan lapis lobi gedung ini berubah selepas gedung ini direnovasi oleh pihak Tempo Scan Pacific selaku pemilik baru gedung ini.

Tidak diketahui penjelasan struktural gedung berlantai 11 ini, namun pemberitaan Kompas tertanggal 25 Juni 1984 mengabarkan bahwa pada 1983 Gedung Bina Mulia I memberi kontribusi pada stok perkantoran Jakarta bersama 6 gedung lain seperti Ficorinvest (Graha Binakarsa, sudah dihancurkan 2018), Kavling 14 (sekarang BPJS Ketenagakerjaan), Papan Sejahtera Building (sekarang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi), Atrium Mulia, Plaza Bumi Daya (sekarang Graha Mandiri) dan Manggala Wanabhakti. 32 tahun kemudian gedung ini direnovasi dan diganti claddingnya menjadi krem dan lapis kaca biru khas kekinian abad 21 - walau secara desain keseluruhan tidak mengalami perubahan - secara diam-diam - dan berganti nama menjadi Tempo Pavilion.

Kini gedung tersebut identik dengan kantor pusat asuransi asal AS, CIGNA.

Data dan fakta

  • Nama lama: Bina Mulia I/House of Revlon
  • Alamat: Jalan H.R. Rasuna Said Kav.10 Jakarta
  • Arsitek:
    • Ir. Nurrochman Siddharta (Atelier 6, desain)
    • PT Decimal Engineering Consultant, Jakarta (struktur)
  • Pemborong: Hadiprana
  • Lama pembangunan: 1982 - 1983
  • Tinggi gedung: 43,5 meter
  • Jumlah lantai: 11
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. DP (1984). "Bisnis Perkantoran di Kawasan Segi Tiga Emas." KOMPAS, 25 Juni 1984, hal. 1
  2. Atelier 6 (1985). "House of Revlon." Majalah Cipta No. 66/1985.
  3. Ikatan Arsitek Indonesia (1984). "Buku Ke-2 Karya Arsitektur Arsitek Indonesia." Jakarta: Ikatan Arsitek Indonesia. Halaman 54-55.

Lokasi

Perubahan

  • Pertama ditulis 5 April 2019
  • 8 Juni 2020: Tambahan dari buku kedua dari IAI.

Comments

Penyawer Minggu Ini: N/A.