Graha Kirana

Graha Kirana
8 September 2016 - Foto pribadi, Creative Commons License
Gedung berlantai 14 ini mulai dicanangkan pada 1992 dalam rangka mendukung kebutuhan PT Nusa Kirana, salah satu perusahaan pengembang properti. Selain itu, lokasi yang dipilih juga strategis karena dekat dengan Kelapa Gading, Sunter, Kemayoran dan dekat dengan Tanjung Priok, melalui tol Lingkar Dalam. Pembangunan dilakukan oleh pemborong swasta PT Mataram Maju mulai November 1994 dan saat dilaporkan Majalah Konstruksi pada Maret 1996, direncanakan selesai pada Februari 1996. Disinyalir, pada bulan tersebut, gedung Graha Kirana yang memiliki luas lantai 29 ribu meter persegi sudah jadi.

Desain gedung Graha Kirana dilakukan oleh arsitek dari Parama Loka Consultant. Desainnya dirancang tidak lekang dimakan zaman, elegan dan berwarna sederhana, bernuansa urban modern, dengan finishing cladding aluminium dan lapis granit, dan kaca berwarna biru. Penggunaan cladding juga dimaksudkan agar gedung tidak terkesan gemuk. Secara  garis besar penggunaan kantor, Graha Kirana adalah gedung perkantoran sewa, alasannya adalah pasar kantor sewa di Kelapa Gading dan Sunter yang masih sedikit, dan untuk menarik minat perusahaan baru yang membutuhkan ruang kantor kecil. Selain itu, gedung ini adalah kantor pusat dari PT Nusa Kirana yang berdomisili di lantai 12 sampai 14, lantai yang sampai sekarang masih ditempati PT Nusa Kirana.

Struktur tidak memiliki keistimewaan yang bisa dijelaskan di blog ini, yaitu pondasi tiang pancang dan struktur atas rangka terbuka dengan core tembok geser.

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan Yos Sudarso No. 88 Jakarta
  • Arsitek:
    • Parama Loka Consultant (arsitektural)
    • Davy Sukamta & Partners (struktural)
  • Pemborong:
    • Mataram Maju (struktur)
    • Paramategak Beton (pilling)
    • Hammer Sakti (pilling)
  • Lama pembangunan: November 1994 – Februari 1996
  • Jumlah lantai: 14 lantai, 1 basement
  • Biaya pembangunan: Rp 30 milyar (1996, setara Rp 221 milyar pada tahun 2018)
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Saptiwi (1996). “Gedung Graha Kirana, Menjadi Land Mark di Kawasan Sekitarnya”. Majalah Konstruksi, Maret 1996.

Lokasi


View Larger Map

Perubahan

Pertama ditulis pada 12 April 2019
30 April 2019: penambahan detil struktur sebagai penjelas.

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Mall Ciputra Jakarta

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

City Plaza Klender

Grha BNI

Gedung Sapta Pesona (update 19 September 2019)