Postingan

Terbaru

Apartemen Wesling Kedoya

Gambar
Apartemen Wesling Kedoya, dulunya bernama Apartemen Kedoya Garden atau Westlink Garden sebelum 6 Agustus 1995 (3), berlokasi di dalam kawasan perumahan Kedoya Garden, Jakarta Barat.

Memiliki dua menara berlantai masing-masing 21 dengan jumlah unit sebanyak 312 buah, 156 unit per tower (1), apartemen ini dibangun oleh pemborong asal Jepang, Shimizu Indonesia, mulai bulan April 1995 (1) hingga pembangunan selesai dilaksanakan, versi Shimizu, pada bulan November 1996 (2). Proyek ini dikembangkan oleh perusahaan bentukan kerjasama pabrikan toilet PT Surya Toto Indonesia dan Grup Multifortuna, bernama PT Multifortuna Pangriptagraha (1)(3).


Pembangunan tahap kedua, yaitu kedua tower berikutnya, tidak terlaksana. Tidak ada catatan penulis mengenai detail unit yang ditawarkan dan arsitek yang merancang apartemen ini.
Data dan faktaNama lama:Apartemen Kedoya Garden (?)Westlink Garden Condominium (sebelum 6 Agustus 1995)Alamat: Kawasan Kedoya Garden, JakartaPemborong:Shimizu CorporationLama pe…

Mitra Oasis

Gambar
Mitra Oasis adalah sebuah kawasan multiguna, terdiri dari sebuah hotel, tiga blok apartemen dan sebuah gedung perkantoran yang dikembangkan oleh Grup Sumbermitra Sarana Realtindo (SMR) bekerjasama dengan PD Sarana Jaya, sebagai bagian dari revitalisasi Senen, terkhusus untuk blok Mitra Oasis, adalah kawasan Kalilio yang sudah dibersihkan Pemerintah DKI Jakarta sejak tahun 1991.

Saat ini, Mitra Oasis, yang dahulu bernama Oasis Square sebelum 1995, terbagi menjadi tiga tahap, yaitu gedung perkantoran Menara Era; tiga menara apartemen Allson Residence alias Apartemen Mitra Oasis, dan Hotel Oasis Amir.
Menara Era Menara Era adalah gedung pertama yang dibangun oleh Grup SMR di kawasan Mitra Oasis. Gedung perkantoran berlantai 16 dan 2 basemen ini dirancang oleh tim arsitek Airmas Asri pada awal 1994, dan dibangun oleh Total Bangun Persada mulai Agustus 1994 hingga selesai dibangun pada bulan April 1996. 23 milyar rupiah (1996, setara Rp. 175 milyar nilai 2020) dihabiskan untuk membangun ge…

Wisma Asia

Gambar
Berlokasi di perempatan Jalan Letjend. S. Parman dan Jalan Kemanggisan Utama, Wisma Asia adalah kawasan perkantoran di kawasan Slipi yang menjadi kantor dari Bank BCA di Jakarta bagian barat dan anak-anak perusahaan Grup BCA, termasuk Asuransi Central Asia dan Central Asia Raya.

Seperti halnya gedung-gedung kantor BCA lainnya, Wisma Asia dirancang oleh tim arsitek dari John & Associates, dan dibangun oleh pemborong ternama Total Bangun Persada untuk gedung I; sementara gedung II diduga dirancang oleh tim arsitek Airmas Asri atau Megatika Internasional dan dibangun oleh Multikon.
Wisma Asia I Pada dasarnya desain Wisma Asia I melanjutkan ciri khas arsitektur gedung-gedung kantor Bank BCA pada umumnya di seluruh Indonesia, yaitu lengkung yang mengarah keluar. Pihak John & Associates kepada pewarta Majalah Konstruksi menjabarkan bahwa lengkung keluar tersebut melambangkan menolak bala, berdasarkan kepercayaan hong shui. Khusus untuk Wisma Asia I, pola U juga ditemukan di sisi bar…

Istana Pasar Baru

Gambar
Istana Pasar Baru adalah sebuah pusat perbelanjaan dan gedung parkir di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Memiliki 10 lantai keseluruhan (7 lantai parkir dan 3 lantai niaga), gedung yang awalnya diperuntukkan sebagai sarana parkir kawasan Pasar Baru ini dirancang oleh tim arsitek internal dari pengembang Panca Permata Harapan, dengan Wieke Yahya Dipl. Ing. dan Ir. Arie Soeharto IAI sebagai perancangnya, sementara strukturnya ditangan Wiratman & Associates (1).

Sebagai gedung parkir, Istana Pasar Baru memiliki luas lantai sekitar 25 ribu meter persegi, masing-masing 10,5 ribu meter persegi ritel dan sisanya 14,5 ribu meter persegi parkir, menampung kurang lebih 500 kendaraan (1)(2). Gedung parkir ini memiliki akses langsung ke kawasan Pasar Baru, yang sayangnya kini dipenuhi pedagang kaki lima.

Pembangunan Istana Pasar Baru dimulai pada 16 Maret 1987 melalui upacara pemancangan tiang oleh Gubernur DKI Jakarta R. Soeprapto (1). Istana Pasar Baru sudah digunakan per No…

Gedung Kementerian Pendidikan & Kebudayaan

Gambar
Kompleks Kementerian Pendidikan & Kebudayaan yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, sudah ditempati oleh Kementerian Pendidikan dan pendahulu nomenklaturnya sejak 1973. Untuk kepentingan dokumentasi blog ini, hanya gedung A, C dan E yang penulis sertakan dalam blog ini.


Gedung A (1973) Gedung berlantai 5 tersebut merupakan gedung pertama yang dibangun di kawasan Kemendikbud. Dibangun mulai sekitar 1970 akhir (tahun anggaran 1970-1971), pembangunan gedung ini selesai dilakukan pada Maret 1973 (1). Saat pertama dibangun, gedung A Kemendikbud yang memiliki luas lantai 7.500 meter persegi ini menampung operasional Kemendikbud (saat itu Departemen P&K/Depdikbud) yang saat itu berpencar (1).
Tidak ada informasi mengenai arsitek dan pemborong gedung ini. Biaya pembangunan gedung ini mencapai 600 juta rupiah, nilai 1970 (setara Rp 85 milyar nilai 2020) (1). Sebelum pindah ke gedung Kemenpora per Oktober 1984, Menteri Muda Urusan Pemuda berkantor di gedung ini (2). Gedung…

Recounting The Cost: Menghitung Kembali Nilai Proyek di SGPC

Gambar
Selama 3 hari terakhir, penulis blog SGPC menghitung ulang nilai ekuivalen proyek dan biaya-biaya terkait bangunan dan struktur yang dibangun di Indonesia. Di waktu yang bersamaan, penulis menemukan sebuah laman web yang didedikasikan sebagai kalkulator inflasi berdasarkan IHK (Indeks Harga Konsumen), bernama Inflation Tool. Kalkulator tersebut menjadi sangat penting dalam mengetahui nilai rupiah dari segi riil atau nilai nyata, sehingga kita dan masyarakat mengetahui nilai rupiah secara adil dari era ke era. Apa itu inflasi? Sebelum lanjut ke alasan teknis di balik hitung-hitungan uang di artikel-artikel SGPC, mari kita ketahui inflasi.
Setiap biaya hidup, baik dari kebutuhan sehari-hari hingga kebutuhan modal, bergantung pada harga barang dan jasa, dan bobot (weight) setiap pengeluaran rumah tangga. Untuk menghitung pergerakan inflasi, pemerintah mengadakan jajak pendapat untuk mengetahui kumpulan barang dan jasa yang umum dikonsumsi, d…

Kantor Pusat Bank Sumut

Sesuai namanya, gedung berlantai 11 ini merupakan kantor pusat dari Bank Sumut, atau Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, sejak 1989. Kantor Pusat Bank Sumut dibangun mulai bulan Desember 1986 hingga selesai dibangun pada April 1989, dan diresmikan oleh Mendagri Rudini pada 20 April 1989. Gedung Kantor Pusat Bank Sumut berdiri di atas bekas lahan Konsulat Inggris di Medan sebelum 1984.

Tidak ada informasi mengenai sejarah lengkap, arsitek dan pemborong gedung berlapis hitam dan putih ini. Sayangnya, sejak 2010an awal, Kantor Pusat Bank Sumut sudah berubah tampilan menjadi biru-jingga, yang identik dengan Bank Sumut. ReferensiArsip web Bank Sumut, diarsip 6 April 2004 Lokasi
View Larger Map