Plaza Bali (terbaru 2 Mei 2020)

former Plaza Bali
23 Januari 2019. Foto pribadi, Creative Commons License
Mall bebas bea berlantai 2 ini dibangun ditengah booming pariwisata di Pulau Dewata, alias tempat pemilik blog Setiap Gedung Punya Cerita dibesarkan, pada dekade 1990an. Kala dibuka pada 1991, jelasnya masih diriset, Plaza Bali menyediakan barang kerajinan lokal dan produk-produk mewah untuk para wisatawan. Seperti mall DFS Mall Bali Galeria sekarang, konon hanya wisatawan asing yang bisa masuk ke tempat ini.

Desain mall ini dilakukan oleh arsitek-arsitek dari Atelier 6 Bandung, dengan desain masih membawa ciri khas tradisional Bali, dengan bentuk gedung berbentuk U dengan courtyard di tengahnya. Kata para perancang, agar nuansanya lebih rapi dibanding luar Plaza Bali yang semerawut. Finishing gedung memakai marmer untuk lantai dan dinding eksterior, sementara bata merah ciri khas arsitektur Bali juga digunakan untuk eksterior. Lantai 2 memiliki unsur-unsur kayu, dan rada jejepangan karena model jendela yang digunakan pada lantai 2, mengingat arsitek berkeinginan membawa nuansa Jepang pada Plaza Bali. Atap menggunakan genteng, seperti biasa.

Konstruksi kompleks dibangun mulai Januari 1990 dan selesai pada Maret 1991, 3 bulan lebih lambat dari jadwal karena tuntutan regulasi. Penulis sering melewati mall ini, tetapi sejak 2014 (seingat penulis) kompleks ini ditutup dan dibiarkan mangkrak begitu saja, dan belum jelas apa rencana berikutnya. Walau itu, Plaza Bali masih eksis, ironisnya, tidak ada outlet yang berada di Bali. (arsip)

Sejak 24 April 2020, Plaza Bali kini dimiliki oleh kelompok Mayapada, direncanakan beralih fungsi sebagai gedung perkantoran.

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kab. Badung, Bali
  • Arsitek: Atelier 6
  • Pemborong: PT Budi Agung Wibawa
  • Lama pembangunan: Januari 1990-Maret 1991
  • Signifikasi: Tidak ada

Referensi

  1. Ratih, Dwi; Ismail; Saptiwi (1991). "Plaza Bali: Memadu unsur tradisional dan modern". Majalah Konstruksi No. 161, September 1991.
  2. M. Richard (2020). "Transaksi Afiliasi, Bank Mayapada Beli Tiga Gedung Rp3,5 triliun". Bisniscom, 29 April 2020. Diakses 2 Mei 2020 (arsip)
  3. Rilis pers Bank Mayapada, 28 April 2020. Diakses 2 Mei 2020 (arsip)

Lokasi


View Larger Map

Perubahan

  • Pertama ditulis 28 Februari 2019
  • 2 Mei 2020: Penambahan tulisan mengenai kepemilikan gedung

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 25 November 2019)

Wisma Bumiputera Bandung (terbaru 25 Mei 2020)

Menara Imperium

Gedung Sapta Pesona (terbaru 19 September 2019)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)