Gedung Karsa Kementerian Perhubungan (terbaru 5 Juni 2020)

Gedung Kementerian Perhubungan
11 September 2016. Foto pribadi, Creative Commons License
Gedung bergaya internasional modernis ini digarap oleh Gubah Laras (1), firma arsitektur pimpinan Ir. Soejoedi Wirjoatmodjo (2) yang juga merancang Manggala Wanabhakti dan Sekretariat ASEAN yang juga seangkatan dengan gedung yang menjadi kantor pertama Kementerian Perhubungan, selama 9 bulan (1). Gedung berlantai sembilan ini dibangun mulai 18 Juli 1979 (3) dan selesai dibangun Maret 1982 (1). Apes bagi Soejoedi, beliau berpulang pada sang khalik sebelum Gedung Kemenhub selesai dibangun.

Desain gedungnya, merujuk kata Ir. Nurpontjo, salah satu anggota tim arsitek dari Gubah Laras, kepada Majalah Konstruksi (terbit Mei 1982), walaupun bergaya internasional dengan nuansa geometris, masih memiliki keterikatan pada arsitektur vernacular Indonesia, seperti penggunaan tinggi jendela yang kecil seperti pada bukaan jendela pada rumah-rumah Jawa di masa lalu, yang masih mampu memberikan cahaya matahari masuk gedung, dan menghemat pemakaian AC. Desainnya juga sengaja dibuat cukup unik (bentuk gedung menyerong/diagonal, menurut Sukada (4)) agar berbeda dengan gedung Kemenkominfo/Departemen Penerangan, namun masih bisa dikatakan harmonis (1).

Konon, ide untuk menjadikan desainnya berbeda dengan Gedung RRI dan Kemenkominfo, klaim tim arsitek Gubah Laras dan Budi A. Sukada, sempat ditolak Tim Pengawas Arsitektur Kota Pemda DKI Jakarta karena dianggap merusak irama bangunan di Medan Merdeka Barat. Beruntung revisinya diterima walau sebenarnya desainnya masih sama dengan ide awal (4).

Secara struktural, gedung dengan floorplate total 9 ribu meter persegi ini pondasinya menggunakan bored pile dan struktur atas menggunakan beton bertulang (1). Awalnya gedung ini akan berlantai 8 (1), tetapi karena suatu alasan, Gedung Kementerian Perhubungan ini mendapat satu lantai tambahan untuk kantor Menteri (1). Finishing luar yang digunakan saat pertama dibangun adalah kaca berlapis hitam dan temboknya dilapis keramik (1), kini keramiknya ditutupi komposit warna putih. 

Gedung Karsa ditempati oleh Departemen Perhubungan, kini Kementerian Perhubungan sejak Agustus 1982 (3), dan diresmikan oleh Menhub Roesmin Nurjadin pada 15 Februari 1983 (3). Hingga Juli 2019, keseluruhan dirjen-dirjen di Kementerian Perhubungan masih berkantor di Gedung Karsa.

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan Medan Merdeka Barat No. 8 Jakarta
  • Arsitek: Soejoedi Wirjoatmodjo (Gubah Laras)
  • Pemborong:
    • Pembangunan Perumahan
  • Lama pembangunan: Juli 1979 - Maret 1982
  • Diresmikan: 15 Februari 1983
  • Tinggi gedung:
    • 42 meter arsitektural
    • 38 meter atap lantai teratas
  • Jumlah lantai: 9
    • Biaya pembangunan: Rp 2,6 milyar (1982, Rp 62,2 milyar nilai 2020)
    • Signifikasi:
      • Arsitektural (gedung rancangan Soejoedi Wirjoatmodjo)

    Referensi

    1. NN (1982). "Fungsi sudut-sudut gedung utama Deperhub". Majalah Konstruksi, Mei 1982.
    2. Wiryomartono, Bagus (2013). "Soejoedi and Architecture in Modern Indonesia: A Critical Post-Colonial Study". Jurnal: International Journal of Architectural Study. pp 177-185.
    3. ANTARA (1983). "Menhub Roesmin Resmikan Gedung Baru Dephub". Bali Post, 17 Februari 1983.
    4. Sukada, Budi A. 2012. "Membuka Selubung Cakrawala Arsitek Soejoedi." Jakarta: Gubah Laras. Halaman 184-193

    Lokasi


    View Larger Map

    Perubahan

    • Pertama ditulis 22 Maret 2019
    • 22 Maret 2019, jam 21.09: menambahkan orang yang menuturkan desain arsiteknya.
    • 7 Juli 2019: menambahkan data terbaru dari harian Bali Post mengenai peresmian gedung.
    • 5 Juni 2020: Tambahan dari buku Soejoedi. 

    Komentar

    Yang banyak dibaca seminggu terakhir

    Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 25 November 2019)

    Intiland Tower Jakarta (terbaru 20 Mei 2020)

    Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

    City Plaza Klender

    Gedung Sapta Pesona (terbaru 19 September 2019)