Gedung BRI 1

Gedung BRI 1
Mengerikan.
27 Desember 2014, foto pribadi, Creative Commons License

Bukan berita bohong, bukan kabar palsu. Gedung BRI 1 yang sekarang tegak bersama Gedung BRI 2 ini awalnya bernama Wisma Sudirman (2) dan rencananya akan dibangun dua tower (1). Wisma Sudirman dimiliki oleh PT Metropolitan Development (2) sebelum BRI membeli gedung ini sebagai kantor pusat mereka (1). Sebelum diputuskan menjadi perkantoran, PT Metropolitan Development memang bermaksud membangun mall, tetapi berubah rencana karena melimpahnya permintaan kantor (2).

Gedung BRI pra-renovasi.
Sumber: Indonesia Membangun, 1988
Gedung ini merupakan gedung yang penggarapannya paling Indonesia. Desain arsitektur dan pemborongnya berasal dari tangan-tangan handal dari Indonesia (1). Pembangunan dilakukan oleh pemborong nasional Jaya Konstruksi dimulai Januari 1983 (2) dan selesai pada Desember 1985 (1), tepat sebelum gedung BRI diresmikan Menkeu Radius Prawiro pada 16 Desember 1985 (3), hari HUT Bank Rakyat Indonesia ke-90.

Belum diketahui kapan Gedung BRI 1 ini mengalami perubahan drastis pada wajah gedungnya. Gedung ini, seperti gedung era 1980an lainnya, sudah dalam posisi terancam dibongkar setelah reka cipta kantor BRI baru beredar di Internet.

Arsitektur dan teknis

Arsitektur dan struktur (1)

Desain Gedung BRI 1 dilakukan oleh tim arsitektur dari PT Perentjana Djaja, yang merancang desain Wisma Metropolitan 1 dan 2 (WTC 5 dan 6), dan Gedung Danareksa (sekarang Gedung Kementerian BUMN). Desain dua trapesium seperti tergeser sedikit bila dilihat dari udara, menurut tim arsitek, agar memberi kesan ramping. Selain ramping, desain tersebut sengaja dirancang agar memberi cahaya masuk ke dalam gedung. Posisi gedung yang menghadap barat-timur, juga menjadi keuntungan tersendiri karena bisa mengurangi cahaya masuk dan menghemat penggunaan AC, sekaligus menawarkan pemandangan kota yang indah.

Saat pembangunan selesai.
Sumber: Majalah Konstruksi, Desember 1985
Gedung bergaya internasional memiliki kedua core di sisi barat dan timur untuk aksesbilitas dan memaksimalkan ruang kantor. Kanopi gedung kala itu terdiri dari air mancur, pot bunga dan kanopinya tersusun dari balok geometris. Dan balok geometris tersebut, kata pengarah proyek dari Perentjana Djaja, memberikan kesan “suatu ruangan yang menyuguhkan kesejukan dan jauh dari hiruk pikuk Jalan Jenderal Sudirman”.

Secara struktur gedung ini menggunakan konstruksi beton bertulang dan pondasinya menggunakan bore pile, di atas tanah keras. Finishing gedung secara eksterior menggunakan tegel keramik berwarna putih dan jendela aluminium dan kaca warna (tinted glass). Belakangan akibat renovasi, kulit gedung didominasi oleh komposit aluminium dan kaca biru ringan.

Gedung ini diklaim sudah memenuhi kode Peraturan Perencanaan Tahan Gempa Indonesia untuk Gedung Tahun 1981.

Perubahan yang terjadi (1)

Perubahan yang terjadi akibat dari pembelian Wisma Sudirman oleh BRI adalah lobby dan ruang pertemuan. Lobby gedung yang awalnya merupakan lobby, termasuk kantor kas bank, menjadi kantor cabang utama.  Selain lobby, lantai 20 ditetapkan sebagai lantai ruang pertemuan dan harus didesain ulang.

Data dan fakta

  • Nama sebelumnya: Gedung Bank Rakyat Indonesia, Wisma Sudirman (1)(2)
  • Nama lain: Sentra BRI 1
  • Alamat: Jalan Jenderal Sudirman Kav. 42-43 Jakarta
  • Arsitek: Perentjana Djaja (1)
  • Pemborong: (1)
    • Jaya Konstruksi (pemborong utama)
    • Caisson Dimensi (pondasi)
  • Lama pembangunan: Januari 1983-Desember 1985 (1)(2)
  • Terancam dibongkar per 2018
  • Tinggi Gedung: 94,6 meter (1)
  • Jumlah lantai: 22 lantai (1)
  • Biaya pembangunan: Rp 34 milyar (1985, setara Rp 570 milyar pada 2018) (3)
  • Signifikasi: tidak ada

Referensi

  1. NN (1985). “Arsitektur gedung BRI Pusat ditangani konsultan nasional”. Majalah Konstruksi, Desember 1985
  2. NN (1983). “Gedung Perkantoran “Wisma Sudirman”.” Majalah Konstruksi, Januari 1983
  3. “MB/I-2” (1985). “Perbankan Diminta Lebih Memberikan Tekanan pada Azas Kesejahteraan: Gedung Kantor Pusat BRI Diresmikan”. Sinar Harapan, 17 Desember 1985.

Lokasi


View Larger Map

Perubahan

Pertama ditulis 31 Desember 2018.

Komentar

Yang banyak dibaca seminggu terakhir

Mall Ciputra Jakarta

Intiland Tower Jakarta (update 17 Oktober 2019)

City Plaza Klender

Grha BNI

Gedung Sapta Pesona (update 19 September 2019)