Mega Plaza

Menara Mega
26 Desember 2017
Foto pribadi, Creative Commons License
Gedung berlantai 12 + 1 basement ini adalah satu dari beberapa gedung kecil yang dibangun di deretan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta. Mega Plaza dikembangkan oleh PT Mega Plaza, anak perusahaan Grup Sukandamulia, dan dibangun oleh Total Bangun Persada mulai Juli 1990 dan rampung pada Desember 1991, menghabiskan waktu 18 bulan pekerjaan sudah termasuk libur Lebaran. Tidak seperti biasanya pada beberapa bangunan di Indonesia, konsep perencanaan gedung ini menggunakan metode Design and Construct, dimana Total Bangun Persada dibantu oleh tim arsitek dari PT Pacific Adhika Internusa untuk perancangan arsitektur. Mengutip manajer proyek PT Mega Plaza, Ir. Irhandi Ludiarto, yang diwawancara Majalah Konstruksi, dan dimuat di Majalah Konstruksi edisi Juli 1992, "Dengan Design-Construct, bisa terjalin kerja sama yang baik antara pemilik proyek dan kontraktor, sehingga hasilnya dapat lebih maksimal. Desain bisa sesuai dengan keinginan".

Desain gedungnya bisa dibilang "biasa saja" dari segi orang awam, tetapi gedung ini memang didesain cukup berbeda bila dibanding tetangga-tetangganya seperti Gedung Wirausaha dan Gedung Asuransi Jasa Raharja yang lebih mengotak, dengan membuat tekukan pada 4 lantai teratas sisi barat gedung (menghadap jalan). Finishing luar Mega Plaza menggunakan panel komposit aluminium berwarna putih dan kaca berwarna kehijauan. Mega Plaza juga dilengkapi dengan gedung parkir 8 lantai dengan kapasitas 240 mobil.

Struktur Mega Plaza menggunakan pondasi Franki dengan struktur utamanya berupa gabungan dinding geser dan beton bertulang. Bidang lengkung memiliki kolom.

Saat Mega Plaza memasarkan gedung ini pada Mei 1992, gedung dengan luas kotor 17.800 meter persegi berhasil mengisi 75 persen ruang kantornya. Per Februari 2019, beberapa perusahaan dan organisasi yang berkantor di Mega Plaza terdiri dari Toyota Astra Financial (lantai 1B), Evergreen (lantai 9) hingga Greenpeace (lantai 5).

Data dan fakta

  • Alamat: Jalan H.R. Rasuna Said Kav. C-3 Jakarta
  • Arsitek dan pemborong:
    • Total Bangun Persada (pemborong dan perancang)
    • Pacific Adhika Internusa (arsitek desain pendamping)
    • Rematha Optima (arsitek struktur pendamping)
    • Meco Systech Internusa (mekanik dan kelistrikan/M&E)
  • Lama pembangunan: Juli 1990 - Desember 1991
  • Jumlah lantai: 12 + 1 basement
  • Ketinggian gedung: ca. 45 meter
  • Signifikasi: Tidak ada

Sumber

  • Dwi Ratih; Djati Retnowati, Saptiwi. "Megaplaza, memberi tekanan pada puncak bangunan". Majalah Konstruksi No. 171, Juli 1992.

Lokasi

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 25 November 2019)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

Sejarah Pusat Perbelanjaan Jakarta - Bab II: Lintas Melawai

City Plaza Klender

Menara Imperium