Posts

Showing posts from April, 2019

Graha Kirana

Image
Gedung berlantai 14 ini mulai dicanangkan pada 1992 dalam rangka mendukung kebutuhan PT Nusa Kirana, salah satu perusahaan pengembang properti. Selain itu, lokasi yang dipilih juga strategis karena dekat dengan Kelapa Gading, Sunter, Kemayoran dan dekat dengan Tanjung Priok, melalui tol Lingkar Dalam. Pembangunan dilakukan oleh pemborong swasta PT Mataram Maju mulai November 1994 dan saat dilaporkan Majalah Konstruksi pada Maret 1996, direncanakan selesai pada Februari 1996. Disinyalir, pada bulan tersebut, gedung Graha Kirana yang memiliki luas lantai 29 ribu meter persegi sudah jadi.

Desain gedung Graha Kirana dilakukan oleh arsitek dari Parama Loka Consultant. Desainnya dirancang tidak lekang dimakan zaman, elegan dan berwarna sederhana, bernuansa urban modern, dengan finishing cladding aluminium dan lapis granit, dan kaca berwarna biru. Penggunaan cladding juga dimaksudkan agar gedung tidak terkesan gemuk. Secara  garis besar penggunaan kantor, Graha Kirana adalah gedung perkanto…

Perum Perhutani Semarang

Image
Gedung bergaya pascamodernisme dengan pengaruh Jawa ini dibangun sebagai pengganti gedung lama Perhutani, BUMN perkayuan, yang berada di lokasi yang sama. Berlokasi di Jalan Pahlawan Semarang yang menuntut keadaan yang lebih tertata sebagai pusat birokrasi Provinsi Jawa Tengah, kantor Perhutani lama yang tidak terlalu tertata rapi mau tak mau harus dihancurkan. Pembangunan fisik bangunan utama yang berlantai 7 dilaksanakan bertahap mulai 20 Agustus 1994 dan selesai pada 30 Mei 1996, sembari dibangun, Perhutani menumpang kantor Bank Harapan Santosa (sekarang Bank Panin Pandanaran). Gedung Perhutani diresmikan penggunaannya oleh Menteri Kehutanan RI Djamaloedin Soeryohadikoesoemo, pada 11 Juli 1996.

Konsep gedung dengan luas lantai total 7540 meter persegi ini memanfaatkan falsafah arsitektur Jawa yang kental, seperti anatomi kaki, badan dan kepala, anatomi badan tengah (ringgitan), sentong kiwo dan sentong tengen yang menjadi bagian sisi kiri-kanan ringgitan. Hal yang sama diterapkan …

Wisma HSBC Semarang

Image
Gedung Aspac, kini bernama Wisma HSBC, berlokasi di dekat Lapangan Simpang Lima Semarang, diklaim merupakan gedung perkantoran komersil pertama di Kota Atlas. Gedung berlantai 10 ini dirancang oleh tim perancang dari Aperindo Perdana (penulis tidak pernah mendengar nama ini, barangkali ada yang tahu keadaan perusahaan ini gimana, seperti beberapa firma arsitek lokal yang namanya tidak terdengar sampai Setiap Gedung Punya Cerita menyebut perusahaan tersebut) dan dibangun oleh Wijaya Kusuma Contractors dari Maret 1991 dan selesai dibangun Desember 1992.
Saat awal gedung ini dibangun, sesuai namanya, Gedung Aspac menjadi kantor regional dari Bank ASPAC berserta beberapa perusahaan-perusahaan anak Grup Aspac lainnya. Dari 5.950 meter persegi luas lantai efektif yang ada dari gedung Wisma HSBC, kala itu 30 persennya (1.785 meter persegi) disewakan kepada umum. Pasca krisis 1998, gedung Wisma ASPAC berganti nama menjadi Wisma HSBC, dan menjadi kantor beberapa perusahaan (lihat link web res…

Gedung Sapta Pesona (update 19 September 2019)

Image
Gedung Sapta Pesona, berdesain candi bentar, memulai masa pembangunannya dengan pencanangan batu pertama oleh Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Soesilo Soedarman pada 20 November 1991 (rencana awal peletakan batu pertama pada 20 Mei 1991 batal), sementara pradesainnya sudah ditandatangani sejak 20 Mei 1991. Sebelum gedung ini dibangun, berdiri sebuah gedung berlantai 1 yang diduga sudah dibongkar jauh sebelum Gedung Sapta Pesona dibangun.

Gedung ini dibangun dalam empat tahap, pondasinya digarap pemborong negara Waskita Karya dan strukturnya ditangani oleh juga pemborong negara Pembangunan Perumahan, secara bertahap dari Agustus 1992 dan selesai pada Juni 1995 (lihat tabel tahap konstruksi di bagian Arsitektur). Gedung ini sempat mengalami perubahan desain hingga kurang sesuai dengan desain aslinya. Masih belum diketahui desain asli gedung tersebut.

Gedung Sapta Pesona, yang menggabungkan kantor-kantor kedirjenan di Departemen Pariwisata dan Postel, diresmikan penggunaannya o…

Graha MR 21

Image
Gedung berlantai 15 yang beralamat di Jalan Menteng Raya Nomor 21, Jakarta, ini merupakan sebuah proyek patungan BUMN yaitu Asuransi Jasa Indonesia, PT Pembangunan Perumahan dan PT Perhotelan dan Perkantoran Indonesia (dibubarkan 2001), membentuk PT Mitracipta Polasarana. Dengan perusahaan baru tersebut dibentuk pada 1994, maka perencanaan Graha MR 21 pun dimulai. Perancangan gedung dilakukan oleh Pembangunan Perumahan melalui anak perusahaannya Patroon Arsindo, dalam bentuk design-and-construct, mulai Juli 1994 dan rampung pada Juli 1995, sebelum konstruksi struktur utama dimulai. Pembangunan gedung yang sebelumnya bernama Graha Jasindo dilaksanakan mulai April 1995 dan disebutkan selesai dibangun pada Juli 1996.
Graha MR 21 didesain dengan gaya modernisme, dengan finishing didominasi lapis komposit berwarna putih dan hijau, dan kaca berwarna hijau, mempertegas ciri khas modern. Walau modern, kesesuaian konteks daerah Jalan Menteng Raya dicoba dilakukan dengan pemanfaatan elemen per…

Mercure Convention Centre Ancol

Image
Arsitektur dan struktur gedung tidak tersedia karena sumber masih dicari penulis.
Hotel Horison Ancol (1975-2003) (3)(4)(5)(6) Di atas tanah seluas 3,1 hektar (31 ribu meter persegi) ini sebuah hotel yang diprakarsai oleh 8 pengusaha lokal ternama dibawah nama Metropolitan Realty Internasional dibangun mulai pada 1973, saat perjudian masih legal di Jakarta era Ali Sadikin, yang benar-benar getol membangun sarana-sarana umum dan hiburan di ibukota di tengah demam minyak. Hotel baru tersebut dibangun di samping kasino Copacabana Ancol, dan berfungsi mengakomodir tamu-tamu kasino.

Hotel tersebut diberi nama Horison dan dibangun oleh Dimensi Engineering dan dirancang oleh tim arsitek Perentjana Djaja. Hotel Horison selesai dibangun pada Agustus 1975 dan melakukan trial operasi sejak 15 September 1975 dengan "cukup" 85 kamar. Baru pada November 1975, hotel dengan 350 kamar dibuka penuh.

Baru lima tahun hotel ini dibangun, manajemen hotel membuka Krakatau Convention Centre berkapa…

Gedung Ibnu Sutowo Kementerian ESDM (update 8 November 2019)

Image
Plaza Centris, nama terbeken dari gedung Dirjen Migas ESDM, awalnya merupakan proyek bersama PT Pembangunan Perumahan dan Perum Otorita Jatiluhur (sekarang bernama Perum Jasa Tirta II sejak 1999) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Kerjasama PP-POJ direalisasikan pada Januari 1991 dan katanya akan berjalan sampai tahun 2011. (1)

Gedung berlantai 16 ini pada rencananya mulai dibangun pada 1991 dan selesai 1992 (2), tetapi karena overstok ruang kantor yang menyebabkan bank memilih mengurangi kucuran dana kepada pengembang, (1) baru bisa memulai pelaksanaan pembangunannya pada Maret 1994, dengan menggempur terlebih dahulu kantor lama POJ, dan selesai pada September 1995. (1) Hal yang juga berubah dari gedung ini selain terlambatnya pembangunan adalah nama gedung yang awalnya bernama Plaza Kunitha berganti menjadi Plaza Centris. Plaza Centris diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Radinal Moochtar pada 2 November 1995 (6). PP-POJ menghabiskan biaya Rp. 33,5 milyar (setara Rp. 277,3…

Plaza PP

Image
Plaza PP, gedung berlantai 8 di bilangan Tahi Bonar Simatupang ini merupakan kantor pusat kedua PT Pembangunan Perumahan, sebuah pemborong milik negara yang kini memiliki beberapa anak bisnis terkait seperti PP Presisi, PP Properti dan PP Urban. Kantor pusat lama mereka berada di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, yang dibongkar pada sekitar 1990 untuk selanjutnya dibangun Plaza Permata. Walau gedung ini dibangun dan dimiliki oleh PT PP, mereka hanya merancang struktur dan mekanik/listriknya sendiri, desain gedung seluas 12.500 meter persegi ini dirancang oleh tim arsitek dari Perentjana Djaja (1).

Pembangunan gedung bergaya fungsional ini dimulai pada Agustus 1990 dan selesai pada April 1991 (1). Menilik desainnya, legiun kotak kaca ini hanya bergaya pascamodern. Warna yang digunakan pada lapis kacanya berwarna biru, juga karena faktor warna korporasi PT PP (1). Secara struktural, Plaza PP memiliki pondasi tiang pancang dan struktur utama rangka beton bertulang dengan tembok geser un…

Hotel Asoka dan Plaza Indonesia (Update 24 Agustus 2019)

Image
Mengingat kedua gedung ini berada dalam satu lahan, penulis akan membuatnya dalam satu post. Klik judul atau "baca selengkapnya" untuk isi lengkapnya.

Tempo Pavilion II

Image
Gedung berlantai 11 ini dibangun oleh Hadiprana yang juga memborong, mengelola dan mengembangkan gedung yang berlokasi di Jalan HR Rasuna Said ini. Desain gedung dirancang oleh Atelier 6 dan strukturnya digodok oleh tim dari PT Decimal.

Gedung yang kini bernama Tempo Pavilion I ini memiliki desain yang dijabarkan oleh arsitek, bersifat feminim. Maksudnya, feminimnya dimasukkan ke dalam denah interior gedungnya. Eksterior Tempo Pavilion I berbentuk tropis dengan teras dan overstack di 5 lantai awal, dan memiliki gedung tingginya yang memiliki lantai total 11, yang dilapisi keramik dan kaca hitam. Memang awalnya gedung tingginya yang berlantai 11 dibuat seserasi gedung 5 lantai, namun berubah untuk memaksimalkan ruang kantor, saat pembangunan gedung baru mencapai tahap tiang pancang.
Saat dibangun sebagai kantor dan showroom kecantikan Revlon di Indonesia, interior gedung ini, sebagai pengejawantahan konsep feminim, memanfaatkan lapis aluminium keemasan dan kayu plitur. Sayang, ada dug…

Gedung Wahana Artha

Image
Gedung Wahana Artha ini juga tergolong bukan gedung yang ingin ditulis di Setiap Gedung Punya Cerita, namun kembali penulis sampaikan, apa yang ada di sumber Kompasdata dan majalah Konstruksi adalah yang akan ditulis di blog ini. Walaupun itu, yang membedakan gedung lain dengan Wahana Artha, adalah penggunaan gedung yang dianggap tidak umum, kantor digabung dengan dealer motor di lantai dasar (1). Awalnya bernama Atap Centre (1), gedung ini berganti nama sejak 1997 setelah meresmikan nama grup baru pemilik gedung, Wahana Artha (2), dan claddingnya berubah dari awalnya berlapis biru. Sebelumnya, Wahana Motor berpusat di Jalan Sukarjo Wirjopranoto 2A(2).

Secara etimologis, nama awal Atap Centre diambil karena harapan pemilik gedung pada satu atap naungan Grup Astra, dan filosofi atap sebagai puncak sebuah rumah, melambangkan menggapai cita-cita (1).

Gedung Wahana Artha dengan luas lantai 4.500 meter persegi ini memiliki 8 lantai dan 1 lantai semi basement, dengan ketinggian 38 meter (1…

Hanurata Graha

Image
Gedung ini dimiliki oleh PT Hanurata yang bergerak di bidang perkayuan, milik Probosutedjo, adik Presiden Soeharto. Gedung berdesain aneh ini, karena atap joglonya diatas gedung bergaya internasional, mulai dibangun pada 12 Agustus 1977 dengan menanam kepala kerbau, dan diresmikan pada 3 April 1982 oleh Komisaris Utama PT Hanurata, Probosutedjo. Gedung tersebut menghabiskan biaya 2,8 milyar rupiah dan dana tersebut berasal dari kas internal PT Hanurata.

Gedung ini diberi nama “Hanurata Graha” oleh Yayasan Trikora dan Yayasan Harapan Kita, dan awalnya digunakan untuk PT Hanurata dan yayasan-yayasan milik Probosutedjo dan keluarga.

Pasca-pembangunan, gedung ini menjadi kantor sewa, sementara Hanurata sendiri masih operasional walau tidak memiliki website. Arsitektur dan teknis Gedung setinggi 40 meter dan berlantai 8 ini memiliki keunikan, yaitu, pertama, atap joglo dan kedua, pondasi gedungnya yang lebih dalam dibanding tinggi gedungnya sendiri. Gedung ini didesain oleh tim arsitek Bi…

Perubahan layout website

Agak dimaklumi, penulis sedang kebingungan memilih desain blog dan rancangan penulisan yang tepat dan pas untuk "Setiap Gedung Punya Cerita", sehingga selama seminggu terakhir, terdapat perubahan drastis pada desain dan konten blog sehingga mengganggu kenyamanan anda dan pembaca lain mengakses konten dari "Setiap Gedung Punya Cerita".

April ini, desain blog diganti agar lebih bersahabat dengan smartphone (desain blog sebelumnya kurang tanggap pada platform tablet dan ponsel) dan layout penulisan diubah agar preview yang akan dihasilkan di halaman depan akan lebih nyaman dibaca. Informasi singkat gedung kini bernama "Data dan fakta" dan ditaruh di bagian bawah setiap post, dan setiap perubahan kini dicatat di posting paling bawah.

Membuat konten itu penting, namun membuat website itu bersahabat dengan SEO itu bikin pusing kepala.

Setiap Gedung Punya Cerita