Posts

Showing posts from March, 2019

Gedung Nusantara I DPR-RI

Image
Gedung berlantai 23 ini merupakan lanjutan dari pengembangan kompleks DPR-RI di Senayan, Jakarta. Gedung ini dibangun mulai dari tahun anggaran 1993/94 dan selesai pada tahun anggaran 1996/97, menghabiskan biaya sebesar 116 milyar rupiah, ekuivalen dengan Rp 805 milyar nilai rupiah tahun 2019 (1). Gedung yang awalnya diberi nama Lokawirasabha Tama ini dibangun oleh BUMN perborongan Adhi Karya bersama dengan Citra Lamtorogung Persada. (1)(2) Perencanaannya sudah dilakukan sejak 1991 melalui lokakarya dan seminar yang melibatkan pihak perancang terkait dan DPR-RI (1).

Gedung Nusantara I akhirnya dibuka oleh Ketua DPR kala itu Wahono pada 11 Maret 1997. (2) Baru usia setahun lebih pada Mei 1998, gedung ini ikut menjadi saksi di balik pendudukan gedung utama DPR oleh mahasiswa yang menuntut mundur Presiden Soeharto pada 18 Mei 1998. Miring? Sempit? (4)(5) Sejarah diputar ke tahun 2009. Kala itu, Dewan Perwakilan Rakyat menggodok pembangunan gedung baru berlantai 36 lantai di belakang Ged…

Gedung Bank Ganesha

Sebelum gedung Harapan Motor dibangun, PT Harapan Motor berkantor di dua tempat, iaitu Jalan Gunung Sahari dan di Pulogadung, dekat pabrik Yamaha (4). Operasional yang berpencar inilah yang menyebabkan Harapan Motor membangun gedung baru di Jalan Hayam Wuruk.

Desain gedung dilaksanakan pada 1975, dan pembangunannya dimulai pada 1977 dan selesai sekitar 1978 (1). Setelah pembangunan selesai, PT Harapan Motor berkantor disana. Belum diketahui nasib gedung tersebut saat kerusuhan Mei 1998 terjadi karena keterbatasan sumber, mengingat kawasan Jalan Hayam Wuruk termasuk daerah paling kuat terdampak kerusuhan, sementara PT Harapan Motor sudah melebur ke Yamaha Indonesia Motor Manufacturing bersama beberapa perusahaan terkait lainnya. Juga tidak diketahui kapan gedung ini mengalami renovasi tampilan muka parsial yang hanya mengubah sisi depan gedung.

Sekitar tahun 2000an gedung ini menjadi kantor pusat Bank Ganesha, hingga pindah ke Wisma Hayam Wuruk sejak 2016 (2). Hingga Maret 2019, gedun…

Mall Ciputra Jakarta

Image
Mall Ciputra, atau saat dibangun bernama CitraLand Mall Grogol (1)(2), adalah mall pertama yang dibangun oleh grup real estate Ciputra Group pimpinan insinyur dan taipan properti ternama Ir. Ciputra (6). Ide dari pembangunan Mall Ciputra bisa dikatakan contoh dari memancing pengunjung mall dari mall-mall yang berkedudukan di Jakarta Pusat dan Selatan, dan dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta, mengutip penuturan Agus J. Alwie, manajer proyek Ciputra Development, yang terbit di majalah Konstruksi edisi Oktober 1991 (1).

Mall Ciputra dirancang oleh Design International dari Toronto, Kanada (1)(2), bersama dengan Perentjana Djaja dan Beca Carter dari Auckland, Selandia Baru (1)(2), dan dibangun oleh beberapa pemborong, dikomando dibawah Jaya Konstruksi selaku manajemen konstruksi (1)(2), dari Maret 1991 (pilling) (2)(5) hingga selesai dibangun secara keseluruhan setidaknya pada Februari 1994. Pada 26 Februari 1993 (2)(5), Mall Ciputra resmi dibuka untuk umum, namun hotel dan mall secara k…

Menara BRI Bandung

Image
Gedung berlantai 17 ini merupakan, kala dibangun, merupakan empat perkantoran pertama yang dibangun di Bandung, ibu kota Jawa Barat, selain Wisma Bumiputera, Gedung Monex dan CIMB Niaga Tower. Dibangun di atas tanah bekas rumah makan Indische Restaurant, restoran era Belanda yang menjadi tonggak awal peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946 (2). Belum diketahui kapan rumah makan Indische Restaurant digempur, namun pembangunan dimulai pada April 1991 dan selesai dibangun pada April 1993, namun sebulan sebelumnya, operasional Menara BRI Bandung sudah dimulai (1). (Gedung BRI Bandung tidak dibangun pada 1986)
Menara BRI Bandung yang merupakan proyek kerjasama Bank Rakyat Indonesia dan PT Bandung Asri Mulia melalui PT Bandung Asia Afrika (1)(3) ini dibangun untuk menyediakan ruang perkantoran Kota Bandung yang di era 1990an semakin tumbuh (1). Saat pertama dibuka pada 1993, 70 persen dari 24 ribu meter persegi luas kantor bersih sudah ditempati (1). Belum diketahui besar okupansi …

Kobexindo Tower

Image
Kobexiondo Tower, berlokasi persis di depan Tol Pelabuhan, merupakan lanjutan dari pengembangan proyek Ancol yang sudah berjalan sejak 1962 (2). Selaku pemilik tanah, PT Pembangunan Jaya Ancol merasa bahwa Ancol, sebuah kompleks perumahan mewah dan rekreasi ternama, tidak lengkap tanpa sebuah gedung perkantoran dan kawasan niaga (1). Hal lain yang menjadi ide pembangunan gedung ini adalah lokasi yang sangat strategis (dekat Mangga Dua dan Tanjung Priok melalui Tol Pelabuhan), udara yang lebih bersih, dan pemandangan pantai yang nyaman, yang seluruhnya menjadi nilai jual gedung Centro Capital Coast. (1)
Gedung ini berlokasi di Blok E5-D, yang sebelumnya pastilah sebuah tanah kosong. Rencana pembangunan ini sudah direncanakan sejak 1996 dan memiliki 16 lantai; karena krisis moneter, gedung tersebut disunat menjadi 9 lantai. (1) Rencana Pembangunan Jaya menurut Majalah Konstruksi tertanggal Februari 2002, gedung itu juga akan digunakan sendiri oleh Pembangunan Jaya Ancol sebagai penggan…

Hotel Santika Pandegiling

Image
Hotel berlantai 11 di Jalan Pandegiling Surabaya, bagian dari hotel Santika milik Kompas Gramedia, dibangun oleh PT Pembangunan Perumahan mulai Juli 1996 dan selesai pada Oktober 1997. (1)
Desain arsitektur hotel dilakukan oleh tim arsitek Parama Loka Consultant yang menerapkan sedikit ciri khas art deco Suroboyoan dengan menambah ruang presidential suite di lantai tertingginya (kini sejenis kamar deluxe executive) (1). Di luar ciri khas tersebut, desain hotel dengan luas lantai kotor 8.990 meter persegi ini tidak begitu istimewa selain balkonnya yang hanya digunakan meletakkan AC luar (1). Pelapis menggunakan cat warna hijau untuk menonjolkan citra Santika, dan keramik marmer di lapis luar bagian bawah hotel (1). Hal yang sama juga terjadi pada struktur gedungnya yang berupa frame terbuka yang diperkuat oleh core dan tembok geser (shear wall) dan ditopang oleh pondasi tiang pancang. (1)

Hotel yang berlokasi di Jalan Pandegiling ini dibuka sejak 20 Februari 1998 (2), ditengah ketidak…

Gedung Ombudsman Republik Indonesia (Update 9 September 2019)

Image
Gedung UPPINDO adalah kantor pusat keempat dan terakhir UPPINDO - Usaha Pembiayaan Pembangunan Indonesia, yang berdiri sejak 1972 (1), berubah fungsi menjadi bank pada 1993 dan dibubarkan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) pada 2004 (2) (Operasionalnya dibekukan sekitar 1998, sumber sedang diselidiki), dan langsung disita Departemen Keuangan pasca Uppindo dibekukan BPPN. Gedung yang dirancang oleh tim arsitek dari Ciriajasa ini dibangun mulai Januari 1987 dan selesai pada Juni 1988 setelah molor selama sebulan karena pembenahan desain interior (1). Gedung berlantai 8 ini diresmikan oleh Gubernur BI Adrianus Mooy pada 3 Agustus 1988. (1)
Pasca pembekuan UPPINDO oleh BPPN dan semakin menonjolnya popularitas media-media online, gedung ini mulai identik sebagai satu dari beberapa gedung terkait aktivitas pemberantasan korupsi di Indonesia (selain gedung KPK eks Bank Papan Sejahtera). Pengadilan Tindak Pidana Korupsi mulai menggunakan gedung ini sebagai pusat sidangnya sejak Desem…

Gedung Kementerian Perindustrian

Image
Gedung setinggi 94 meter ini merupakan kantor dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sejak Agustus 1983 (2) dan menjadi gedung pemerintah pertama di Indonesia yang dibangun lebih tinggi dari rata-rata tinggi gedung di masanya (saat dibangun Dirjen Cipta Karya Departemen PU membatasi jumlah lantai gedung pemerintah menjadi 8 sejak 1981 (1)). Sebelum seluruh instansi Kementerian/Departemen Perindustrian berkantor satu atap di gedung ini, kantor instansi menyebar di mana-mana (4)seperti yang diilustrasikan pada daftar di bawah ini, dengan komparasi sekarang:


Sumber: (5)(6)

Pembangunan dilaksanakan oleh pemborong negara Pembangunan Perumahan (melalui kontrak yang ditandatangani pada 15 Desember 1980, tiga bulan setelah pembangunan dimulai (4)) mulai 30 Oktober 1980, di masa Menperin Ir. Abdoel Raoef Soehoed, dan selesai pada 30 April 1983, tiga bulan sebelum diresmikan dan digunakan (1). Desain bangunan yang dirancang oleh Ir. Bambang Irawan dari Arkonin (1), lebih bersifat for…

Graha Mustika Ratu

Image
Awal mula pembangunan Graha Mustika Ratu adalah rencana Mustika Ratu melebarkan sayap bisnisnya (1). Perusahaan jamu dan kosmetika tradisional Mustika Ratu, milik pengusaha jamu Ibu Moeryati Sudibyo, yang kantor pusat sebelumnya hanya menumpang di sebuah rumah (1), membutuhkan sebuah kantor dan ingin memiliki sebuah bangunan monumental yang menjadikan kebanggaan bagi seorang pengusaha jamu sukses - begitu pernyataan Dirut Mustika Ratu, Putri Kuswisnu Wardhani, kala diwawancara Majalah Konstruksi pada 1992 (1). Pemilihan tanahnya datang dari kejelian Moeryati Sudibyo mengambil kesempatan untuk membeli lahan lokasi Graha Mustika Ratu sekarang, saat beliau mendengar tanah tersebut dijual, dari seorang pedagang sate (4). Pembelian tersebut diduga dilakukan pada 1989 atau awal 1990, saat perencanaan berlangsung.

Perencanaan proyek tersebut dimulai pada 1989 (1), direalisasikan dengan groundbreaking pada Oktober 1990 dan rampung sekitar Maret 1992 (2).

Mustika Centre diresmikan oleh Ibu Ne…

Gedung Granadi

Image
Kontroversial. Begitulah kata pertama yang membuka profil Gedung Granadi dari kemunculannya hingga saat ini.
Gedung berlantai 12 dengan 2 basemen ini dibangun untuk yayasan-yayasan milik Presiden RI Soeharto dan beberapa perusahaan komersil, dirancang oleh tim arsitek Atelier 6, termasuk biro struktur Atelier 6 dan dibangun oleh pemborong independen PT Exotica, dengan Inti Karya Persada Teknik, yang lebih identik membangun kilang minyak dan pabrik-pabrik, mengelola proyek pembangunan (B1). Pembangunannya dilakukan selama 22 bulan, dari Juni 1990 hingga April 1992 (B1).
Sebulan setelah pembangunan rampung, Presiden Soeharto meresmikan gedung tersebut pada 20 Mei 1992 (A1). Biaya pembangunan gedung tersebut menghabiskan 32 milyar rupiah dan dibiayai secara bergotong-royong oleh yayasan Supersemar, Dharmais, DAKAB, Amal Bhakti Muslim Pancasila, Purna Bhakti Pertiwi dan Pensiunan Pertamina (A1)(B1). Keenam yayasan tersebut selanjutnya menempati Gedung Granadi, seterusnya hingga krisis mo…

Sinarmas Land Plaza Surabaya

Image
Sinarmas Land Plaza, berlantai 20 dengan gaya arsitektur modern, dibangun sebagai kantor wilayah Bank Internasional Indonesia untuk Indonesia Timur. Pembangunan dimulai pada Juli 1990 dan selesai dibangun pada Oktober 1992, dan dibuka pada akhir 1992 (sumber masih dicari). Tak hanya digunakan sebagai kantor BII (yang kini bernama Maybank Indonesia), kantor ini ditempati oleh Grup Sinar Mas dan asuransi Sinar Mas MSIG (dulunya Eka Jiwa). Sinar Mas Teladan dikabarkan menghabiskan 40 milyar rupiah (nilai 1992) untuk membangun Wisma BII Surabaya (1).
Namun selesai dibangun, kantor lambat terisi, karena saat pembangunan berlangsung, pasar perkantoran di Surabaya memang tidak segarang Jakarta. Per 1994, 60 persen dari 20 ribu meter persegi ruang kantor efektif sudah terisi, dan konon sejak 1995 sudah terisi penuh. Per 2009, sudah ada 70 perusahaan yang berkantor di gedung ini (2)(3). Kebakaran Wisma BII Surabaya sempat terbakar pada pagi tanggal 21 Juni 2009. Kebakaran menghanguskan seluru…

Menteng Prada

Image
Apartemen sekaligus pusat perbelanjaan ini awalnya merupakan aset dari Intiland sebelum dijual entah kapan walau masih disebut dalam prospektus mereka sebagai proyek yang sudah jadi. Menteng Prada dibangun mulai November 1995 setelah sebulan melakukan penggalian tanah sejak Oktober 1995. Proyek diduga jadi pada awal 1997, seperti biasanya, karena perampungan meleset karena beberapa faktor. Estimasi pemborong ke Majalah Konstruksi edisi Februari 1997, sekitar Januari-Februari 1997. (1)

Desain gedung yang mirip art-deco walau podiumnya agak disayangkan, dirancang oleh arsitek lokal dari PT Graha Cipta. (1) Desain tersebut muncul sebagai bentuk pembauran dengan kawasan Menteng yang identik dengan rumah-rumah peninggalan Belanda. Petinggi PT Graha Cipta mengatakan bahwa desain tersebut merupakan neoklasik, karena penggunaan lengkung dan unsur kaca pada podiumnya. (1) Sementara unsur klasik yang didapat adalah dari tower apartemennya yang beratap dan memiliki ornamen besi tempa.
Secara in…