Hotel Hasta (terbaru 22 Februari 2020)

Iklan. Sumber: Pola, Juli 1976
Sebuah iklan yang ditemukan penulis di majalah arsitektur dan interior "Pola" terbitan Juli 1976 (bukan Majalah Cipta) menunjukkan Hotel Hasta yang berlokasi di Jalan Asia Afrika, persis di sebelah kompleks Gelora Bung Karno Senayan.

Dalam buku laporan akhir Asian Games 1962, dijelaskan bahwa “wisma atlet putri yang berdiri seperti jelita di tengah desa” ini memiliki 18 unit yang cukup untuk menampung 350 atlet putri (2). Wisma Hasta juga memiliki ruang makan untuk 100 orang (6), klinik, ruang rekreasi, tempat berbelanja dan telepon umum, bahkan dipercantik dengan waduk. (2) Proyek wisma atlet, spesifiknya Wisma Atlet Putri, sebagai bagian dari pembangunan kompleks olah raga Gelora Bung Karno, berjalan mulai kuartal kedua 1960 (3) dan selesai pada sekitar Mei 1962 (6), tepat menjelang Asian Games 1962 ditabuh.

Pasca-Asian Games, asrama putri ini beralih fungsi menjadi Wisma Hasta, namun tepatnya masih diselidiki penulis. Pada Pekan Olahraga Nasional ke-11 pada 1977, peran Wisma Hasta sebagai asrama putri kembali diemban (4). Gelora Senayan menggelontorkan biaya Rp. 100 juta untuk merenovasi Wisma Hasta, sekaligus memperketat aturan untuk asrama putri yang diperkirakan diisi 572 atlet dan ofisial (4).

Suasana daerah sekitar Hotel Hasta semakin semarak dengan munculnya Lapangan Golf Senayan yang dibangun pada 1967 (5). Walaupun berlokasi di dalam Lapangan Golf Senayan, kesan murah masih didapat melalui iklan diatas, tarif 9000-13000 per kamar untuk 6 orang. Harga itu sudah setara 300-500 ribu rupiah tahun 2019.

Hotel Hasta dibongkar pada medio tahun 1990 sampai 1991 untuk selanjutnya direncanakan dibangun sebuah hotel berkapasitas 402 kamar milik Manggala Pratama (7)(8). Sayangnya, lahan bekas Hotel Hasta kini hanya ditempati oleh gedung clubhouse dan rumah makan The Terrace di Lapangan Golf Senayan.

Data dan fakta

  • Nama sebelumnya: Wisma Atlet Putri Asian Games 1962, Wisma Hasta
  • Alamat: Jalan Asia Afrika, Jakarta
  • Lama pembangunan: 1960-1962
  • Dibongkar: sekitar 1990-1991
  • Jumlah lantai: 9
  • Signifikasi: tidak ada

Referensi

  1. Majalah Pola, Juli 1976 (Iklan)
  2. Panitia Penyelenggara Asian Games IV (1962). “Asian Games IV Photographic Report 1962 Volume 1”. Jakarta: Dittop, A.D., halaman 73-74. (deskripsi gedung)
  3. Panitia Peneyelnggara Asian Games IV (1960). "Second Progress Report, Asian Games IV 1962." Penerbit tidak diketahui, halaman 5. (deskripsi gedung)
  4. PAT/V (1977). “Menjelang PON IX: Wisma Hasta jadi asrama putri”. KOMPAS, 12 Juli 1977
  5. “Lapangan Golf Senajan Dibangun”. KOMPAS, 19 Juni 1967
  6. Panitia Penyelenggara Asian Games IV (1962). "Third Progress Report, Asian Games IV 1962." Penerbit tidak diketahui, halaman 5. (deskripsi gedung)
  7. Badrul Fadhil (1991). "Tantyo Masuk Senayan". Warta Ekonomi No. 43/II, 25 Maret 1991.
  8. M.C.; Linda Djalil (1990). "Kiat BOT 40 Tahun". Tempo, 10 November 1990.

Lokasi


View Larger Map

Perubahan

  • Pertama ditulis 27 Desember 2018
  • 18 Agustus 2019: Penambahan penjelasan tentang penggunaan Wisma Hasta untuk PON ke-11 1977.
  • 22 Februari 2020: Tahun pembongkaran sudah ditemukan.

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Intiland Tower Jakarta (terbaru 20 Mei 2020)

Mal Ciputra Jakarta (terbaru 17 Maret 2020)

Sinarmas Land Plaza Surabaya (terbaru 25 November 2019)

Gedung Sapta Pesona (terbaru 19 September 2019)

Sejarah Pusat Perbelanjaan Jakarta - Bab II: Lintas Melawai