Menara BRI Bandung

Menara BRI
10 Juli 2014. Foto pribadi, Creative Commons License
Gedung berlantai 17 ini merupakan, kala dibangun, merupakan empat perkantoran pertama yang dibangun di Bandung, ibu kota Jawa Barat, selain Wisma Bumiputera, Gedung Monex dan CIMB Niaga Tower. Dibangun di atas tanah bekas rumah makan Indische Restaurant, restoran era Belanda yang menjadi tonggak awal peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946 (2). Belum diketahui kapan rumah makan Indische Restaurant digempur, namun pembangunan dimulai pada April 1991 dan selesai dibangun pada April 1993, namun sebulan sebelumnya, operasional Menara BRI Bandung sudah dimulai (1). (Gedung BRI Bandung tidak dibangun pada 1986)

Menara BRI Bandung yang merupakan proyek kerjasama Bank Rakyat Indonesia dan PT Bandung Asri Mulia melalui PT Bandung Asia Afrika (1)(3) ini dibangun untuk menyediakan ruang perkantoran Kota Bandung yang di era 1990an semakin tumbuh (1). Saat pertama dibuka pada 1993, 70 persen dari 24 ribu meter persegi luas kantor bersih sudah ditempati (1). Belum diketahui besar okupansi Menara BRI Bandung saat ini.

Menara BRI Bandung merupakan kantor wilayah untuk Bank Rakyat Indonesia di Jawa Barat dan kantor cabang Bandung.

Arsitektur dan struktur

Desain yang diusung dari Menara BRI Bandung, dirancang oleh PRW Architects bersama dengan tim arsitek internal dari Bandung Asia Afrika, menggabungkan langgam indische dengan arsitektur pascamodernisme (versi Media Indonesia, kolonial dan art deco (3)), agar berbaur dengan lingkungan Jalan Asia Afrika yang didominasi oleh gedung-gedung era Belanda . Desain indische bisa terlihat pada bagian terbawah Menara BRI Bandung, walau kulit luarnya dilapisi granit berwarna merah. Bagian atas gedung hanya gambaran reguler dari gaya pascamodernisme yang dipengaruhi oleh gaya indisch, diberi finishing kaca hitam riben dan cladding berwarna biru. Dilihat dari atas, gedung ini terlihat simetris (1), dan ukuran gedungnya yang besar dibanding gedung lainnya di Bandung, terutama lokasinya yang dekat dengan Alun-Alun Bandung, menjadikan Menara BRI Bandung sebuah landmark Kota Bandung (1)(3).

Secara struktural, Menara BRI Bandung berdiri di atas pondasi bored pile berkedalaman 16-19 meter, dan gedung ini dibangun dengan struktur berupa beton bertulang dan beton pratekan, shear wall pada core, dan lantainya masih konvensional (1).

Data dan fakta

  • Nama sebelumnya: BRI Bandung Tower
  • Alamat: Jalan Asia-Afrika 57-59 Bandung
  • Arsitek:
    • PRW Architects (desain awal)
    • Bandung Asia Afrika (pengembangan desain)
  • Pemborong:
    • Bandung Asia Afrika (utama)
  • Lama pembangunan: April 1991-April 1993
  • Jumlah lantai: 17 + 2 basement
  • Tinggi gedung: 67 meter (berdasarkan asumsi citra)
  • Biaya pembangunan: USD 24 juta (Rp 49,6 milyar (1993), setara USD 42 juta/Rp 587 milyar nilai 2019)
  • Signifikasi:
    • Sejarah (lokasi awal dimulainya Bandung Lautan Api, 1945)

Referensi

  1. Dwi Ratih; Djati Retnowati, Saptiwi. "BRI Bandung Tower: Mengangkat Langgam Arsitektur Indo-European". Majalah Konstruksi No. 179, Maret 1993.
  2. Bandoeng Tempo Doeloe via All About Bandung
  3. Teguh Setiawan (1992). " BRI Tower Menembus Cakrawala Bandung". Media Indonesia, 14 Oktober 1992.

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Gedung Sapta Pesona (update 19 September 2019)

Mall Ciputra Jakarta

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

City Plaza Klender

Grha BNI